
Satu tahun kemudian hari ini adalah hari wisuda mahasiswa di kampus Renatta, Renatta dan teman temannya sangat antusias menyambut acara itu.
Renatta sudah siap ia sangat cantik dengan balutan kebaya modern dengan rambut yang di biarkan tergerai hanya di ikat sebagian saja.
Renatta turun ke bawah untuk sarapan bersama dengan kedua orang tuanya.
" Pagi Ma Pa."
" Pagi sayang, kami cantik banget." kata sang mama
" Iyah gak kerasa anak gadis papa udd besar dan sekarang wisuda." kata sang papa
" Ya udd ayo kita sarapan dulu." kata mama
Renatta dan kedua orang tuanya langsung sarapan bersama.
Selesai sarapan mereka langsung menuju kampus Renatta.
Mobil hitam milik papa Renatta sudah menembus jalanan ibukota, tak butuh waktu lama mereka sudah sampai di kampus Renatta, kampus itu di hias dengan beberapa karangan bunga.
Renatta beserta kedua orang tuanya langsung menuju aula kampus di sana sudah banyak sekali mahasiswa serta orang tuanya.
Saat hendak masuk tiba tiba datanglah Santi dan Fitri.
" Pagi Om Tante ?" sapa mereka berdua
" Wah anak anak Tante cantik banget."
" Makasih Tante."
" Ya udd Tante sama Om masuk dulu yah, kalian kalau mau ngobrol silahkan."
Mama dan Papa Renatta langsung masuk dan duduk di bangku jajaran orang tua murid.
Sedangkan Renatta dan kedua temannya mengobrol di depan aula.
" Gak kerasa yah kita udd wisuda lagi." kata Fitri.
" Iya waktu tuh cepet banget." jawab Santi
Saat sedang mengobrol datang Nicko dan seperti biasa dengan kedua temannya.
" Pagi." sapa Nicko dkk
" Pagi." jawab Renatta dkk
Nicko menghampiri Renatta dan berbisik.
" Kamu cantik sekali sayang."
Renatta tersipu malu kali ini Nicko memanggilnya sayang.
__ADS_1
" Makasih." jawab Renatta gugup
" Yuk masuk acara akan di mulai." kata Nicko
Mereka berenam langsung masuk dan gabung dengan mahasiswa lainnya.
Sambutan sambutan dari pihak kampus pun sudah di sampaikan, tak terasa acara sudah selesai dan kini tinggal sesi foto.
Renatta mencari keberadaan orang tuanya, dan ternyata orang tuanya sedang ngobrol dengan orang tua Nicko, Renatta berjalan menghampiri nya.
" Ma Pa."
" Eh sayang."
" Siang Om Tan ?" sapa Renatta kepada kedua orang tua Nicko.
" Kamu cantik sekali Ren." kata mama Nicko
" Makasih Tante."
Tiba tiba Nicko dan teman temannya datang.
" Ya udd kita foto dulu yuk mumpung ada semuanya." kata papa Nicko
Mereka berfoto bersama setelah itu mereka berfoto masing masing.
" Ren foto berdua yuk bareng aku." kata Nicko
Renatta hanya mengangguk kan kepalanya saja, mereka di foto berdua dengan berbagai gaya tentunya.
" Bud aku sama istri aku duluan yah soalnya nanti aku harus ke kantor lagi." kata papa Nicko.
" Iya kita juga mau pulang kok, Nick Om titip Rena yah."
" Iya Om."
Para orang tua sudah pergi dari gedung aula itu sedangkan para anak anaknya masih berkumpul.
" Gimana kalau kita ke cafe biasa udd lama nih gak ke sana itung itung ngerayain wisuda kita aja." usul Putra
" Oke." jawab mereka kompak
Mereka segera masuk ke dalam mobil masing masing, Renatta dengan Nicko, Santi dengan Putra dan Fitri dengan Yoga.
Ketiga mobil itu menyusuri jalanan siang untuk segera tiba ke cafe favorit mereka dan tak butuh waktu lama mereka sudah sampai.
" Lo berdua bakal lanjut kemana kerja apa kuliah lagi ?" tanya Putra
" Gue langsung ngelanjutin bisnis gue aja di perusahaan." jawab Nicko
" Iya gue juga di suruh bokap ngurus perusahaan nya." jawab Yoga
__ADS_1
" Kalau kalian para cewek ?" tanya Putra kepada Renatta dkk
" Aku mau usaha butik kan lumayan untungnya." jawab Fitri
" Aku juga mau buat cafe kecil kecilan dulu aja." jawab Santi
" Kalau kami Ren ?"
" Aku di suruh papa buat ngurus perusahaan." jawab Renatta
Mereka berbincang-bincang tentang masa depannya.
Tak terasa waktu sudah sore dan mereka langsung pulang ke rumah masing masing.
Selang beberapa menit mobil Nicko sudah sampai di pekarangan rumah Renatta.
" Makasih yah Nick."
" Iya sama sama, aku langsung pulang yah salam buat Om dan Tante."
" Iya hati hati."
Mobil Nicko segera meninggalkan rumah Renatta dan Renatta segera berjalan masuk ke rumahnya.
Renatta menaiki anak tangga untuk sampai di kamarnya, Renatta langsung mandi dan membersihkan sisa make up di wajahnya.
Selesai mandi Renatta membantu bibi untuk membuat makan malam.
" Bi."
" Eh neng."
" Aku bantu yah."
Renatta dan bibi langsung berkutat dengan bahan dan alat dapur, hampir satu jam setengah masakan pun jadi dan siap di sajikan di atas meja.
Waktu sudah pukul tujuh malam kini keluarga Renatta makan malam bersama.
Selesai makan seperti biasa Renatta dan mamanya serta papanya menonton tv.
" Ren papa mau ngomong sama kamu."
" Ngomong apa pa ?"
" Kamu ingatkan kata kata papa waktu itu yang kamu bakal ngantiin papa di perusahaan ?"
" Iya ingat pa, emang Kenapa ?"
" Apa kamu udd siap mengantikan papa ?"
" Rena siap pa asal Rena butuh bimbingan dari papa "
__ADS_1
" Syukur kalau kamu siap papa jadi lega."
Mereka asik menonton hingga pukul sepuluh malam, setelah menonton mereka kembali ke kamar masing masing dan langsung tidur.