Dari Sahabat Jadi Suami

Dari Sahabat Jadi Suami
Bab 29


__ADS_3

Pagi hari Renatta melakukan aktifitas seperti biasa.


Setelah sarapan bersama Renatta langsung bergegas pergi ke kampus.


" Hai Ren." kata kedua temannya


" Hai juga."


Mereka bertiga berjalan ke arah kelasnya tetapi saat sebelum sampai Renatta di hadang oleh Diva.


" Heh kamu kenapa masih dekat dekat dengan Dimas hah ?"


" Kakak Diva yang cantik yang ngedeketi kak Dimas tun itu bukan Renatta tapi kak Dinasnya sendiri." kata Santi membela temannya


" Tau apa kamu hah jelas jelas dia yang udd dekatin Dimas masih gak mau ngaku juga."


" Asal kalian tau yah Dimas itu udd di jodohkan dengan aku dan kalian gak ada hak buat dekatin Dimas."


Tiba tiba Nicko dkk datang mengahampiri Renatta dkk.


" Apa apa ini ?"


" Ouh rupanya ada pahlawan di sini yah, aku ingatin kepada kalian semua kalian gak boleh dekat dengan Dimas paham ?" emosi Diva sudah memuncak ia tak sadar bahwa dirinya sedang menjadi sorotan semua orang.


" Kami gak ngedeketi kak Dimas kok, kak Dimas nya aja yang dekati kami." bela Nicko


Tak lama Dimas datang dan langsung menghampiri mereka.


" Ada apa ini pagi pagi udd ribut ?" tanyanya

__ADS_1


" Tuh kak Dimas tanya aja sendiri sama calon kakak, ya udd kita pergi yuk." ajak Putra


Renatta dkk langsung pergi meninggalkan Diva yang masih emosi.


" Kamu itu kenapa sih pagi pagi udd ribut, ngerebutin apa hah ?"


" Dim aku kasih tau ke mereka bahwa mereka gak usah lagi dekati kamu."


" Emang apa hak kamu ngelarang aku dekat dengan siapa siapa, toh aku juga gak ngelarang kamu Va."


" Karena aku udd di jodohkan sama kamu."


" Dengarkan aku baik baik Va perjodohan ini bisa saja di batalkan dalam sewaktu waktu."


Dimas pergi meninggalkan Diva, diva semakin geram saat mendengar ucapan Dimas.


" Awas aja kamu Renatta, jika aku gak bisa dapetin Dimas maka kamu juga gak bisa, aku harus cari cara lain." gunam nya


" Gila tuh nenek lampir pagi pagi udd ngomel aja." kata Putra


" Iya heran gue yang dekatin tuh kak Dimas bukan kita." kata Yoga


" Udd udd kalian gak usah pada emosi gitu, mending dari sekarang kita gak usah berurusan lagi dengan kak Dimas." kata Renatta


" Iya aku setuju." kata Fitri


" Aku juga." kata santi


" Gue juga." yoga

__ADS_1


" Kita semua setuju." Nicko


" Ya udd kita balik ke kelas dulu yah kalau ada apa apa hubungi kita." kata Nicko


Mata kuliah pertama sedang di mulai semua mahasiswa mendengarkan apa yang jelaskan oleh dosen mereka.


Selang beberapa jam bel istirahat berbunyi menandakan bahwa mata pelajaran pertama telah usai.


" Mungkin itu yang bisa saya sampaikan dan sampai jumpa di pertemuan selanjutnya." kata dosen itu.


Semua mahasiswa segera keluar dari kelasnya dan berhamburan untuk menuju ke kantin.


" Kan kita cuman satu mata pelajaran habis ini kita mau kemana ?" tanya Fitri


" Gimana kalau kita ke tempat permainan waktu kita SMA dulu." timpal Putra yang datang dari arah belakang mereka


" Iya aku setuju, memangnya kalian cuman satu mata kuliah ?" kata Renatta


" Iya dosennya lagi apa kepentingan." jawab Yoga


Setelah makan mereka segera pergi ke tempat wahana yang dulu sewaktu SMA mereka kunjungi.


Di sana mereka menaiki hampir setiap wahana.


" Asik banget." kata Santi


" Iya udd lama gak kesini." kata Fitri


" Eh kita nyoba es krim yang di sana yuk." kata Renatta

__ADS_1


mereka asik maen sampai waktu sudah menunjukkan sore hari.


Setelah itu mereka pulang ke rumah masing-masing.


__ADS_2