
Hari berganti hari Minggu berganti Minggu bulan berganti bulan kini perusahaan yang di pegang oleh Renatta meningkat 90% dari sebelumnya.
Kedua orangtuanya tentu bangga akan anak mereka yang berhasil memajukan perusahaan mereka, perusahaan itu bukan hanya bekerja sama dengan perusahaan Indonesia lainnya melainkan sudah menembus luar negeri, sungguh hebat perjuangan Renatta.
Pagi hari Renatta sudah siap dengan seragam kerjanya ia langsung turun ke bawah untuk sarapan bersama dengan keluarganya tentu saja bibi dan mang Ujang ikut serta.
" Pagi semua."
" Pagi sayang, ayo sarapan dulu." kata sang mama
Semua orang yang ada di sana pun langsung menyantap sarapan yang di depan mata,
" Makasih yah sayang kamu sudah meningkat perusahaan kita." kata sang papa
" Iya pa ini juga berkat dari doa kalian." jawab Renatta
" Bibi bangga neng."
" Makasih bi, ouh iya ma pa Rena mau menggandakan acara syukuran perusahaan." usul Renatta kepada kedua orang tuanya
" Mama dan papa hanya mendukung apa itu keputusan kamu, kapan acaranya di mulai ?"
" Gimana kalau Sabtu malam, kita mengadakan nya di aula kantor saja biar gak perlu menghamburkan uang."
" Iya papa setuju sama kamu Ren."
Acara sarapan pun telah selesai dan kini Renatta pamit untuk pergi ke kantornya.
" Ma pa Rena berangkat dulu yah."
" Iya hati hati sayang."
Renatta berjalan ke arah garasi mobil lalu ia masuk dan menghidupkan mesin mobil, mobil kuning yang dulu ia selalu pakai ke sekolah kini telah ia ganti dengan mobil baru dari hasil kerja keras nya selama ini.
Mobil merah keluaran terbaru itu sudah menembus jalanan ibu kota di pagi hari, tak butuh waktu lama mobil itu telah sampai di halaman kantor dan Renatta segera memarkirkan mobilnya di tempat khusus pimpinan.
Renatta keluar dari mobilnya dan berjalan ke arah dalam kantor banyak para karyawan yang menyapanya, para karyawan sangat senang dengan posisi Renatta saat ini, Renatta tidak pernah pembeda bedakan para karyawan nya.
Renatta masuk ke dalam lift khusus untuk segera sampai ke ruangannya.
Ting
Lift terbuka dan Renatta segara keruangan, Renatta langsung memeriksa beberapa dokumen di atas mejanya, setelah selesai Renatta menelpon asistennya untuk ke ruangannya.
📞 : Hallo Mel bisa keruangan saya sebentar." kata Renatta
📞 : Baik Bu." jawab Melly di sebrang sana
Tak butuh waktu lama Melly datang keruangan nya.
Krek
" Sini Mel." kata Renatta yang menyuruh Melly untuk duduk di hadapan nya, Melly segera duduk.
" Jadi gini Mel saya mau mengadakan acara syukuran perusahaan dan saya minta tolong ke kamu supaya kamu menyiapkan semuanya, kita akan menggunakan aula kantor saja dan untuk waktunya kita gunakan Sabtu malam saja." kata Renatta menjelaskan kepada Melly
" Wah itu ide bagus Bu saya siap menyiapkan semuanya." jawab Melly senang
" Baiklah kalau gitu nanti sebelum jam makan siang tolong kamu kumpulkan semua karyawan di aula kantor yah."
" Iya baik Bu, kalau gitu saya pamit dulu."
Melly keluar dari ruangan bos nya dan ia langsung memberi tahu kepada seluruh karyawan bahwa nanti sebelum jam makan siang mereka di suruh untuk kumpul di aula kantor.
Waktu terus berlalu dan kini Renatta serta karyawan nya sudah berada di aula kantor.
" Selamat siang semuanya, maaf telah menganggu waktu istirahat kalian, tujuan saja mengumpul kalian di sini ada yang ingin saya bicarakan dan semoga kalian mendukung rencana saya ini, baiklah biara tidak mengulur waktu saya beritahu kepada kalian semua bahwa saya akan mengadakan acara syukuran hotel yang insya Allah akan di adakan pada Sabtu malam saya harap kalian semua ikut berpartisipasi dalam acara ini karena acara ini adalah acara kalian juga, mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan dan silahkan untuk istirahat." kata Renatta
__ADS_1
Semua karyawan keluar dari aula itu dan segera berhamburan untuk makan siang.
" Bu Rena baik yah, semoga saja perusahaan ini makin berkembang lagi." kata salah satu karyawan
" Iya aku jadi gak sabar untuk nanti hari Sabtu."
" Sama aku juga, tapi kira kira Bu Rena udd punya pacar belum yah ?" tanya karyawan satunya lagi.
" Menurut aku sih Bu Rena sudah punya pacar, pacar Bu Rena pasti ganteng dan gitu baik juga lagi." jawab karyawan satunya
" Iya semoga aja Bu Rena dapet jodoh yang cocok sama sama baik dan penyayang, ya udd yuk lanjut makan lagi."
Karyawan itu langsung kembali menyantap makanan mereka, sedangkan Renatta pamit untuk melihat restoran Santi yang baru buka 2 Minggu lalu.
" Mel aku keluar dulu yah, dan nanti kalau ada yang mau bertemu aku bilang saja aku lagi keluar."
" Baik Bu."
Renatta langsung masuk ke mobilnya dan segera menuju ke restoran Santi, mobil itu sudah sampai di restoran dan di lihatnya cafe hari ini cukup ramai sekali.
Renatta berjalan ke dalam restoran dan banyak mata yang melihat akan kecantikan Renatta.
" Rena." kata Santi yang datang dari arah belakang lalu memeluknya.
" Ramai yah padahal baru buka."
" Iya Alhamdulillah Ren, ayo kita duduk di sana." kata Santi sambil membawa Renata ke ruangan VIP
" Bagus banget desainnya San."
" Iya aku sengaja memilih desain kaya gini biar para pelanggan jadi tambah nyaman, eh iya kamu mau makan apa ? ada menu baru loh mau nyoba ?"
" Iya deh nyoba menu baru aja minumnya es teh aja."
" Siapa Bu bos."
Saat sedang menunggu Santi tiba tiba hpnya berbunyi dan itu panggilan dari Nicko.
📱: Iya halo Nick ada apa ?"
📱: Enggak cuman pengen nelpon aja, kamu udd makan belum ?"
📱: Ini aku lagi nunggu makanan datang, kalau kamu udd makan ?"
📱: Belum aku belum sempet makan hari ini aku sibuk ngurus berkas, kamu bisa gak anterin makanan buat aku ?"
📱: Em baiklah sekalian aku juga makan di kantor kamu aja."
📱: Ya udd aku tutup dulu sampai ketemu nanti."
Panggilan berakhir, Renatta segera menyusul Santi.
" San di bungkus aja deh tapi buat dua yah soalnya Nicko ingin aku kirim makan siang ke kantornya." kata Renatta
" Siap Bu bos tunggu sebentar yah."
Tak berapa lama pesanan pun jadi.
" Nih dia sudah jadi." kata Santi sambil menyodorkan kresek yang berisi 2 box nasi serta lauk pauknya
" Berapa San ?"
" Aku kasih gratis aja buat kamu itung itung nyicipi masakan aku."
" Makasih yah San kalau gitu aku pamit dulu."
" Iya hati hati."
__ADS_1
" Eh iya nanti Sabtu malam aku tunggu di kantor yah, kantor aku akan mengadakan acara."
" Iya nanti aku datang kalau gak sibuk."
Renatta masuk ke dalam mobilnya dan segera menuju ke kantor Nicko, tibalah Renatta di kantor Nicko dan bertanya kepada resepsionis.
" Maaf mbak saya mau nanya kalau pak Nicko nyah ada ?"
" Ada mbak, tapi dengan mbak siapa yah ?"
" Aku Renatta."
" Baik mbak tunggu sebentar yah saya akan menelpon pak Nicko dulu."
Renatta duduk di bangku tunggu dan tak lama resepsionis itu memanggilnya kembali.
" Mbak pak Nicko sudah menunggu di ruangannya, dari sini mbak masuk lift menuju lantai 5 karena ruangan beliau ada di lantai 5."
" Makasih ya mbak."
Renatta masuk ke dalam lift, semua karyawan heran akan kedatangan tamu wanita sedangkan selama ini Nicko tak pernah mau bertemu dengan wanita di kantornya.
Renatta sampai di depan ruangan Nicko Lal membuka pintu.
Krek
Renatta masuk ke dalam dan dilihatnya Nicko sedang mengecek dokumen.
" Nick."
" Eh maaf Ren aku terlalu fokus."
" Iya gak papa, ini makan dulu."
Nicko segera menghampiri Renatta dan mereka makan bersama.
" Enak banget dari mana kamu beli ini ?"
" Dari restoran nya Santi."
" Santi hebat yah aku gak nyangka dia bisa masak."
Mereka makan melanjutkan makan siangnya, selesai makan Nicko mengajak Renatta untuk berbincang sebentar.
" Kamu kalau ke sini gak usah lapor ke resepsionis."
" Kenapa ? aku kan tamu."
" Kamu kan pacar aku jadi tinggal masuk aja."
" Enggak ah kan gak sopan." ucap Renatta sambil memonyongkan bibirnya.
" Ih kamu itu gemes banget, boleh aku peluk."
Renatta hanya mengangguk, Nicko langsung memeluk nya ia merasa sangat nyaman berada di sini Renatta begitu pun sebaliknya.
" Eh iya Nick nanti Sabtu malam kamu sibuk gak ?"
" Enggak tuh kenapa emang mau ngajak aku malam mingguan." goda Nicko
" Ih apaan sih, aku mau ngajak kamu ke kantor aku karena aku mau mengadakan acara syukuran."
" Wah ternyata calon istriku hebat yah, iya aku usahain agar aku datang."
" Ya udd kalau gitu aku balik ke kantor lagi yah."
" Iya hati hati." Nicko mencium kening Renatta, Renatta hanya tersipu malu.
__ADS_1
Renatta keluar dari ruangan Nicko dan berjalan untuk sampai ke loby kantor, banyak sekali pasang mata yang melihat ke datangan Renatta yang begitu cantik.