Cute Spy Detective

Cute Spy Detective
Eps.5


__ADS_3

“E-eeh.. apa ya.. aku sepertinya melupakannya” sahut tuan Ethan terbata-bata.


“Kalau begitu bisa panggilkan nona Bella?” Tanya ava


“Aahh.. mana mungkin, ia meminta izin untuk pergi pagi-pagi sekali” ucap tuan Ethan. Bibi Margareth yang melihat itu tersenyum simpul.


“Owh.. baiklah, kalau begitu boleh ku tebak, apa yang kalian makan kemarin malam?” Ava memiringkan kepalanya, mencondongkan tubuhnya ke arah tuan Ethan, lalu berbisik keras, hingga aku dan mungkin juga bibi Margareth dapat mendengarnya.


“S-a-l-a-d. Salad bukan?” Setelah Ava mengucapkan itu, pria berbadan kekar itu tampak terbelalak. Aku semakin yakin pada hipotesis gadis itu mengenai lobak.


“Emm?” Ava ganti bersandar pada kursinya, ia memiringkan kepalanya tanda mengisyaratkan bahwa ia bertanya.


Pria itu diam, ia menundukkan kepalanya dalam-dalam. Tangannya yang berada di lutut ia buat saling menempel. Pria itu tampak putus asa dan cemas.


“Oi tuan Ethan.. jika kau menyerah sekarang, kasus ini jadi tampak terlalu mudah buatku. Jika kau merasa dirimu tak bersalah, silakan angkat bicara” Ava mengatakan itu dengan nada mengasihani sekaligus menantang.


“Tidak, aku yakin kau mempunyai begitu banyak cara untuk membuktikan kesalahanku, bukankah kau menyuruh temanmu ini memanggil kami kemudian merekam apa yang kami bicarakan?! Aku tahu, tapi tak dapat menghentikannya, anak lelaki ini terlalu amatir untuk menyembunyikan tanda bahwa ia sedari tadi merekam ucapanku” Pria itu menoleh dan menatapku agak lama, lalu tatapannya kembali kepada Ava.

__ADS_1


“Aaahh Levi.. kau rupanya masih harus banyak belajar, tapi tak apa.. itu saja sudah menjadi suatu langkah yang besar” Gadis iti memujiku, lalu mengedipkan sebelah matanya padaku, tanda ia bersungguh-sungguh dengan pernyataannya.


“Kalau begitu kau pasti akan membawaku ke kantor polisi kan?” tanya tuan Ethan pada Ava, jelas mata pria itu berkaca-kaca. Air mukanya pucat pasi, ia pasti khawatir.


“Hei.. tenanglah tuan Ethan, aku ini detektif, tugasku memecahkan permasalahan sebuah kasus, untuk tangkap-menangkap itu tugas polisi, lagi pula memecahkan kasus membuat otakku jauh lebih terasah. Kasus adalah senang-senang bagiku” Ava tertawa, berdiri dan memukul pelan tuan Ethan. Pria itu hanya menatap Ava dengan tatapan mata sendu.


“Tapi ku peringatkan tuan, aku yakin kau akan berada dalam masalah, mungkin bukan di penjara, namun karena banyak rasa sesal menyesakkan di dadamu, kau akan dihantui rasa bersalah pada kedua saudaramu, bukankah itu lebih dari sekedar jeruji besi kan? Jadi aku hanya menyarankan untukmu, lebih baik mengakulah, kau akan di beri keringanan dengan mengaku, dan bukankah harta itu telah menjadi milikmu?! Mau apa lagi? Haha” Ava menepuk pundak pria itu, lalu berjalan ke arahku dan tersenyum pada bibi Margareth.


“Tunggu, mengapa kau mengatakan harta itu menjadi milik tuan Ethan? Bagimana dengan tuan Justin? Ia masih hidup, meski begitu keadaannya sekarang, ia berhak untuk mendapat bagiannya kan..” Bibi Margareth menahan Ava pergi, ia menarik pergelangan tangannya.


Ava menoleh, lalu mengambil secarik sobekan kertas dan bolpoint di sakunya, lalu ia menulis sesuatu di atasnya.


Tiba-tiba telepon rumah yang ada di meja yang terletak di pojok ruangan itu berbunyi.


Kring… kring…


Bibi Margareth pun segera mengangkatnya, ia nampak terkejut lagi setelah mendengar suara orang yang meneleponnya. Ia menutup mulutnya dan memandang ke bawah, mematikan sambungan telepon itu, lalu menoleh ke arahku.

__ADS_1


“Benar,,” kata wanita itu, sembari mengangguk pelan. Aku terkejut, kami berdua hanya bisa terkejut dan saling diam dalam keterkejutan dan pikiran masing-masing, bagaimana tidak, kejadian itu benar-benar terjadi seperti sebuah prediksi, atau malah konspirasi, karena hal yang sama terjadi seperti apa yang barusan Ava tulis di kertas itu.Yang mana di atas kertas itu tertulis


''Tuan justin akan mati sebentar lagi"


Benar, gadis itu bukanlah gadis biasa. Kata batinku, untuk kesekian kalinya.




***Bersambung***~



Jangan lupa like, Vote jika kau menyukai ceritanya, share untuk membagikannya pada orang-orang, follow dan berdiskusi banyak hal dengan author, simpan favorit jika kau jatuh cinta pada cerita ini (bukan suka sama authornya'v), komentar atas saran, kritik, pendapat, dan hal lain untuk berdiskusi dengan para pembaca lain, rate bintang 5 jika menurutmu cerita ini patut di beri 5 bintang, dan kau bisa juga bisa memberi gift atau tip, jika menurutmu cerita ini pantas mendapatkannya')


__ADS_1


Sekian terimakasih,


Semoga harimu menyenangkan')


__ADS_2