
Satu tahun berlalu dari kepulangan Nicko pasca kecelakaan itu kini keluarga Nicko di beri kesempatan lagi untuk mengurus anak, ya Renatta sekarang sedang mengandung anak kedua mereka yang usianya baru 5 bulan.
Pagi pagi sekali Renatta sudah bangun ia langsung mengurus anak pertamanya Naufal.
" Anak mama udd bangun, kita mandi yah." ucap Renatta kepada anaknya.
" Mama." ucap Naufal sedikit kurang jelas
" Iya sayang kita mandi yah." ucap Renatta dan langsung membawa Naufal ke kamar mandi
Setelah memandikan Naufal, Renatta kembali ke kamarnya untuk menyiapkan pakaian suaminya sedangkan Naufal di titipkan ke bibi.
" Sayang kamu jangan terlalu capek aku gak mau terjadi apa apa sama anak kita." ucap Nicko
" Iya mas aku juga bisa jaga kesehatan." jawab Renatta.
" Aku akan panggil baby sitter yah buat ngurus Naufal."
" Tapi mas aku juga bisa ngurus dia lagian dia anak kita."
" Lihat perut kamu di dalam sana anak kita aku gak mau kalian kenapa napa, pokoknya kamu gak usah nolak aku akan carikan baby sitter dan nanti siang juga akan ke sini."
Renatta mengalah saja kepada suami itu ya mau tidak mau Renatta harus nurut.
" Ya udd kita sarapan dulu." kata Nicko
Mereka berdua turun untuk sarapan dan dilihatnya Naufal sudah sarapan duluan dengan di suapi oleh sang bibi.
" Anak papa udd sarapan ajak yah." ucap Nicko sambil mencium pipi anaknya.
" Pa..Pa." ucap Naufal
Renatta dan Nicko langsung sarapan, setelah sarapan Nicko pamit untuk pergi ke kantor.
" Sayang papa berangkat dulu yah, kamu jangan nakal main sama bibi nya."
Naufal fokus ke bola yang ada di tangannya.
" Ya udd aku berangkat dulu yah."
__ADS_1
" Iya mas hati hati."
Nicko berjalan keluar rumahnya untuk segera pergi ke kantornya.
" Bi sini Naufal nya biar sama aku bibi sarapan dulu."
" Iya Neng."
Naufal asik memainkan bola bola yang ada di sekitarnya.
" Anak mama kamu anteng banget sayang."
Naufal memberikan bola itu kepada Renatta.
" Pinter nya." kata Renatta.
Hari semakin siang tiba tiba pintu rumah di ketuk oleh seseorang dari luar.
" Sayang sebentar yah."
Renatta langsung membuka berjalan ke arah depan.
" Iya Bu ada apa ?"
" Kenalkan saya Ati saya di suruh tuan untuk mengurus anaknya."
" Ouh silahkan masuk mbak."
Renatta dan baby sitter itu langsung masuk ke dalam dan duduk di dekat Naufal.
" Ini mbak anak kami namanya Naufal."
" Wah lucunya yah ganteng lagi kayak tuan Nicko."
" Ah si mbak bisa aja."
" Eh ya mbak kok bisa tau sama mas Nicki ?" tanya Renatta.
" Dulu saya baby sitter di rumah tuan Nicko menjaga adiknya, tapi sayang adik tuan Nicko sudah tiada dia meninggal akibat penyakit."
__ADS_1
" Ya ampun mbak kok mas Nicko gak pernah cerita yah kalau dia punya adik."
" Mungkin den Nicko masih trauma ataupun tidak mau mengingat kejadian itu mbak."
" Kasian yah mas Nicko pasti sedih."
" Iya mbak tapi Alhamdulillah sekarang mas Nicko telah mendapatkan istri yang baik cantik dan di karunia anak yang ganteng lagi."
" Iya mbak."
Hari semakin malam kini keluarga Nicko makan malam bersama.
" Mbak Ati tinggal di mana sekarang ?" tanya Nicko.
" Saya tinggal di rumah peninggalan suami saya den."
" Em gitu, gimana kabar anak anak mbak Ati ?"
" Alhamdulillah mereka sehat semua den."
" Syukurlah kalau begitu."
Selesai makan malam Nicko dan Renatta bermain dengan si kecil Naufal.
Selang beberapa bulan kemudian Renatta telah melahirkan anak kedua mereka yang berjenis kelamin perempuan.
" Cantik nya kaya kamu." ucap Nicko
" Makasih mas." jawab Renatta.
" Papa siapa nama ade bayinya ?" tanya Naufal, ya Naufal sudah lancar berbicara dan aktif untuk berlari dan lainnya.
" Namanya Intan Dwi Pratama Budiman sayang panggilan nya baby intan dan sekarang Naufal akan jadi Abang." kata Nicko
" Yes aku Naufal jadi Abang." ucapnya girang
Kini kehidupan Renatta dan Nicko bahagia dengan hadirnya kedua anak yang ganteng dan cantik, suasana rumah itu kini menjadi ramai dengan suara tangisan dan tawa si kecil.
" Maaf jika ceritanya kurang menarik, terimakasih telah membaca karya ku 🙏
__ADS_1