Destiny Chooses

Destiny Chooses
Dendam


__ADS_3

" Kali ini aku yang bicara. " pekik Alleta


" Apa Pamanmu sangat baik? Tidak mungkin, jika dia baik dia tidak akan menyuruhmu untuk merusak bisnis orang lain hanya untuk membalaskan dendamnya dimasa lalu Mas, kau bahkan tidak tahu fakta yang sebenarnya tapi kau masih mengikuti apa yang Pamanmu itu pinta. "


" Alleta cukup sayang kau tidak tau apa-apa. " ucap Archan menenangkan Alleta


" Maka Beri tahu aku apa tujuan Pamanmu itu? " tanya Alleta namun Archan membungkam tidak menjawab pertanyaan Alleta.


" Kau selalu bilang itu masalah Pamanmu dengan perusahaan ICC dan kau tidak tahu apa-apa diantara masalah meteka lalu sebagai keponakan yang baik kau hanya ingin patuh padanya. Tapi, niat Pamanmu itu jahat Mas dia jahat, sangat jahat. " pekik Alleta.


Plakkk....


" Cukup Alleta, kau tidak tahu betapa sakitnya Mommy ku saat Daddy berselingkuh dengan wanita pemilik perushaan itu. " pekik Archan menampar pipi kiri Alleta.


Deggg.......


" Mas ...? kau ...? " ucap Alleta lirih.


" Sa sa sayang maaf kan Mas emosiku emosiku tidak terkendali sayang maaf sayang, maaf kan Mas. " ucap Archan memeluk Alleta dan Alleta hanya bisa menangis sambil memegangi pipinya yang mengeluarkan darah dari sudut bibirnya.


Dua jam kemudian Archan mengobati bibir Alleta yang terluka olehnya, sungguh Archan sangat menyesali perbuatannya yang sangat kejam itu.


" Kau tidak tahu mereka sangat jahat sayang. " batin Archan lirih menatap Alleta.


" Sayang maafkan Mas yang bodoh ini, Mas memang salah sayang, maafkan Mas sayang. " ucap Archan membelai pipi Alleta.


" Kau bohong padaku dan Aku tidak butuh maafmu Mas. " ucap Alleta menepis tangan Archan.


" Apa aku harus merelakan masalalu itu. " batin Archan sesak.


" Aku akan bicara pada paman agar membatalkan niatnya aku janji sayang. " ucap Archan kembali mengelus pipi Alleta.


" Apa yang harus aku lakukan tuhan. " batin Archan sedih.

__ADS_1


******


Keesokkan harinya Archan mengajak Pamannya untuk datang kerumahnya karena ingin membahas sesuatu yang penting.


" Hay Archan ... apa kabar? " sapa Paman Bram sambil memeluk Archan.


" Baik paman, bagaimana denganmu? " tanya Archan melepaskan pelukkan Paman Bram.


" Aku selalu baik Nak. " jawab Paman Bram.


" Mari duduk Paman. " ajak Archan


" Paman Archan ingin berbicara tentang perusahaan ICC yang Paman pinta tahun lalu. " ucap Archan to the point.


" Ah ... soal itu kau belum berhasil bukan, Paman tahu sangat sulit bagimu mengancurkan perusahaan itu, dulu Paman juga tidak berhasil Nak tapi Paman yakin cepat atau lambat kau pasti bisa Archan. " ucap Paman Bram menepuk punggung Archan.


" Paman ... Archan sudah berusaha tapi hasilnya masih tetap nihil. Apakah sebaiknya kita hentikan saja Paman. " ucap Archan ragu.


Bram menatap tajam wajah Archan dia seperti tidak terima jika permintaannya tidak diikuti oleh Archan.


" Archan tidak akan lupa dengan jasa Paman saat menyelamatkan Mommy, dan juga perlakuan Daddy. " ucap Archan mengingat masa lalunya.


Flashback on....


Saat Archan berusia 13 tahun, ia ditinggal pergi oleh Daddy dan Mommy nya ke Indonesia dan Archan harus tinggal karena masih sekolah.


Tapi saat malam hari tiba-tiba ada seseorang yang menggedor pintu dengan sangat kasar membuat Archan sedikit risih.


" Woy sabar! " pekik Archan dalam bahasa Kanada.


" Paman?! " panggil Archan membuka pintu.


" Archan bantu Mommymu. " ucap Paman Bram tergesa-gesa.

__ADS_1


" Paman apa yang terjadi dengan kalian berdua? " tanya Archan bingung melihat Ibu dan Paman nya dipenuhi darah segar.


" Daddymu Nak, Daddymu membunuh Mommymu Archan. " ucap Paman Bram.


" Tidak ... Tidak mungkin Paman Daddy dan Mommy tadi siang pergi ke Indonesia lagian Daddy dan Mommy saling mencintai tidak mungkin Daddy melakukan itu. " pekik Archan tidak percaya.


" Maafkan Paman yang tidak bisa menyelamatkan nyawa Mommymu dari Daddymu Archan. " ucap Paman Bram.


" Lihat ini, Daddymu berselingkuh Archan dan Mommymu melihat bagaimana Daddymu menunjukkan kemesraan mereka. " jelas Paman Bram memberi foto Daddy Archan yang sedang tidur dengan seorang Wanita.


" Siapa wanita jala*g ini Paman. " pekik Archan emosi.


" Akan ku beri tahu saat tiba waktunya Archan. " ucap Paman Bram.


" Jadi Daddy mengajak Mommy pergi untuk menujukan bahwa dia mempunyai wanita simpanan, dasar bajin*gan kalian. " pekik Archan penuh emosi.


Flashback off....


" Wanita jala*g itu dari perusahaan ICC Archan apa kau tidak ingin membalas dendam, Paman meminta ini karena Paman tidak rela adik Paman dibunuh oleh Daddy mu hanya untuk memenangkan wanita jala*g itu. " ucap Paman Bram marah.


" Aku tahu Paman. " sahut Archan bimbang.


" Archan mereka bukan orang baik, saat memanfaatkan Daddy mu suami dari wanita itu juga membunuh Daddy mu Archan. " timpal Paman Bram.


Deggg.....


jantung Archan tiba-tiba sesak saat Paman Bram mengatakan bahwa Daddy nya di bunuh oleh pemilik perushaan itu.


" Maksud Paman? " tanya Archan


" Iya Archan daddy mu juga dibunuh saat kau memulai bisnismu, karena kau tidak mencari tahu tentang Daddy mu jadi Paman yang mencari tau tentangnya, dan benar suami dari wanita itu yang membunuh Daddymu. " jelas Paman Bram


" Tapi Paman bukankah perusahaan itu dikelola oleh anaknya? Lalu kemana laki-laki tua itu? " tanya Archan.

__ADS_1


" Benar, tujuh tahun yang lalu Mahendra meninggal karena perampokan dirumahnya hingga ia terbunuh oleh salah seorang perampok itu, Paman sangat senang karena dia mendapat balasan dari tuhan. " ucap Paman Bram.


" Jika seperti itu anaknya yang akan mendapatkan kehancuran dariku. " imbuh Archan dengan penuh dendam.


__ADS_2