CRUSH

CRUSH
Chapter 38


__ADS_3

Pukul 16.30 Lova sampai di rumah. Ia berjalan ke arah dapur untuk mengambil minum. Dapat ia lihat ada Noval dan Aldo berada di ruang bebas menonton film. Aldo yang melihat Lova baru sampai di rumah pun merasa heran.


"Kak Lova kok baru sampai rumah?" tanyanya bingung.


"Dari tadi kau gak sadar kalau Lova gak ada di rumah" ucap Noval heran.


Kembalinya Lova dari arah dapur ia dicegat oleh pertanyaan dari dua orang yang sudah memasang wajah penasaran.


"Va kok kau baru pulang?" tanya Noval.


"Iya, aku ada urusan maaf ya gak ngabarin" ucap Lova nampak letih.


"Urusan apa?" tanya Noval penasaran.


"Itu-" Lova nampak berpikir. "Kalian berdua hari Sabtu ikut aku ya ajak Indy juga ada yang ingin bertemu dengan kalian" ucap Lova membuat Noval dan Aldo tambah bingung.


"Siapa?" kali ini Aldo yang penasaran.


"Nanti juga tau kurang lebihnya nanti aku kabari lewat pesan" ucap Lova dan berjalan ke arah kamarnya.


Lova mendudukkan tubuhnya di sofa dan memijit pelipisnya yang berkedut. Separah itu ternyata Andro bila sedang marah. Lova mengambil ponselnya untuk sekedar mengecek dan ternyata baru saja ia mendapatkan pesan dari Andro.


Andro : Sudah sampai rumah.


Lova : Sudah.


Andro : Apa kau marah.


Lova : Tidak.


Lova : Kak hari Sabtu aku mau ajak kakak untuk bertemu dengan teman-temanku kakak bisa?


Andro : Tentu aku senang mengetahuinya.


Lova : Di Restoran Jepang bagaimana?


Andro : Tak masalah aku ikut saja.


Lova : Baiklah sampai bertemu di hari Sabtu.


Semoga dengan begini hubungannya dengan Andro lebih baik lagi dari pada sekarang.


Setelah itu Lova bergegas mandi lalu berpakaian santai dan keluar dari kamar di jam makan malam sekitar pukul 18.00, di meja makan ia melihat Noval dan Aldo yang sudah duduk menunggu dirinya.


"Ayo Va makan bareng" ucap Noval.


Lova mengangguk dan langsung duduk di kursi tempatnya makan biasanya.


"Kak Va dari tadi aku perhatikan kau nampak tak bersemangat" ucap Aldo.

__ADS_1


"Iya Al lagi ada masalah nih" ucap Lova sambil menaruh lauk pauk di atas piringnya.


"Masalah apa kak cerita sama kita" ucap Aldo yang merasa sedih.


"Masalahnya gak terlalu berat kok gak usah dipikirin" ucap Lova yang tak mau melihat dua orang di depannya khawatir terhadap dirinya.


"Masalah besar kek kecil kek kami juga ingin tahu mungkin kami bisa bantu sesuatu dan meringankan pikiranmu, Va" ucap Noval.


Lova menghela nafas kasar, "Aku ada masalah sama kak Andro" akhirnya Lova mau menceritakan masalahnya.


"Kenapa dengannya?" tanya Noval.


"Dia marah"


"Sebab?"


"Cemburu"


"Bentar nih ya bentar aku potong gakpapa ya jadi gini kak Lova udah punya pacar?" tanya Aldo.


"Iya" jawab Noval.


"What! kok aku baru tau sih, siapa pacarnya kak Lova?"


"Andromeda Bolton" ucap Noval.


"Gimana ya" ucap Lova bingung dengan senyum yang kaku, "Di ajak pacaran sih enggak tapi dia ngeclaim aku sebagai miliknya"


"Di luar angkasa" ucap Aldo sambil menepuk tangannya.


"Terus Kak Andro tuh bisa cemburu karena apa?" tanya Noval yang sudah sangat penasaran.


"Kemarin tuh dia ngelihat aku pas di toko aksesoris sama Aldo"


Aldo pun kaget sambil menunjuk dirinya sendiri.


"Kak Andro kira Aldo itu pacar aku"


"Yah kak aku minta maaf ya" ucap Aldo merasa bersalah.


"Gak perlu minta maaf ini kan bukan salah kau, kak Andro hanya salah paham aja" ucap Lova menenangkan.


"Jadi waktu kau ngajak kita tadi untuk ketemu seseorang di hari Sabtu orang itu kak Andro" tebak Noval yang dibenarkan oleh Lova.


"Gimana nih kak aku takut" ucap Aldo yang tiba-tiba panik.


"Hayolo nanti bakal di marahi habis-habisan kau terus diinterogasi terus ditendang dari planet bumi ini" ucap Noval yang mengompori.


"Kak Va" ucap Aldo ketakutan.

__ADS_1


"Enggak Al jangan dengerin omongannya Noval, dia gak gitu kok nanti kalau dia berani marahin kau pasti udah aku marahin duluan dia" ucap Lova.


"Sekarang kita gak boleh macam-macam sama Lova, pawangnya ngeri" ucap Noval bergidik ngeri.


"Setuju" ucap Aldo mantap.


"Oh iya aku tadi udah konfirmasi tempatnya sama kak Andro dan dia setuju, nanti ketemuannya di Restoran Jepang"


"Kalau gitu biar nanti aku yang kabari Indy" ucap Noval.


Lova mengangguk.


Keesokan harinya di kelas Lova sedang berbincang santai dengan Aldo lalu Indy datang teriak-teriak tidak jelas sampai kelas sebelah memandangnya aneh. Indy langsung menggebrak meja Lova yang membuat pemiliknya terkejut jangan lupakan Aldo yang sudah tersungkur ke lantai karena di dorong oleh Indy.


"Woy In kira-kira dong nyenggolnya badanmu kecil tapi tenaga kek tronton" protes Aldo sambil memukul-mukul celananya yang kotor karena debu.


"Sst.. Diam" ucap Indy sambil menaruh telunjuknya di bibir.


Aldo hanya melihat dengan jengah dan duduk di samping Lova.


"Va bener kau pacaran sama Andromeda Bolton?" tanya Indy mengecilkan suara saat menyebut nama pujaannya itu.


"Hum.."


"Jangan berlagak mikir kau, aku udah tau dari Noval kemarin dia nelpon aku dan kasih tau semuanya tentang kau dan Andromeda"


Lova mengangguk dengan samar.


"Ya ampun Va kenapa kau gak cerita jadi selama ini kau bilang lagi deket sama seseorang itu Andromeda Bolton yang pengusaha tajir nan tampan pujaan hatiku itu" ucap Indy dramatis.


"Berlebihan kau In" ucap Aldo seketika pusing melihat Indy yang sudah kembali ke setelan pabrik.


"Aku tuh syok Al ketika tahu temenku pacaran sama idolaku" ucap Indy sambil memperagakan seseorang yang sedang terisak, "patah hati tau tapi aku seneng sih pada akhirnya bisa ketemu sama mas Androku"


"Mas Andromu? Terus si Noval mau kau buang" ucap Aldo ketus.


"Enggak lah gila kau" ucap Indy tak terima, "Mas Andro tuh cuma khayalan lagian gak bisa ku capai juga dia sukanya spek dewasa kayak Lova yang pasti-pasti aja deh kayak si Noval" Indy menunduk, "seorang Noval aja susah buat aku gapai apalagi Mas Andro"


"Sabar besti sabar" ucap Aldo sambil menepuk-nepuk bahu Indy, "pasti Noval akan sadar kalau ada seorang perempuan yang benar-benar tulus cinta sama dia dan orang itu adalah kau"


Mendadak Indy terharu mendengar kata-kata Aldo, "Makasih Al aku beruntung punya besti kayak kau"


"Pastilah" ucap Aldo percaya diri.


"Btw yang hari Sabtu ketemu sama mas Andronya jadi kan" ucap Indy antusias.


Lova mengangguk.


Indy pun langsung loncat-loncat kegirangan seperti orang yang lagi menang lotre membuat Aldo dan Lova geleng-geleng kepala melihat kelakuan kocaknya Indy.

__ADS_1


__ADS_2