Dari Sahabat Jadi Suami

Dari Sahabat Jadi Suami
Bab 9


__ADS_3

Pukul 15:00 Renatta terbangun dari tidur siangnya.


" Hoam."


" Jam berapa sih ?" Renatta langsung melihat jam di hpnya yang di simpan di atas meja nakas ranjangnya.


" Udd jam 3 sore lagi, males banget."


Renatta menggeliat di atas kasurnya, Ia segera bangun dan berjalan menuju kamar mandi untuk cuci muka.


Setelah itu Renatta keluar dari kamarnya dan turun untuk mengambil air karena haus.


" Udd bangun sayang ?"


" Udd ma."


Renatta langsung mengambil gelas dan segera di isi, setelah itu Renatta duduk di ruang tv dengan mamanya.


" Ma."


" Iya sayang."


" Kalau punya perasaan sama seseorang itu wajar kan ?"


" Iya sayang itu wajar nama juga manusiawi pasti punya perasaan sama seseorang, memangnya kenapa ?"


" Gak papa kok ma."


Hari semakin malam kini Renatta dan mamanya sedang makan malam.


" Makan yang banyak yah biar sehat."


" Iya iya ma."


Selesai makan malam Renatta kembali ke kamarnya, Renatta sedang duduk di balkon kamarnya sambil melihat bintang, tiba-tiba hp nya berbunyi.


Ting.


📱: Malam Rem, lagi apa ?


📱: Malam juga Nick, biasa lagi nongkrong di balkon.


📱: Kenapa kamu tadi gak ikut ke cafe ?


📱: Aku lagi males, soalnya kemarin malam kurang tidur.


📱: Ouh gitu makanya kalau tidur jangan malam malam.


📱: Iya iya


📱: Besok berangkat sekolah bareng yu ?


📱: Emang gak ngerepotin ?


📱: Enggak kok.


📱: Ya udd kalau gitu.


📱: Ya udd nanti aku ke rumah kamu, sekarang mending tidur udd malem.


📱: Iya iya Nick.


Chatting mereka berakhir dan Renatta masuk ke dalam kamarnya, langsung cuci kaki dan tidur dengan lelapnya.


Pagi harinya Renatta terbangun ia segara mandi dan berganti pakaian dengan seragam sekolah, setelah itu Renatta turun ke bawah.


Sampai di bawah Renatta melihat mamanya sedang menyiapkan sarapan.


" Pagi Ma."


" Pagi sayang."


" Aku bantu yah."


" Nanti seragam kamu kotor sayang."


" Gak papa kok ma."


Renatta pun langsung membantu mamanya dan mereka sarapan bersama.


Tit tit

__ADS_1


Suara kelakson motor berbunyi dari arah luar rumah.


" Ma itu seperti suara motor Nicko deh, aku berangkat dulu yah "


" Ya udd hati hati yah."


Renatta dan mamanya keluar menuju arah pintu utama, di bukalah pintu dan benar saja Nicko sedang menunggunya.


" Pagi Tante ?"


" Pagi Nicko, kamu gak sarapan dulu ?"


" Udd Tan tadi di rumah bareng mama dan papa."


" Ya udd ma Rena berangkat yah."


" Iya Tan kami berangkat dulu."


" Iya hati-hati di jalan nya."


Renatta dan Nicko pun langsung bergegas pergi ke sekolah tak butuh waktu lama mereka sampai di sekolah.


Di parkiran banyak yang melihat Renatta dan Nicko, bagaimana tidak Nicko selama ini jarang sekali membonceng perempuan sampai ke parkiran.


" Tumben Lo bawa motor nick ?" kata putra


" Iya lagi pengen aja."


" Eh Lo bareng Ren." kata Yoga


" Iya tadi kebetulan lagi bareng."


" Ya udd ke kelas yu " kata Nicko.


Mereka berempat pun berjalan menuju kelas di setiap jalan banyak yang tak menyangka kepada Renatta yang seorang murid baru cantik dan ramah berjalan beriringan dengan most wanted.


Tibalah mereka di kelas.


" Pagi Ren." kata Fitri dan Santi


" Pagi juga."


" Pagi anak anak." kata pa Yosep


" Pagi pak " jawab mereka kompak


" Baiklah kalian buka buku halaman 40, bla bla bla bla..."


" Oke pelajaran pertama telah selesai sampah jumpa di pertemuan selanjutnya." kata pak Yosep dan pak Yosep langsung keluar dari kelas IPA 1


" Guys kita ke kantin yu." kata Santi


" Ayo." kata mereka kompak


Dan mereka segera berjalan ke kantin saat telah sampai di kantin mereka langsung memesan makanan.


" Eh maaf aku mau ke toilet dulu." kata Renatta


Renatta pun berjalan ke toilet, setelah keluar dari toilet Renatta bertemu dengan Sisi dkk.


" Eh Lo murid baru kan ?" kata Sisi


" Iya, memangnya ada apa ?"


" Eh gue ingetin ke Lo yah, Lo jangan pernah dekat dekat dengan Nicko.


" Memangnya kenapa ?"


" Asal Lo tau Nicko itu calon pacar gue.'


" Apa hubungannya dengan aku, aku kan cuman teman biasa."


" Awas yah kalau Lo berani deketin Nicko "


Sisi dkk pun pergi meninggalkan Renatta yang masih mematung di tempat.


" Baru jadi calon pacar aja bangga." gumam Renatta dalam hatinya.


Renatta kembali lagi ke kantin untuk menemui teman temannya.


" Lama banget kamu Ren." kata Fitri

__ADS_1


" Iya maaf tadi ngantri."


" Iya gak papa."


Mereka asik mengobrol sampai terdengar suara bel kedua dan mereka kembali ke dalam kelasnya.


" Siang anak anak ."


" Siang Bu." kata mereka kompak


" Baiklah ibu akan membuat kelompok tapi hanya terdiri dari 2 orang saja dan ibu akan membaginya. Nicko dengan Renatta, Putra dengan Santi, Yoga dengan Fitri, bla bla bla..."


" Itu adalah nama kelompok kalian, dan tugasnya kalian adalah mengobservasi lingkungan tempat tinggal kalian, kalian mengerti ?"


" Mengerti Bu."


" Okelah pertemuan kali ini cukup sekian selamat mengerjakan tugas dan sampai bertemu di pertemuan selanjutnya."


Ibu guru itu keluar dari kelas.


" Duh kenapa makin kesini tugasnya makin sudah aja." keluh Santi


" Sabar sementara depankan kita bakalan ujian udd itu selesai deh." kata putra


" Ya udd kita pulang yu." Kata Fitri


Mereka keluar kelas dan menunju gerbang depan.


" Eh Ren pulangnya aku anterin lagi yah kan tadi kamu bareng aku." Nicko


" Em iya deh Nick."


Renatta sudah menaiki motor Nicko sedangkan teman yang lainnya pulang dengan kendaraan masing-masing.


" Ren maaf yah kamu jadi kepanasan."


" Iya gak papa kok Nick tenang aja."


Sampai lah mereka di depan rumah Renatta.


" Terimakasih yah Nick, gak mampir dulu ?"


" Sama sama Ren, enggak deh lain kali aja titip salam buat Tante, kalau gitu aku pulang dulu yah."


" Iya Nick sekali lagi terimakasih, hati hati."


Nicko pun menyalakan mesin motornya dan segera meninggalkan rumah Renatta.


Renatta masuk ke dalam rumahnya.


" Assalamualaikum."


" Waalaikumsalam."


" Eh ada bibi kapan datang bi ?"


" Tadi Neng, ouh iya neng ibu lagi keluar dulu sebentar."


" Em iya bi, kalau gitu aku ganti baju dulu yah."


Renatta menuju kamar nya untuk mengganti bajunya dengan baju santai dan Renatta keluar lagi dari kamarnya.


" Neng mau di buatin apa ?"


" Ah enggak bi nanti buat sendiri aja."


Renatta berjalan menuju taman belakang rumahnya untuk menikmati udara siang hari, Renatta pun langsung duduk di gajebo dekat kolam renang.


Saat sedang asik bibi menghampiri Renatta.


" Neng "


" Eh iya ada apa bi ?"


" Ini ada oleh-oleh dari kampung buat neng."


" Wah terimakasih yah Bi."


" Sama sama neng."


Renatta dan bibi mengobrol sampai terdengar gelak ketawa mereka berdua

__ADS_1


__ADS_2