Dari Sahabat Jadi Suami

Dari Sahabat Jadi Suami
Bab 56


__ADS_3

Pagi sekali Renatta dan Nicko sudah terbangun mereka melaksanakan solat subuh berjamaah, setelah solat Renatta turun ke bawah untuk membuat sarapan.


Saat sedang memotong sosis tiba tiba Nicko memeluk dari belakang dan mencium tengkuk Renatta.


" Mas geli liat tuh sosisnya jatuh." kata Renatta


" Maaf sayang habisnya ku gemes, lagi buat apa ?"


" Ini lagi buat nasi goreng buat sarapan."


" Aku bantu yah ?"


" Enggak usah gak papa kok mas."


" Ya udd aku sapu sapu dulu yah."


Nicko berjalan ke arah ruangan depan untuk menyapu dan mengepel, setelah di rasa bersih ia kembali lagi ke dapur.


" Wanginya enak sekali sayang."


" Eh udd beres mas, mau makan dulu apa mau mandi dulu ?"


" Mandi dulu aja bau keringat nih."


" Ya udd mas mandi dulu ini sebentar lagi matang kok nanti aku siapin baju nya."


Selesai masak Renatta segara masuk ke dalam kamarnya ia menyiapkan pakaian kerja sang suami.


" Ini mas bajunya udd siap, aku mandi dulu yah."


Renatta masuk ke dalam kamar mandi sedangkan Nicko ia berganti pakaian dengan pakaian yang telah di siapkan oleh istrinya.


Beberapa menit kemudian Renatta keluar dari kamar mandi dan ia segera menuju walk in closed.


Selesai berganti baju dan di make up kini Renatta dan Nicko turun ke bawah untuk sarapan bersama.


" Silahkan mas." kata Renatta sambil menyodorkan piring berisi nasi goreng.


" Makasih sayang."


Nicko memakan nasi goreng buatan istrinya rasanya sangat enak sekali.


" Enak sayang ini enak banget."


" Syukurlah kalau mas suka."


Setelah sarapan mereka pergi untuk ke kantor masing masing Renatta di antar oleh Nicko karena mobil Renatta belum di ambil di rumah kedua orang tuanya.


Tak lama mereka sampai di kantor Renatta.


" Mas aku turun dulu yah nanti aku pulang ke rumah mama mau sekalian ambil mobil."


" Iya hati hati nanti di jalannya."


" Assalamualaikum mas."


" Waalaikumsalam."

__ADS_1


Renatta segara masuk ke dalam kantornya dan Nicko memajukan lagi mobilnya untuk sampai di perusahaan nya.


" Selamat pagi Bu." sapa beberapa para karyawan yang berpapasan dengan Renatta.


" Pagi." jawab Renatta sambil tersenyum ramah.


Renatta berjalan ke ruangannya setelah sampai di ruangan nya Renatta langsung duduk di kursi kebesarannya itu, ia berkutat dengan beberapa laporan yang sudah ada di atas mejanya.


Waktu tiba makan siang Renatta baru saja selesai memeriksa laporan laporannya dan ia keluar dari ruangannya untuk pergi ke restoran Santi bertemu dengan teman temannya sekaligus memberikan oleh oleh.


Renatta menaiki taksi untuk sampai di rest Santi, saat tiba Renatta di sambut oleh kedua temannya yang sudah menunggu.


" Ren kangen banget." kata kedua temannya yang langsung memeluk Renatta.


" Aku juga kangen banget." mereka melepaskan pelukannya.


" Ya udd ayo masuk masuk." kata Santi.


Mereka berjalan ke ruangan VIP favorit mereka.


" Eh gimana acara lamaran nya lancar ?" tanya Renatta kepada Santi.


" Alhamdulillah lancar Ren."


" Kamu gimana liburannya udah belah duren belum ?" tanya Fitri


" Apaan sih kamu Fit." kata Renatta malu


" Eh iya ini ada oleh oleh buat kalian." ucap Renatta.


Mereka bertiga menikmati momen kebersamaan di dalam restoran Santi itu.


Setelah puas berkumpul Renatta pulang ke rumah mamanya.


" Ma ?"


" Loh Ren kok ke sini ada apa ?"


" Rena mau ambil mobil ma, mama lagi buat apa ?"


" Ini mama lagi buat donat."


" Rena bantu yah ma."


Renatta dan mama nya asik membuat donat hingga tidak terasa waktu sudah jam 3 sore Renatta pun pamit untuk pulang.


" Ma Rena pulang dulu yah takut mas Nicko udd ada di rumah."


" Iya sayang hati hati di jalannya ini bawa buat suami kamu." kata mama Renatta sambil menyodorkan tepat isi donat.


" Makasih ma Rena pulang dulu."


Renatta keluar rumahnya ia segera masuk ke dalam mobil kesayangannya.


" Eh neng kapan ke sini ?" tanya mang Ujang


" Tadi siang mang, sekarang juga mau pulang lagi takut mas Nicko udd ada di rumah."

__ADS_1


" Oh ya udd hati hati neng."


" Iya mang."


Mobil itu keluar dari pekarangan rumah orang tua Renatta dan menyusuri jalanan aspal di sore hati, setiba di rumah Renatta langsung memarkirkan mobilnya dan masuk ke dalam kamarnya untuk berganti pakain dan solat asar.


Selesai solat Renatta pergi ke dapur untuk membuat makan malam nanti, Renatta memasak ayam kecap manis dan tumis capcay tak lupa juga dengan buah.


Saat sedang menyiapkan makanan di atas meja tiba tiba Nicko datang.


" Eh udd pulang mas." kata Renatta dan Renatta segera menyodorkan gelas yang berisi air.


" Makasih sayang." ucap Nicko sambil menerima gelas itu.


" Aku mandi dulu udd gerah nih."


" Iya mas."


Saat Nicko mandi Renatta seperti biasa menyiapkan pakaian santai untuk suaminya, selesai Nicko mandi kini giliran Renatta.


Sesudah mereka mandi mereka berdua duduk santai di ruang tv sambil menikmati donat yang tadi di kasih oleh mamanya.


" Ini mas coba dulu." kata Renatta sambil menaruh donat dan satu gelas teh hangat.


" Donat dari mana ini sayang." kata Nicko


" Tadi pas aku ke rumah mama kebetulan mama lagi buat donat terus pulangnya di kasih."


" Enak sayang, nanti kapan kapan kamu buat yah."


" Iya mas."


Waktu sudah pukul tujuh malam mereka berdua melaksanakan solat isya dan setelah itu makan malam bersama.


" Wah ayam kecap, itu makanan ke sukaan aku sayang."


" Ya udd di coba mas siapa tau cocok di lidah mas."


Nicko langsung memakan masakan istrinya.


" Enak banget sayang, kalau gini aku bakal betah makan di rumah."


Setelah makan malam mereka duduk santai lagi di ruang tv.


" Sayang kamu gak bakalan nyari pembantu ?" kata Nicko


" Enggak deh mas aku masih bisa melayani kamu dengan baik."


" Tapi aku gak mau kamu kecapean, aku carikan yah."


" Tapi mas."


" Udd gak ada tapi tapian ingat istri harus nurut kepada suami."


" Iya mas."


Malam semakin larut mereka berdua jalan ke arah kamarnya lalu tidur bersama dengan saling memeluk memberikan rasa hangat satu sama lain.

__ADS_1


__ADS_2