Dari Sahabat Jadi Suami

Dari Sahabat Jadi Suami
Bab 5


__ADS_3

Setelah selesai mandi Renatta turun ke ruang makan untuk makan bersama keluarga nya.


" Gimana sayang tadi di sekolah lancar." papa Renatta


" Alhamdulillah lancar pa temennya juga baik semua."


" Syukurlah kalau gitu." papa Renatta


" Ya udd kita lanjutkan makannya." Mama Renatta


Acara makan pun telah selesai.


Renatta kembali lagi ke kamarnya untuk mengerjakan tugas dari Pak Suryo.


Sisi baik Renatta adalah ia suka mengerjakan tugas langsung dan tidak di tumpuk-tumpuk.


Setelah selesai mengerjakan tugas Renatta nongkrong di balkon kamarnya sambil menatap indahnya langit malam.



Angin malam menerpa wajah cantiknya.


Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 21:00 dan Renatta segera masuk kamarnya dan ia pun merebahkan badannya di kasur king size miliknya.


Pagi harinya Renatta bangun pukul 05:55 Renatta segera masuk kamar mandi dan melakukan ritual mandinya.


Setelah Mandi Renatta turun kebawah menuju meja makan untuk sarapan bersama kedua orang tuanya..


" Pagi Ma..Pa.."


" Pagi sayang, cepet duduk kita sarapan.


" Iya Ma."


" Ma..Ren papa seminggu ke depan akan ada peninjauan proyek di luar kota Mama dan Rena jaga diri baik-baik yah."


" Iya papa juga jaga diri baik-baik.


Acara sarapan telah selesai saatnya Renatta pergi ke sekolah..


" Ma..Pa Rena pergi dulu yah."


" Iya kamu belajar yang bener."


" Siap pa..Ma."


Renatta berjalan keluar dan di sana sudah ada Mang Ujang.


Selang beberapa menit kemudian Renatta sudah berada di sekolahnya dan ia segera berjalan memasuki kelasnya..


Sampai di kelas ternyata belum banyak teman-teman nya yang datang..


" Pagi Ren." Fitri


" Pagi juga Fit."


" Ouh iya Ren kenalin ini Santi dia kemarin tidak masuk karena ada kepentingan keluarga."


" Hai kenalin aku Santi temannya Fitri senang berkenalan denganmu."


" Aku Renatta, senang juga berkenalan denganmu."


Tak lama kemudian Nicko dkk pun datang dan menghampiri meja Renatta dkk.


" Hai pagi Ren, Fit, San." Putra


" Pagi juga Putra." kata tiga perempuan itu dengan kompak


Nicko dkk pun langsung duduk di bangkunya masing-masing.


Tak lama pelajaran pertama pun di mulai.


" Oke baiklah anak-anak ibu harap kalian membuat kelompok yang terdiri dari 6 orang, 3 perempuan dan 3 laki-laki, kalian mengerti ?"


" Mengerti Bu." jawab mereka kompak

__ADS_1


" Ya sudah kalau begitu ibu pamit dulu sampai ketemu di pertemuan selanjutnya."


Anak-anak pun segera berhamburan menuju kantin..


" Eh kita kelompoknya siapa saja nih ?" Santi


" Gimana kalau kita satu kelompok kan pas 3 cewek 3 cowok gimana..?" Yoga


" Iya bener boleh juga tuh." Putra


" Ya udd kita ke ke kantin yu laper nih." Renatta


Mereka berenam pun berjalan menuju kantin


banyak mata yang memandang takjub pada ke enamnya, bagaimana tidak mereka sangat cocok sama-sama cantik dan ganteng.


Mereka duduk di meja paling pojok..


" Kalian mau pesen biar aku pesenin." Renatta


" Gue ingin baso + es buah." Yoga


" Gue nasi goreng + es teh." Putra


" Aku sama Santi mie ayam + es teh."


" Kalau kamu Nicko mau makan apa ?"


Nicko yang di tanya pun langsung terkejut pasalnya ia sedang memandangi wajah Renatta..


" Eh aku samain aja kaya putra." ucapnya gugup


" Ya udd kalau begitu kalian tunggu yah sebentar."


Renatta berjalan ke arah menuju tempat makanan yang tadi di pesan oleh teman-temannya.


Sedangkan di meja pojok tadi teman-teman Renatta asik ngobrol


" Eh Lo Nick kenapa sih selalu gugup aja kalau deket Renatta." Putra


" Atau jangan-jangan Nicko naksir yah sama Renatta." Santi


Mereka tertawa bersama.


tak selang berapa menit makanan pun datang







Setelah makan mereka kembali ke kelas karena jam pelajaran ke dua segera di mulai.


Jam menunjukkan pukul 14:00 saatnya semua murid meninggal kelasnya.


" Eh kita kapan ngerjain tugas dari Bu Ela ?" Fitri


" Gimana kalau nanti malam kan besok malam Minggu nih." Santi


" Ayo tapi harus ijin dulu ke mama." Renatta


" Gue setuju sama ide Santi, kalau Lo berdua Giman." kata putra kepada Nicko dan Yoga


" Gue mah oke oke aja." Yoga


" Gimana kalau di Lo aja Ren, itung-itung kenalan sama nyokap bokap Lo, gimana ?"


" Gue setuju banget tuh." Putra dengan semangat nya


" Ya udd nanti aku kabarin lagi yah, tapi nanti aku harus ngabarin ke siapa kan gak ada kontaknya."

__ADS_1


" Nih no hp gue coba catat, nanti kita buat grup WA" Nicko


Renatta langsung menyimpan no Nicko di dalam ponselnya.


" Ya udd yu kita balik dulu nanti sore di tunggu kabar nya Ren." Putra


" Oke siap put." Renatta


Akhirnya mereka pulang menuju rumah masing-masing.


Renatta sudah sampai di rumahnya dan ia melihat mama nya sedang menonton siaran televisi.


" Ma ..."


" Eh udd pulang sayang."


" Iya ma, ma Renatta mau ngomong."


" Ngomong apa."


" Ma tadi di sekolah aku dan teman-teman di suruh buat kelompok, aku sudah membuat kelompok dan katanya mereka pengen ngerjain tugasnya di sini, apa mama tidak apa-apa ?"


" Mama mengijinkan sayang biar tambah rame rumah kita kan tidak ada papa kamu."


" Ya sudah kalau gitu aku mau mandi dan ngabarin Nicko.


" Ya udd sana mama mau masak banyak buat mereka."


Renatta langsung menuju kamarnya dan ia segera mandi.


setelah mandi Renatta menghubungi Nicko.


Tut tut tut


📱: Hallo Nick ini aku Renatta.


📱: Iya ada apa Ren, apa mama kamu udd sudah mengijinkan ?


📱: Iya mama sudah mengijinkan kalian semoga.


📱: ya sudah kalau aku hubungi dulu yang lain.


Setelah menelpon Nicko, Renatta pun turun dan segera menuju dapur untuk membantu mama nya.


Acara masak-memasak pun telah selesai banyak sekali berbagai macam aneka makanan di atas meja makan.


Hari sudah semakin sore kini teman Renatta sudah datang semuanya.


" Hallo Tante selamat sore menjelang malam." Putra.


" Malam juga anak Tante yang ganteng dan cantik, kalau boleh tau siapa nama kalian."


" Aku Putra dan di sebelah saya ada Yoga dan Nicko, di samping Nicko ada Fitri dan Santi."


" Ouh nak Nicko tuh yang pernah anterin Renatta kan ?


" Iya Tante saya Nicko."


" Terimakasih loh kamu udd nganterin Rena pulang."


" Iya Tante sama-sama."


" Ya udd kita makan dulu yah kebetulan Tante sudah masak banyak buat kalian."


Mereka pun berjalan menuju meja makan.


" Wah Tante makannya banyak enak." Putra


" Iya Tante harus Tante gak usah repot-repot." Fitri


" Iya Tante." Santi


" Enggak repot ko, Tante malah seneng ko bisa masak buat kalian, kalau kurang tambah lagi ya."


" Iya Tante." kata mereka kompak

__ADS_1


Sesudah acara makan-makan Meraka kembali lagi ke ruang tamu dan mengerjakan tugasnya.


__ADS_2