
Pagi harinya Renatta dan Nicko telah bersiap untuk melihat lihat keindahan kota Paris itu, tapi sebelum berangkat mereka sarapan terlebih dahulu.
Setelah sarapan mereka langsung menuju museum Louvre dengan di antar oleh Alex sebagai pemandu sekaligus supir mereka.
Tak butuh waktu lama mereka sampai di museum tersebut.
Museum itu terlihat sangat elegan dengan Piramida dari kaca menambah kesan indah untuk tempat itu.
" Bagus yah mas."
" Iya sayang bagus, yuk masuk."
Mereka masuk ke dalam museum itu dan Alex menjelaskan secara rinci yang ada di dalam museum itu dan mereka bersuap foto di tempat itu.
Setelah puas di museum sekarang mereka menuju ke Paris Disneyland, tempat itu banyak di kunjungi oleh para keluarga dengan membawa anaknya.
Mereka sampai di tempat itu dan masuk ke dalamnya untuk menonton acara film Disney sambil bernostalgia masa kecilnya.
" Asik banget yah mas andai kita sudah punya anak pasti kita ajak ke sini yah mas."
" Iya sayang, nanti kita ajak ke sini lagi."
Mereka berkeliling di dalam tempat itu banyak boneka boneka Disney yang menghiasi setiap penjuru ruangan itu.
Mereka menyusuri setiap jalanan itu sampai sampai waktu sudah siang hari.
Mereka memutuskan untuk sarapan di Champs Elysees sambil membeli beberapa pakaian serta makanan.
Mobil yang di kendarai oleh Alex kini sudah menyusuri jalanan menuju Champs Elysees itu jalanan kota Paris siang ini cukup ramai mungkin karena libur sekolah juga jadi banyak keluarga yang berlibur ke kota itu.
Tak butuh waktu lama mereka sampai di restoran itu dan langsung masuk ke dalam nya, restoran itu menyajikan makanan khas kota Paris itu, dengan segera Nicko memesan makanan.
Setelah selesai makan siang mereka bertiga kembali ke hotel, setiba di hotel Renatta dan Nicko masuk ke dalam kamarnya mereka duduk di ranjang sambil melihat hasil foto tadi, saat sedang asik melihat lihat foto tiba tiba teman temannya melakukan panggilan video.
📱: Gue ganggu gak nih ?" kata Yoga dan yang lain.
📱: Enggak kok santai aja kita baru pulang jalan jalan." jawab Renatta.
📱: Gimana asik liburan yah ?" tanya Santi & Fitri.
📱: Asik banget kalian mesti ke sini." kata Renatta.
📱: Eh iya Ren gue dan Santi bakalan tunangan." kata Putra
📱: Kapan kapan ?" tanya Nicko.
📱: Besok malam Nick." jawab Putra.
__ADS_1
📱: Sorry yah gue dan Renatta gak bisa datang, semoga di beri kelancaran semuanya."
📱: Iya gak papa bro makasih doanya, ya udd kalau gitu gue tutup dulu yah."
Panggilan video itu Bun berakhir.
" Alhamdulillah ya mas Putra dan Santi bakal nyusul kita."
" Iya sayang, ya udd kita istirahat dulu yah kamu pasti capek yah."
Mereka berdua pun langsung tidur siang karena sangat lelah sehabis jalan jalan tadi.
Hari semakin sore dan jam sudah menunjukkan pukul 6 sore, Renatta terbangun dari tidurnya ia langsung menuju kamar mandi setelah mandi ia membangunkan Nicko untuk segera mandi, selesai mandi kini Renatta dan Nicko melakukan solat magrib berjamaah.
Selesai solat mereka duduk di sofa sambil menonton tv dan menunggu waktu isya tiba.
Tak lama adzan isya pun berkumandang mereka berdua langsung melakukan solat isya.
Setelah solat isya mereka turun ke bawah untuk makan dan rencananya mereka akan berkeliling di dekat menara.
Sesudah makan malam mereka berjalan ke dekat menara itu dan duduk di bangku yang sudah di sediakan.
Banyak sekali orang yang menikmati keindahan malam hari di bawah sinar cahaya lampu menara Eiffel itu.
" Sayang kita di foto yuk ?" ajak Nicko
" Ayo mas." kata Renatta
" Coba liat mas."
Nicko menyodorkan hpnya kepada Renatta.
" Lucu mas, sekali lagi tapi aku mau sendiri."
Nicko pun langsung mengambil foto Renatta dengan berbagai pose.
" Liat liat mas." ucap Renatta semangat.
Nicko kembali lagi menyodorkan hpnya kepada sang istri.
" Wah bagus banget mas, makasih yah."
" Iya sama sama sayang, aku senang banget liat kamu seceria ini."
" Mas haus." kata Renatta
" Ya udd kamu tunggu di sini yah aku akan beli minum dulu."
Nicko berjalan ke arah pedagang minuman sedangkan Renatta masih duduk di bangku taman itu, tak sengaja Renatta melihat ada dorongan bayi yang berjalan sendiri dengan sigap Renatta mengikuti dorongan itu dan menolong nya yang hampir saja ketabrak mobil.
" Huft selamat." ujar Renatta.
__ADS_1
Ibu bayi itu langsung menghampiri Renatta dan berterima kasih karena telah menolong anaknya.
" Terimakasih mbak telah menyelamatkan anak kami."
" Sama sama mbak, mbak dari Indonesia ?"
" Iya saya dari Indonesia saya kesini lagi liburan bareng anak dan suami saya, mbak juga dari Indonesia ?"
" Iya mbak saya dari Indonesia kenalkan nama saya Renatta." kata Renatta sambil mengulurkan tangannya.
" Ah iya mbak saya Susi, sekali lagi terimakasih yah mbak kalau gitu kami permisi dulu."
" Iya mbak sama sama, jaga bayinya."
Renatta kembali lagi ke bangku yang ia duduki tadi, di sana sudah ada Nicko yang cemas mencari Renatta.
" Mas." kata Renatta
Nicko langsung memeluk sang istri, ia takut terjadi sesuatu dengan sang istri.
" Ya ampun sayang kamu dari mana aja aku khawatir." ucapnya
" Maaf mas, tadi aku nolongin bayi yang hampir ketabrak."
" Apa ? kamu gak papa ?" ucap Nicko sambil melihat setiap inci tubuh Renatta.
" Alhamdulillah enggak kok mas."
" Ya udd kamu duduk dulu, nih minumnya."
Renatta langsung duduk dan menerima minuman dari tangan Nicko.
Hari semakin malam dan udara semakin dingin Nicko mengajak istrinya untuk kembali ke hotel.
" Sayang kita ke hotel yuk cuaca ingin banget gak bagus buat kesehatan."
" Iya mas."
Akhirnya mereka kembali ke kamar hotel, setiba di kamar Renatta membuka hijabnya dan mengganti dengan pakaian tidur, setelah itu Renatta masuk kamar mandi untuk gosok gigi dan cuci muka.
Keluar dari kamar mandi Renatta langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur sedangkan Nicko masih berganti pakaian, Nicko menghampiri Renatta dan memeluknya dari belakang.
Renatta membalikan posisinya lalu menatap setiap inci wajah sang suami.
" Mas, makasih yah."
" Iya sama sama sayang."
Renatta memeluk suaminya dan kepalanya di sandarkan di dada bidang sang suami.
Malam itu mereka tidur dengan saling memberikan kehangatan satu sama lain.
__ADS_1
" Selamat tidur istriku." ucap Nicko yang melihat Renatta sudah tertidur pulang Nicko mencium pucuk kepala sang istri, dan Nicko pun langsung memejamkan matanya.