Dari Sahabat Jadi Suami

Dari Sahabat Jadi Suami
Bab 4


__ADS_3

setelah membersihkan bajunya Renatta kembali ke kelasnya karena pelajaran selanjutnya akan segara di mulai.


ketika hendak masuk ke kelasnya ternyata di dalam sudah ada guru yang mengajar dengan rasa takut Renatta memberanikan diri untuk masuk ke kelasnya karena tidak ingin mendapatkan hukuman.


tok tok tok..


" assalamualaikum, maaf pak saya telat masuk." ucap Renata dengan rasa gemetar


" waalaikumsalam, ah iya ga papa karena pelajaran saya akan segara di mulai silahkan masuk."


" terimakasih pa." kata Renatta dan renatta pun langsung menuju mejanya.


sebelum melanjutkan jalannya Renatta di berhentikan oleh gurunya..


" Ren tunggu..." kata pa Suryo


" eh iya pa ada apa, apa ada yang salah." kata Renatta sedikit ketakutan


" Itu kenapa baju kamu basah." kata pa Suryo


" Enggak papa pa, tadi tidak sengaja di kantin es jeruk saya tumpah."


" Ya sudah kamu silahkan duduk."


Pelajaran pun di mulai dan murid-murid begitu fokus dengan apa yang pak Suryo jelaskan.


Ting Ting Ting...


Jam pulang pun sudah berbunyi.


" Baiklah anak-anak pelajaran saya sampai di sini dulu selamat bertemu di pertemuan selanjutnya."


Pa Suryo meninggalkan kelas 12 itu.


Dari belakang Nicko memperhatikan Renatta


" Maaf yah sekali lagi aku tadi beneran tidak sengaja." Nicko


" Iya ga papa ko ." Renatta


kedua temen Nicko pun datang menghampiri nya.


" Eh Nick kata pa Yosep Minggu depan akan ada pertandingan basket antar sekolah SMA sekarang kita di suruh ke ruangan olahraga."


" Ya udd yo, sekali lagi aku minta maaf aku pamit dulu."


" Iya ga papa."


Di perjalanan Yoga dan Putra tak henti-hentinya menggoda Nicko


" Cie ada yang jatuh cinta pada pandangan pertama nih." kata putra sambil menyenggol tangan Nicko


" Apaan sih Lo put, gue tadi cuman minta maaf doang ko." Nicko


" Cinta beneran juga gak papa ya kan Put." kata Yoga tak kalah menggoda


" Apaan sih kalian berdua nih." Nicko


Mereka bertiga sudah berada di ruang olahraga.


" Baiklah anak-anak sesuai dengan berita yang kalian dengar Minggu depan kita akan bertanding basket yang di adakan di sekolah kita untuk itu bapak harap kepada kalian agar kalian tidak mengecewakan sekolah, kalian paham ?" Pak Yosep


" Paham Pa." kata mereka serempak


" Oke mari kita mulai dari sekarang."


Nicko dkk pun sudah berada di lapangan basket untuk memulai latihan mereka.

__ADS_1


latihan mereka memakan waktu 2 jam lamanya.


" Cape bener nih." kata Putra sambil ngos-ngosan


" Iya nih fisik nya luar biasa." Yoga


" Katanya kalian mau menang gitu aja lemah." Nicko


" Kita ke cafe yu nongkrong." Putra


Mereka pun berjalan ke arah parkiran dan memasuki mobil masing-masing


Yoga dengan Putra karena Yoga hari ini tidak membawa mobil sedangkan Nicko dia sendirian.


saat keluar dari gerbang sekolah Nicko melihat Renatta yang sedang menunggu jemputan.


" Belum pulang ?"


" Iya ini lagi nunggu jemputan."


" Bareng sama aku aja gimana, tapi aku mau ke cafe dulu nongkrong dengan anak-anak."


" Enggak deh aku nunggu jemputan aja "


Hp Renatta pun berbunyi..


Kring kring kring


📱: Iya mah ada apa ?


📱 : hari ini pak Ujang enggak jemput kamu, pa Ujang lagi nganter mama ke toko kaen.


📱: Ya udd ga papa ma aku naik taksi aja.


📱: Ya udd kamu hati-hati yah.


Nicko yang masih di sana mendengar obrolan Renatta dan mama nya


" Yu bareng aku aja nunggu taksi lama."


" Tapi enggak papa nih."


" Iya enggak papa yu."


Akhirnya Renatta masuk ke dalam mobil Nicko di sepanjang perjalanan mereka hanya sama-sama diam..


Nicko pun memecahkan kesunyian.


" Tapi ga papa kalau kita ke cafe dulu atau mau langsung pulang ?"


" Ya udd deh aku ikut ke cafe ntar kamu kasian kalau harus nganter aku dulu."


Mereka sudah sampai di cafe.


Putra dan Yoga sudah sampai duluan.


" Eh Lo dari mana aja kita nungguin nih, ko Lo bawa cewe Nemu di mana ?" Putra


" Tadi di jalan gue ketemu sama Renatta dia gak ada yang jemput ya udd gue tawarin buat nganterin dia tapi dia mau ikut gue ke cafe, ya udd gue bawa ke sini." Nicko


" Ya udd ayo duduk." Yoga


Renatta terdiam saja karena ia perempuan satu-satunya.


" Lo gak usah gugup kita kan sekelas itung-itung pengenalan aja." Putra


" I..ya Put." Renatta

__ADS_1


" Udd anggap aja kita udd kenal lama." Yoga


" Eh ngomong-ngomong ko Lo bisa pindah ke sini sih " putra kepo


" Iya papaku sedang ada proyek di sini jadi aku dan mama terpaksa ikut ke sini "


" Ouh gitu." putra


Nicko hanya diam sambil memperhatikan wajah cantik Renatta.


" Udd kali Nick gak usah di pandang Renatta nya " kata Yoga yang memperlihatkan Nicko.


" Apa sih Lo." kata Nicko memalingkan mukanya ke segala arah cafe


Mereka berempat keluar dari cafe tersebut dan pulang menuju rumah masing-masing.


" Ren kapan-kapan nongkrong bareng kita lagi ya ajak temen Lo si Fitri biar rame." kata putra


" Iya put entar lain kali di ajak " Renatta


" Gue ama Yoga duluan kalian hati-hati awas Lo Nick kalau ada apa-apa." ancam Putra


Mobil yang di kendarai Putra telah berlalu begitu saja


kini hanya ada Renatta dan Nicko di parkiran.


" Ya udd yu aku anterin pulang." Nicko


Mobil yang di kendarai Nicko dan Renatta akhirnya keluar dari parkiran cafe.


hari mulai sore langit biru sudah di hiasi dengan adanya jingga di sore itu.


" Rumah kamu di mana ?"


" Di perumahan bumi citra."


" Kalau gitu sama dong aku, Putra dan Yoga juga di perumahan sana."


" Ouh iya."


Mobil Nicko sudah masuk di kawasan perumahan bumi citra.


" Yang mana rumah kamu ?"


" Dari sini lurus ada nanti belok kiri ada rumah pagar hitam."


" Sampe nih, tuh rumah aku di sana warna abu."


" Berarti kita tetangga dong, ya aku masuk dulu yah terimakasih atas tumpangannya."


" Oke sama-sama nanti lain kali aku maen ke sini boleh kan ?"


" Iya boleh aja ajak teman-teman kamu "


Renatta segera masuk ke dalam rumahnya, di sana sudah ada mamanya yang menunggu.


" Sayang ko kamu baru pulang, pulang sama siapa ?"


" Iya mah aku habis dari cafe nongkrong bentar, tadi di antar Nicko rumahnya dekat ko sama kita."


" Oh ya, mama khawatir kamu enggak pulang udd jam segini, ya udd sana mandi bau tau."


" Iya mah aku ke kamar dulu yah."


Renatta sudah berada di kamarnya dan ia merebahkan dirinya di kasur king size.


" Lelahnya " gumamnya pelan

__ADS_1


Renatta segera bangun dan masuk ke dalam kamar mandi.


__ADS_2