
" Alleta ! woy Alleta, lo nelamun lagi? " Anna melambaikan tangan didepan wajah Alleta yang sudah satu bulanan menginap dirumahnya, dan hanya duduk disofa kamar lalu melamun.
Anna paling tau tentang Alleta apapun itu seperti saat ini, Alleta bukan tipe orang yang sering tertangkit masalah yang membuatnya melamun begini.
" Alleta?! " pekik Anna menggoyangkan kedua bahu Alleta.
" An Amerika kayanya cocok deh buat gua. "
" What do you mean? " pekik Anna bingung.
" Gua ngerasa aneh kalo di Jakarta. " ucap Alleta kesal.
" Lo emang aneh dari dulu kalik udah deh mending lo cerita ada masalah apa sama gua. Setiap ditanya selalu menghindar. "
" Oke gini. " Alleta langsung bersemangat saat akan cerita.
Dua jam kemudian Alleta selesai bercerita dan Anna hanya mengangguk dan menggelengkan kepala saja.
" Oh gitu! masa lalu terulang kembali dong. " ucap Anna tertawa jahat.
" Ini itu masih dijalanan belum menyusut ke jurang jadi gua masih bisa kendaliin diri gua buat meluncur kejalan lurus dengan perlahan-lahan. " ucap Alleta tersenyum sinis.
" Apa si All? Lo tu ya kalo ngomong selalu teka teki dan peribahasa, ribet tau nggak. " imbuh Anna kesal karena tidak mengerti dengan ucapan Alleta.
" Be*o si lo. " ucap Alleta menjitak kepala Anna.
" Bodoam*t, udah gua mau kerja lagi lo jaga rumah jangan sampai lo abisin stok makanan gua. Dan waspada hahaha .... " ucap Anna yang langsung pergi memakai mobil Alleta karena Alleta tidak mau ada yang menemukannya kalau mobil itu bersamanya.
Mansion Archan....
Semua botol alkohol berserakan dimana mana Archan sangat frustasi atas kehilangan Alleta secara mendadak, tingkah Archan yang terus-menerus marah membuat Aldy dan Rico kewalahan menghadapi nya.
" Setelah pergi dari rumahmu Alleta tidak datang ke apartemennya dan terakhir tempat yang dipijak oleh Alleta seminggu yang lalu, itu di mall Jakarta setelah itu tidak ada tempat dimana Alleta berada bahkan Alleta tidak menampakkan dirinya selama satu bulanan ini bos. " jelas Aldy IT andalan Archan.
" Sepertinya Alleta merencanakan ini semua agar kita tidak bisa melacaknya bos. " imbuh Rico melirik Archan.
__ADS_1
"*Apa maksudmu menghidar dari ku Alleta*. " batin Archan sambil memainkan bolpoin ditangannya.
" Anna! " ucap Archan tiba-tiba membuat Aldy dan Rico menaikkan satu alis lalu bertatapan satu sama lain karena bingung.
" Ya, Alleta pernah bilang dia hanya punya satu sahabat yang sangat dia percaya yaitu Anna, cepat cari tahu tempat tinggal Anna sekarang waktu kalian hanya satu jam. " titah Archan dan meninggalkan mereka berdua di ruang kerja Archan.
"Aku akan menemukanmu Alleta kau tidak bisa pergi jauh dariku sayang." batin Archan didalam mobil dan langsung pergi ke kantor.
Bruk.....
" Tangani semua dokumen ini buat janji dengan pemilik perushaan ini. " titah Archan melempar tumpukkan dokumen penting.
" Baik Pak. " patuh Sofi dan mengambil dokumen yang diberikan Archan lalu pergi dari ruangan Archan.
Drtt drtt......
" Kami menemukan info keberadaan Alleta bos. " ucap Rico to the point.
" Dimana dia. " pekik Archan dan langsung berdiri.
"......................." Rico
"Aku akan mengajakmu pulang Alleta" batin Archan sambil melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
>>>>>>>>>>>>>
" Duh berisik banget si. " dersis Alleta menuruni tangga untuk membuka pintu karena dari tadi digedor oleh seseorang.
Saat Alleta sudah didepan pintu dan akan membukanya, " Tunggu siapa yang datang jam segini? Intip dulu ahk kali aja cogan. " batin Alleta sambil membuka gorden jendela.
" Mamp*s gua ... ngapain tu anak kerumah gua eh maksudnya kerumah Anna. " celetuk Alleta membelalakkan matanya.
" *Aa ... gua tau pasti dia mau marahin gua lagi*. " batin Alleta menjelek-jelekkan Archan.
" Ogah gua buka mending gua, kabur!!! " ucap Alleta dan lari menuju kamarnya.
__ADS_1
Didalam kamar Alleta terus menggerutu seperti anak kecil.
" Dasar Om Om ngapain nyariin gua eh emang dia kesini buat ketemu gua apa? Ya iyalah Alleta mau ketemu siapa lagi emang dia kenal sama si Anna, ah ... buat masalah aja tuh orang! Heh ... Anna mana si kok nggak pulang juga. Tapi, bentar kalo Anna pulang mobil gua sama dia ... Aduh matek gua. " celetuk Alleta mondar mandir menggigit jarinya tanpa henti.
Sekitar Dua jam Alleta baru terfikir akan menelpon Anna, " Ponsel ponsel mana ponsel. " batin Alleta mancari handphone miliknya.
" Hallo An An, Anna lo jangan dulu pulang ya. " pinta Alleta pada Anna.
" Emang kenapa? "
" Udah ntar gua jelasin sekarang lo jangan dulu pulang, nanti gua telpon lagi oke. " ucap Alleta langsung mematikan teleponnya.
" Loh tapi All .... "
Tutt sambungan terputus ....
" Kebiasaan ni anak. " celetuk Anna kesal.
Ceklek.....
Pintu kamar terbuka membuat Alleta membelalakkan matanya karena kaget.
" Anna?! " panggil Alleta heran.
" Lo kenapa si All nyuruh gua nggak usah pulang kerumah gua sendiri. " ucap Anna bingung.
" Ada Archan yang datang ke sini tadi dia didepan rumah lo makanya gua larang lo pulang, ntar dia liat mobil gua gimana. " ucap Alleta menjelaskan.
" Oh jadi .... "
" Udah ah tu anak pasti udah pulangkan? Gua mau kedapur haus banget ni tenggorokan. " celetuk Alleta memotong ucapan Anna.
" Alleta?! " panggil Archan berdiri diruang tamu menatap kearah Alleta.
" Archan?! " batin Alleta membelalakan matanya lebar-lebar, untung nggak copot tu matanya Alleta.
__ADS_1
_________________________________
LIKE AND COMMENT 👌