Destiny Chooses

Destiny Chooses
Pertengkaran Sahabat Lama


__ADS_3

Siang ini Archan akan bertemu dengan Anggun di perusahaan ICC, walau fikirannya masih kacau tapi dia harus profesional dalam urusan pekerjaan maupun pertemuan.


" Terima kasih sudah menepati janji untuk datang kemari Tuan Lorenzo. " ucap Anggun ramah.


" Dengan senang hati Bu Anggun. " balas Archan.


" To the point saja, apa maumu sebenarnya. " tanya Anggun yang berubah jadi tegas.


" Mahendra bukanlah Daddy Anggun, apa Anggun anak angkat Mahendra? " batin Archan.


" Anggun Om dan Tente .... "


" Mereka membuangku saat aku pergi ke Indonesia tanpa persetujuan mereka. " ucap Anggun memotong perkatan Archan.


" Sepertinya benar Anggun diangkat oleh Mahendra untuk meneruskan perusahaan ini. " batin Archan yakin.


" Apa masalahmu Anggun, kenapa kau jadi se sinis ini kepada ku. "


" Jika kau menginginkan perusahaan ini hancur lebih baik kau menikah dengan adik ku agar kau bisa memiliki perubahan ini Archan, kau tidak perlu menghancurkan nya bukan. " tawar Anggun tegas.


Archan, Rico dan Aldy langsung speechlees mendengar ucapan Anggun, mereka tidak menyangka bahwa rencana mereka bisa diketahui dengan mudahnya oleh Anggun.


" Adik? Sejak kapan Anggun punya adik apa itu anak kandung Mahendra**? " batin Archan bingung.


" Tidak Anggun bukan maksud ku menghancurkan perusahaan mu tapi .... " ucap Archan terpotong


" Tapi apa? Membalas dendam? " tanya Anggun sinis.


" Hutf ... Anggun aku sudah memiliki kekasih. " ucap Archan.


" Aku tahu tapi kau bisa meninggalkannya lalu menikah dengan adikku itu adalah tawaran yang tidak akan membuatmu menyesal, bahkan kesalahab Pahamanmu dimasa lalu bisa teratasi. "


" Anggun apa kau tau dimasa lal .... "


" Aku tahu semuanya dan kau salah Archan, jika kau bisa berfikir lebih jernih kau tidak akan bertindak tanpa menemukan bukti yang jelas kebenaran nya. " ucap Anggun lirih.


" Anggun jelas difoto itu jika Daddy berselingkuh dengan wanita .... "

__ADS_1


" Apa kau fikir itu Bunda Alina? "


" Jawab Archan. " pekik Anggun


" Bunda tidak serendahan itu Archan. " pekik Anggun lebih tinggi.


" Tapi Paman mengatakan bahwa pemilik perushaan inilah yang berselingkuh dengan Daddy saat itu Anggun. " pekik Archan.


cihhh.....


" Lalu apa maumu sekarang. " tanya Anggun sinis.


" Entahlah aku juga bingung apa yang harus aku lakukan sekarang, Paman mengatakan Daddy berselingkuh dan itu artinya Alina yang menjadi selingkuhan Daddy tapi Anggun kau dan keluargaku. "


" Keluarga kita tidak punya masalah tapi kau pasti berfikir aku anak angkat ayah Mahendra bukan. " ucap Anggun menebak fikiran Archan.


" Berfikir lah Tuan Lorenzo, kau akan mendapat hadiah yang besar jika kau mengikuti instruksi ku. "


" Paman sangat dendam dengan perusahaan mu Anggun dan aku har .... "


" Apa maksudmu Anggun apa kau fikir aku sejahat itu. " lirih Archan.


" Jika bukan penjahat apa nama yang tepat untuk seseorang yang mengirim mata-mata keperusahaan ICC? Sepertinya penyusup, baiklah bukan penjahat tapi penyusup bermain curang dari belakang. " ucap Anggun menyindir Archan


" Angun kau keter .... "


" Pintu keluar sebelah sana Tuan silahkan anda pergi dari kediaman ICC sekarang, sangat menjijikkan jika harus berurusan dengan anda. " pekik Anggun mengusir secara kasar.


☁☁☁


Dikantor Archan tidak bisa mengendalikan emosi nya sampai Rico dan Aldy pusing melihat kelakuan bos mereka yang mengacak-acak isi rungan.


" Akh ... kacau semuanya kacau. " pekik Archan membanting semua barang yang ada diruangan kantor dan hampir saja data penting dilaptop cepat diambil oleh Rico jika tidak mungkin pekerjaan mereka akan menjadi sisa abu/sia-sia.


" Kau penerus perushaan ICC Anggun, kenapa kau tidak pernah mengatakan nya padaku apa kau membenciku karena dulu aku menolak mu (Pede kali kau bang hehe). " celetuk Archan tanpa henti.


" Baiklah akan ku lakukan sesuai kemauan mu akan ku hancurkan perusahanmu secepatnya. " pekik Archan menggila.

__ADS_1


Ceklek.....


" Nyonya?! "


" Sayang?! "


Panggil Archan, Rico Dan Aldy bersamaan.


" Ini ada apa Mas. " tanya Alleta terkejut melihat isi ruangan Archan yang hancur lebur.


brugg....


Speechlees Archan memeluk Alleta rasa rindu dan juga sedih terluapkkan saat memeluk Alleta hanya pundak Alleta lah yang bisa menenangkan Archan saat ini, setelah lima menit berpelukkan Archan melepaskan pelukkannya.


" Kau kemana saja sayang, aku merindukan mu. " tanya Archan sedih.


" Maafkan aku Mas aku pergi ke Amerika karena kak Justin sedang sakit parah. " jawab Alleta


" Kau ke Amerika? " pekik Archan terkejut.


" Sebenarnya aku tidak jadi menginap tempat Anna kerena Justin memintaku untuk menemui nya jadi aku kesana tanpa sepengetahuan Anna ataupun kau, Maaf. " lirih Alleta.


" Justin? Siapa dia? " tanya Archan cemburu.


" Eemmm selama empat tahun aku kuliah sahabat sekaligus kakak ku itu lah yang selalu bersamaku, dan dia sakit parah disana. wajar bukan jika kakak merindukan adiknya. " ucap Alleta.


" Wajar bukan jika aku merindukan kekasih ku. " celetuk Archan kesal.


" Aku minta maaf Mas tapi kenapa ruangan kantormu hancur seper ... "


" Bukan apa-apa sayang. " sahut Archan cepat.


Ehmm....


" Diluar aku mendengar pembahasan kalian tentang perusahaan ICC. " ucap Alleta menatap sinis ketiga laki-laki itu.


" Akan ku jelaskan denganmu nanti sayang, bahkan jika aku bercerita kau mungkin akan membenci perusahan itu juga. " lirih Archan penuh dendam.

__ADS_1


__ADS_2