Dari Sahabat Jadi Suami

Dari Sahabat Jadi Suami
Bab 37


__ADS_3

Berapa bulan berlalu kini Renatta masih tertidur di atas ranjang kesayangan nya hari ini Renatta tidak ada kegiatan karena di kampus sedang ada acara wisuda mahasiswa.


Jam delapan Renatta baru bangun dari tidurnya ia segera masuk ke kamar mandi untuk membersihkan badannya, setelah selesai mandi dan berganti pakaian Renatta turun ke bawah untuk sarapan.


" Eh Neng baru bangun ?"


" Iya Bi karena hari ini aku libur."


" Mama kemana ya bi ?"


" Ibu lagi keluar tadi di antar mang Ujang katanya mau bertemu dengan temannya."


Renatta langsung duduk di bangku meja makan.


" Mau makan apa neng ?"


" Ini aja bi gak usah repot-repot."


Renatta langsung menyantap makanan di depannya, selesai makan Renatta berjalan menuju ruang tv, ia menyalakan tv dan menonton siaran televisi tersebut.


Saat sedang asik menonton tiba tiba bel rumahnya berbunyi.


Ting tong.


Renatta segera bangkit dari duduk nya dan ia berjalan ke arah depan pintu utama.


Krek.


Pintu terbuka dan nampak lah Santi serta Fitri yang datang ke rumah Renatta.


" Pagi Ren ?" kata kedua temannya itu.


" Pagi, ayo masuk."


Santi dan Fitri membuntuti Renatta dari arah belakang mereka menuju ruang tv dan mereka langsung duduk di sofa empuk.


" Ada apa kalian pagi pagi ke sini ?" tanya Renatta.


" Kami sengaja ingin maen aja soalnya bt kan kampus libur." jawab Santi


" Kalian udd sarapan belum kalau belum sarapan dulu sana." titah Renatta


" Udd kok tadi sebelum kesini aku udd makan." jawab Fitri.


" Nanti siang kita ke mall yuk jalan jalan." kata Santi


" Ayok." jawab Renatta dan Fitri


Waktu sudah siang kini mereka bertiga langsung segera siap siap untuk pergi ke mall.


" Mau pake mobil siapa ?" tanya Renatta


" Aku gak bawa tadi kita ke sini diantar supir aku." jawab Santi


" Ya udd pake mobil ku aja, nanti yah aku pamit dulu ke bibi."


Renatta berjalan ke dapur untuk pamit kepada bibi.


" Bi ?"


" Iya Neng ada apa ?"

__ADS_1


" Ini aku sama teman teman aku mau pergi dulu ke mall nanti kalau mama nanyain tinggal bilangin aja ya bi."


" Iya Neng hati hati di jalannya."


" Iya Bi kalau gitu aku pamit dulu."


Renatta segera menghampiri teman temannya dan mereka masuk ke dalam mobil Renatta.


Mobil itu sudah keluar dari pekarangan rumah Renatta dan menembus jalanan ibu kota di siang hari, matahari sangat terik sekali.


Tak butuh waktu lama mereka sampai di mall Renatta memarkirkan mobilnya di parkiran mall yang telah di sediakan.


Mereka masuk ke dalam mall itu dan melihat lihat ke sekeliling mall itu.


" Eh kita beli itu yuk ada diskon tuh." kata Fitri sambil menunjuk ke arah baju


" Yuk." jawab Renatta dan Santi


Mereka berjalan ke arah baju yang tadi di tunjuk oleh Fitri dan mereka langsung memilih milih baju.


" Ada yang saya bantu kak." kata pelayan itu


" Aku mau baju yang warna dan motifnya sama untuk kita bertiga mbak." kata Renatta


" Baiklah saya cari dulu sebentar."


Pelayan itu masuk lagi dan mencari apa yang di inginkan Renatta.


" Ini kak boleh di lihat dulu barang kali cocok." kata mbak pelayan itu sambil menyodorkan baju kemeja wanita dengan di dalamnya sudah ada kaos yang terpasang.


" Wah ini bagus banget Ren aku suka." kata Santi


" Iya aku suka simple banget bahannya adem." kata Fitri


" Baiklah saya akan mengemas dan kakak silahkan melakukan transaksi nya dulu."


Renatta dan kedua temannya itu langsung membayar, setelah membayar dan mendapatkan barang yang mereka beli tadi kini mereka berjalan lagi menuju ke tempat sepatu.


" Kita liat yuk." kata Renatta


Mereka masuk ke dalam sambil melihat lihat sepatu kets wanita.


" Ini lucu banget cocok sama baju yang kita beli." kata Fitri


" Iya bener." kata Renatta


" Ada yang bisa saya bantu kak ?" tanya pelayan


" Kita ingin sepatu yang kaya gini tiga ya mbak." kata Santi


" Baiklah saya akan cari kan dulu."


Pelayan itu kembali lagi dan membawa tiga kardus sepatu yang modelnya sama.


" Ini kak sepatunya."


Renatta serta teman temannya membuka kardus sepatu itu dan mencobanya.


" Pas." kata Fitri


" Ya udd mbak kita ambil yang ini yah." kata Santi

__ADS_1


" Baik kak saya akan kemas dulu dan silahkan selesaikan transaksi nya."


Pelayan itu langsung mengemas sedangkan Renatta dan temannya langsung membayar.


Kalian pasti bingung kan dari mana mereka mendapatkan uang ? mereka adalah anak orang kaya papanya Santi dan Fitri adalah rekan bisnis papa Renatta jadi tak heran jika mereka selalu mendapatkan uang melalui ATM nya.


Setelah puas berbelanja mereka berjalan ke arah food court karena di rasa lapar.


Mereka memesan minuman segar serta makanannya.


" Nanti kita coba pakai bareng yah." kata Fitri


" Oke nanti kita kapan kapan pake yah. jawab Santi


Makanan mereka pun datang dan mereka langsung menyantap nya, saat sedang makan tiba tiba Nicko dkk datang menghampirinya.


" Kalian di sini juga ?" tanya Nicko


" Iya kita habis jalan jalan, kalian juga kok bisa ada di sini ?" tanya Santi


" Tadi kita tuh udd latihan basket dan pulangnya mampir ke sini buat makan." Jawab Yoga


" Ya udd gabung aja ayo." kata Renatta


Nicko dan kedua temannya langsung duduk bersama dengan Renatta dkk, mereka mengobrol bersama dan sesekali menikmati makannya.


" Eh udd jam 3 sore kita lama banget yah maen nya, pulang yuk." ajak Fitri


" Ayok." jawab Renatta dan Santi


" Kita duluan yah udd sore kita terlalu lama maen nya." kata Fitri kepada Nicko dkk


" Kalian pulang naik apa ?" tanya Nicko


" Aku bawa mobil kok gak usah khawatir." jawab Renatta


" Ya udd kalau gitu hati hati yah di jalannya." kata Nicko


" Iya."


Renatta serta kedua temannya keluar dari mall itu, Renatta mengantarkan kedua temannya terlebih dahulu, setelah mengantarkan temannya Renatta langsung menuju rumahnya.


Tak butuh waktu lama Renatta sudah sampai di rumahnya ia memarkirkan mobilnya di garasi dan segera masuk ke dalam rumah.


" Kamu baru pulang Ren ?" kata sang mama


" Iya ma, maaf yah agak sore."


" Iya gak papa, itu bawa apa ?"


" Ouh ini tadi aku sama Santi da juga Fitri habis beli baju ma."


" Ouh gitu, ya udd kamu mandi dulu sana."


" Iya ma."


Renatta segera ke kamarnya, sampai di kamar Renatta menyimpan barang belanjaan tadi di lemari dan menyusunnya, setelah itu Renatta masuk ke kamar mandi.


Tak terasa hari sudah gelap dan jam pun sudah menunjukkan pukul tujuh malam, Renatta turun ke bawah untuk makan malam bersama dengan mama, bibi serta mang Ujang.


Selesai makan malam seperti biasa Renatta mama dan bibinya menonton acara televisi.

__ADS_1


Merasa sudah tak kuat menahan kantuknya Renatta pamit untuk ke kamarnya, sampai di kamar Renatta langsung merebahkan tubuhnya dan tidur dengan nyenyak.


__ADS_2