Cinta Suami Pengganti

Cinta Suami Pengganti
mengikhlaskan


__ADS_3

Nathan menghentikan langkah kakinya ketika ia sudah berada di ruang kerja. Perlahan, ia pun mulai menggeaer tombol berwarna hijau, lalu menempelkan ponsel itu pada telinganya.


"Ada apa? Apakah ada perkembangan mengenai Rendra?" Nathan bertanya dengan tidak sabaran, sungguh perasaannya tiba-tiba saja tidak tenang ketika dokter Alexa tiba-tiba saja menelpon dirinya. Padahal, biasanya ia tidak seperti ini, mungkinkah sesuatu sedang terjadi kepada Rendra? Atau mungkin, ini hanya sekedar perasaan Nathan saja?


"Nathan, sepertinya adik kembarmu benar-benar tidak bisa di selamatkan. Semua alat bantu di sini sudah tidak berpungsi lagi. Mama kamu pun sudah mengikhlaskannya. Lepaskanlah, Nathan. Biarkan adikmu pergi dengan tenang.... "


"Aku akan pergi ke sana hari ini. Tetap pasang semua alatnya, aku yakin adikku pasti bisa hidup." Setelah mengatakan hal itu, Nathan pun langsung memutuskan sambungannya. Ia keluar dari ruang kerjanya dengan perasaan yang sangat kacau. Ucapan dokter Alexa tadi, terus terngiang-ngiang di telinganya.


"Lo gak boleh mati, Ren. Lo harus hidup." Batin Nathan dengan tangan mengepal dengan kuat.

__ADS_1


***


Jerman.


Rumah Sakit Universitas Heidelberg.


Beberapa kali mama Melodi menghapus air matanya itu, namun air mata itu terus saja keluar seolah-olah tidak ingin berhenti untuk menangisi putranya yang malang. "Mama akan mengikhlaskanmu, Ren. Mama tidak ingin lagi membuatmu menderita, Ren. Mungkin dengan mama mengikhlaskanmu, kamu akan pergi dengan tenang." Mama Melodi menggenggam hangat tangan Rendra, suaranya terdengar begitu sendu, membuat dokter Alexa yang berada di dalam ruangan itu pun turut merasakan kesedihan.


"Tante, yang sabar ya. Ini semua mungkin sudah takdir Tuhan. Kita manusia biasa hanya bisa berdoa dan berusaha, namun jika Tuhan sudah mentakdirkan Rendra untuk pergi, sebesar apapun doa kita, Rendra tetap akan pergi. Tuhan lebih sayang Rendra, daripada kita." Dokter Alexa mengusap lembut punggung mama Melodi, ia berusaha untuk membuat mama Melodi kuat dan ikhlas untuk melepaskan kepergian Rendra. "Aku sudah memberitahu Nathan tentang hal ini, dia bilang, dia akan datang kesini hari ini." Kata dokter Alexa membuat mama Melodi langsung menoleh ke arahnya.

__ADS_1


"Dia pasti tidak akan membiarkan Rendra pergi, Lexa. Tante tahu betul sifat Nathan." Ucap mama Melodi seraya menatap dokter Alexa.


"Jika aku tidak memberitahunya, maka dia akan membenciku, tante. Bagaimana pun juga, Rendra itu adik kembarnya Nathan. Jadi, Nathan harus tahu tentang hal ini." Dokter Alexa menarik nafasnya dalam, lalu mengeluarkannya perlahan, kemudian ia berkata kembali. "Tante aku yakin Nathan pasti akan mengikhlaskan Rendra, Nathan pasti tidak ingin melihat adiknya menderita seperti ini."


Mama Melodi terdiam beberapa saat, pandangannya kembali beralih pada wajah pucat putranya, mama Melodi tersenyum getir, wajah yang dulu selalu ceria itu terlihat begitu menyedihkan, menyakitkan, bahkan rasa sakit itu tidak bisa di ungkapkan oleh kata-kata. "Lexa.... Nathan selalu berkata, mungkin saja suatu saat nanti, Rendra akan kembali sadar dan hidup bahagia seperti sebelumnya. Nathan tidak ingin melepaskannya begitu saja. Jadi, tante selalu berpikir jika Rendra memang benar-benar tidak akan bisa hidup kembali, maka sebaiknya tante melepaskan Rendra tanpa harus memberitahu Nathan. Tetapi, jika kamu sudah memberitahu Nathan tentang hal ini, maka tante tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Tante hanya bisa berharap agar Nathan bisa melepaskan Rendra."


Kata-kata mama Melodi seketika membuat dokter Alexa terdiam, ia menatap mama Melodi dengan sendu, perasaan Alexa sangat kacau sekarang, meskipun Alexa bukanlah keluarga mama Melodi, tetapi Alexa bisa merasakan apa yang mama Melodi rasakan sekarang. Sangat berat pastinya untuk melepaskan seseorang yang paling berharga dalam hidup kita, namun lebih berat lagi jika kita melihat orang yang paling berharga itu terbaring dengan kondisi yang tidak memungkinkan untuk hidup. Bahkan, detak jantungnya saja sudah tidak ada, lalu apakah mungkin ada keajaiban untuk dia hidup? Sepertinya tidak mungkin.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2