CRUSH

CRUSH
Chapter 31


__ADS_3

Langit menampakkan warna jingga terlihat burung walet terbang dengan kelompoknya. Lova baru saja menyirami tanaman yang berada di halaman lalu kembali masuk ke dalam rumah karena hari sudah akan berganti malam dan ia harus segera pergi mandi.


Masuk ke dalam kamarnya ia langsung bergegas masuk ke kamar mandi. Kurang lebih sekitar setengah jam Lova di dalam lalu keluar, ia melihat dress putih yang diberikan oleh Andro membuatnya tersenyum dan merasa sedikit malu.


Lova mengambil dress tersebut yang ia gantung di depan lemari lalu memakainya.


Ia berjalan ke arah cermin dan melihat bahwa gaun tersebut sangat indah.


Lova berjalan mendekati meja riasnya dan memoles wajahnya dengan sedikit make up agar terlihat fresh. Ia menaruh sebuah pita di atas kepalanya untuk mempercantik rambutnya. Tak lupa ia juga mengenakan gelang pemberian dari Andro tanpa sadar ia tersenyum, "Sangat cantik" ucapnya dengan pipi yang memerah.


..._...


Di kediaman Andro, ia sudah bersiap dengan setelan jas putih miliknya lalu memakai jam tangan rolex yang membuat tampilannya terlihat maskulin tak lupa rambutnya di sisir rapi dan sekarang ia sudah siap untuk menjemput Lova.


Ia keluar dari kamarnya melangkah menuruni tangga dan berpapasan dengan ibunya yang sedang membaca majalah di ruang tamu.


"Mau kemana kamu?" tanya Ibu Andro yang bernama Lisa.


"Keluar" jawab Andro.


"Ibu tau tapi mau keluar kemana?" tanya Ibu Lisa dengan wajah malasnya.


"Oh jadi ibu pengen tahu" ucap Andro dengan nada jahil.


"Pasti kamu akan keluar dengan wanita yang dengan suka rela memberikan tubuh seksinya itu padamu, iya kan"


"Tapi sayang sekali hari ini tebakan ibu salah"


Ibunya menatap bingung, "Lalu bersama siapa kau akan pergi dan akan kemana?" tanya Ibu Lisa sambil memicingkan matanya penasaran.


"Aku akan keluar bersama seorang gadis cantik untuk makan malam romantis, Ibu"


Jawaban anaknya mampu membuat Ibu Lisa tersedak, "Seorang gadis" ucap Ibu Lisa mengulangi takut-takut ia salah dengar.


"Kenapa ibu gak percaya"


"Tidak hanya saja ibu heran gadis mana yang mau dengan pria yang sudah nempel ke berbagai jenis wanita"


Mendengar ucapan ibunya, Andro merasa tersindir, "Aku sudah tidak begitu lagi, ibu"


"Ibu yakin kau tak akan bertahan lama bukannya kamu orangnya cepat bosan"


"Untuk yang ini beda Bu, aku sangat mencintainya"


Ibu Lisa merasakan jantungnya yang berdetak tidak stabil, "Apa kamu sakit An, kau seperti bukan Andro"


"Ayolah Bu jangan bicara seperti itu, sudah ya aku berangkat" ucap Andro lalu keluar dari rumahnya.

__ADS_1


Ibu Lisa memperhatikan anaknya berjalan pergi lalu tak lama senyum kecil muncul di bibirnya, "Siapa gadis itu yang sudah meluluhkan hati anakku"


..._...


Mobil Andro berhenti di depan rumah Lova, Andro beberapa kali memencet bel rumah dan akhirnya seorang laki-laki dengan tongkat muncul di hadapannya. Laki-laki tersebut nampak terkejut saat melihatnya. Dia adalah Noval.


"Selamat malam" sapa Andro.


"Malam" sapa Noval gugup


"Saya ingin bertemu dengan Lova"


"Iya kak, mau masuk dulu?" tawar Noval.


Andro pun masuk dan menunggu di rumah tamu.


"Aku panggilin dulu ya kak"


Andro mengangguk.


Noval berjalan perlahan menuju kamar Lova. Saat melihat wajah Noval, Andro sepertinya merasa tidak asing. Mencoba mengingat sebentar dan sekelebat ingatan waktu kejadian di taman muncul dalam pikirannya.


"Waktu itu kan dia juga ada di sana" gumam Andro.


Tak menunggu lama Lova datang dengan sangat cantik membuat hatinya bergetar. Andro berdiri dari duduknya melihat Lova tanpa berkedip. Dress yang ia belikan sangat cocok dipakai oleh Lova.


"Terima kasih" ucap Lova dengan degup jantung yang cukup kencang.


Andro mendekat ke arah Lova lalu meraih tangan mungil tersebut, "Kita berangkat sekarang"


Lova pun mengangguk.


"Noval jaga rumah ya kalau papa pulang bilang aku lagi keluar dengan kak Andro" pesan Lova.


Noval hanya mengangguk saja ia sedikit terpaku di tempatnya karena tak percaya seorang pengusaha bernama Andromeda yang sering masuk berita dan berada di list jajaran orang kaya tampan berada di rumahnya dan akan berkencan dengan saudarinya sungguh di luar galaksi alam semesta.


Andro menuntun Lova dengan lembut ke arah mobilnya dan menuntun Lova sampai Lova nyaman duduk di kursinya. Sekilas Andro melihat pipi Lova yang bersemu merah yang mampu mencetak senyum di bibirnya. Andro pun bergegas untuk duduk di kursi kemudi dan langsung menjalankan mobilnya.


Di Danau Cinta ia membawa Lova untuk melakukan Candle light dinner romantis bersamanya. Di sana sudah ia siapkan meja makan yang dihias dengan sangat cantik. Andro pun menuntun Lova untuk duduk ke kursinya begitu juga dengan Andro yang langsung duduk ke kursinya setelah ia rasa kalau Lova sudah duduk dengan nyaman.


"Apa ini kak" ucap Lova sambil melihat area sekitarnya dan meja makan yang dibuat sangat indah di matanya juga sudah tersaji hidangan mewah di atas meja.


"Kamu suka tempatnya saya sendiri yang mempersiapkan ini semua"


"Suka kak"


"Silahkan dinikmati makanannya" ucap Andro.

__ADS_1


Bolehkah saat ini Lova berteriak sekencang mungkin sungguh Lova tak bisa menahan rasa senangnya. Owh, pria di depannya ini sungguh romantis.


"Makanannya enak?" tanya Andro saat melihat Lova menyuapkan makanan ke dalam mulut.


"Enak kok" jawab Lova saat merasakan steak sapi yang sangat enak, bumbunya pas dan terasa sampai ke bagian dalam daging.


Ya ampun sekarang jantung Lova berdetak tak karuan ingin rasanya ia pingsan sekarang juga.


"Saya senang kamu menikmatinya"


Sudahlah Lova tak bisa berkata apa-apa lagi sudah cukup gugup ia dibuat oleh Andro. Apakah semua pria dewasa seromantis ini. Tiba-tiba Lova merasa terharu sekarang.


"Lova" panggil Andro.


Lova langsung melihat ke arah Andro.


"Saya pernah bilang kalau ingin mengajakmu liburan ke Raja Ampat kan"


Lova mengangguk.


"Segera mungkin saya akan mempersiapkan keberangkatannya"


Perkataan Andro sedikit membuat Lova terkejut.


"Kamu gak usah khawatir saya yang akan meminta izin untukmu langsung kepada papamu saya akan membawamu dengan cara yang baik"


Lova merasakan hatinya meleleh. Inilah gambaran ketika pria sudah menemukan dambaan hatinya.


"Kalau begitu aku merasa lega" ucap Lova.


"Lova, kau lihat perahu yang ada di sana" ucap Andro sambil menunjuk perahu yang ada di tepi danau.


Lova mengarahkan pandangannya ke arah perahu tersebut berada.


"Saya ingin menaiki perahu itu bersama kamu"


"Baiklah aku mau" ucap Lova tanpa berpikir lama.


Andro pun segera menarik tangan Lova dan berjalan ke arah perahu itu berada. Andro yang pertama akan menaiki perahu itu disusul Lova yang dibantu oleh Andro.


Mereka duduk secara berhadapan lalu Andro mengayuh perahu tersebut dengan perlahan membawa mereka ke tengah danau. Lova dapat melihat pantulan rembulan yang terpantul di atas air, sangat cantik.


Tiba-tiba Lova melihat Andro sudah memegang sebuah gitar lalu memainkannya dengan lembut.


Alunan lagu Teman hidup dari Tulus dinyanyikan oleh Andro. Tak Lova sangka Andro pandai bernyanyi suaranya sangat merdu.


Kalau bisa Lova meminta malam ini bisa ia rasakan lebih lama lagi. Ia menatap wajah Andro yang damai namun juga tergugat lukisan bahagia di sana. Ia juga sama bahagianya dengan apa yang dirasakan Andro saat ini. Diperlakukan seperti seorang ratu dambaan semua wanita. Semoga hubungannya dengan Andro akan dilimpahi kebaikan untuk selamanya.

__ADS_1


__ADS_2