Dari Sahabat Jadi Suami

Dari Sahabat Jadi Suami
Bab 58


__ADS_3

Beberapa bulan kemudian kini kandungan Renatta sudah memasuki bulan ke enam hari ini rencananya Renatta dan sang mama mertua akan pergi ke mall untuk membeli kebutuhan bayi mereka.


" Udd siap mas ?" tanya Renatta kepada Nicko yang sudah memakai seragam kerjanya.


" Sudah sayang."


" Ya udd kita sarapan dulu tadi bibi udd masak."


Mereka berdua langsung turun ke bawah untuk sarapan bersama, semenjak kehamilan sang mama mertua mengirim asisten rumah tangga yang dulu kerja di rumah mama Renatta.


" Eh neng den silahkan makanannya udd siap." kata sang bibi


" Iya Bi makasih, sini makan bareng bi." kata Renatta.


" Enggak usah neng nanti bibi sarapan belakang aja."


" Udd di sini aja."


Bibi tidak enak menolak ajakan Renatta ia segera bergabung dengan Renatta dan Nicko.


Setelah sarapan Nicko pamit untuk pergi ka kantornya.


" Sayang aku pamit dulu yah."


" Iya mas hati hati di jalannya."


" Sayang papa berangkat dulu kamu jangan nakal yah di dalam perut mama." ucap Nicko di hadapan perut sang istri.


" Ya udd aku berangkat assalamualaikum."


" Waalaikumsalam."


Nicko pergi ke kantornya sedangkan Renatta membantu mencuri piring di dapur dengan sang bibi, selesai mencuci piring Renatta kembali ke kamarnya untuk berganti baju.

__ADS_1


Saat Renatta berganti baju tiba tiba suara mobil berhenti di halaman rumahnya dan ternyata itu adalah mama Renatta.


Pintu utama di ketuk dan bibi langsung membukakan.


" Eh nyonya silahkan masuk."


" Renatta nya da bi ?"


" Ada bi, neng Renatta sedang berganti pakaian."


Mama mertua duduk di ruangan tv untuk menunggu menantu kesayangannya itu.


" Ini nyonya di minum dulu." kata sang bibi sambil menyodorkan gelas berisi teh manis.


" Makasih bi."


Tak lama Renatta turun dari kamarnya dan ia melihat sudah ada sang mertua yang menunggu.


" Enggak kok sayang mama baru aja nyampe, mau berangkat sekarang ?"


" Terserah mama aja."


" Ya udd kita berangkat sekarang aja nanti mah di jalannya macet."


" Ayo ma."


" Bi ayo kita berangkat." teriak mama mertua.


" Baik nyonya."


Mereka bertiga langsung masuk ke dalam mobil, mobil itu telah keluar dari pekarangan rumah dan berjalan menuju pusat perbelanjaan.


Tak butuh waktu lama mereka tiba di mall ternama di kota itu, mereka langsung masuk ke dalam mall itu dan memilih milih pakaian bayi.

__ADS_1


Setelah puas berbelanja mereka makan terlebih dahulu karena hari sudah siang.


" Kita makan dulu yah." kata mama mertua


" Iya ma."


Mereka memasuki area food court dan memilih beberapa makanan, di rasa puas mereka kembali lagi untuk ke rumah Renatta.


Tiba di rumah Renatta mereka langsung membereskan belanjaan tadi dan menata kamar untuk si kecil nanti.


Hari semakin sore kini sang mama mertua pamit untuk pulang.


" Ren mama pulang dulu yah."


" Iya ma."


Setelah kepulangan mamanya Nicko datang dari kantornya dan langsung masuk ke dalam kamarnya.


" Udd pulang mas ?"


" Iya, aku mandi dulu yah." ucap Nicko lalu masuk ke dalam kamar mandi sedangkan Renatta menyiapkan pakaian untuk suaminya.


Selesai mandi Nicko duduk di ranjangnya bersama dengan sang istri.


" Anak papa baik baikan ?" tanya Nicko sambil mengucap perut Renatta, tiba tiba terasa tendangan dari si kecil.


" Wah kamu nendang nya kencang banget sayang." kata Nicko.


" Mungkin dia senang mas." kata Renatta


" Ya udd kita makan dulu yuk mas."


Mereka berdua turun ke bawah untuk makan bersama, setelah makanan Renatta dan Nicko duduk santai di ruang tv sambil menikmati acara siaran televisi.

__ADS_1


__ADS_2