Destiny Chooses

Destiny Chooses
Kejadian Dimasalalu


__ADS_3

Cklik ....


Tanpa bicara FAI menunjukkan sebuah video dilayar monitor


💻💻💻


" Paman akhirnya kau datang. " ucap Bela senang.


" Tentu ... kau keponakan Paman juga Bela. "


" Baiklah mari duduk Paman. " ajak Bela diruang tamu.


" Silahkan diminum Paman. "


"Terima Kasih Nak. "


" Ehmm ... Apakah Archan baik-baik saja Paman? " tanya Bela pelan. Seketika Bram tersedak minuman.


Uhuk...


" Kamu menanyakan Archan pada Paman? " tanya Bram sinis


" Bukankah Paman habis bertemu Archan? Ayolah! Jangan paman fikir aku kasihan dengannya, aku hanya ingin tahu bagaimana keadaan laki-laki itu saja. " jawab Bela.


" Apa kamu masih mencintainya? " tanya Bram curiga.


" Dulu sebagian hartanya sudah aku ambil Paman, and look? Sekarang dia bangkit lagi dengan bergelimangan harta. " celetuk Bela kesal.


" Baiklah kau membencinya bukan? "


" Sangat paman. "


" Dia mencampakkan ku saat aku kembali lagi padanya, aku akan merenggut semua harta yang ia punya saat ini bagaimana pun caranya Paman ... agar dia merasakan tanpa uang dia bukan siapa-siapa. " lanjut Bela.

__ADS_1


" Kita akan mengambil hak kita Bela, setelah Archan menjalankan misi Paman. "


" W what ... misi? "


" Misi menghancurkan perusahan ICC. "


" Untuk apa Paman melakukan itu, kita hanya akan menghancurkan hidup Archan saja Paman, apa urusannya dengan ICC? " tanya Bela.


" Ini masalalu Paman Bela. "


" Bela ingin tahu Paman. "


" .... "


" Apa paman tidak mempercayai Bela? "


" .... "


" Ceritakan sedikit saja paman. "


" Jangan bercanda Paman, aku tahu masalalu Archan. "


" Kau hanya mengetahui orang tua Archan mati karena pertengkaran, perselingkuhan bahkan pengkhianatan bukan? Tapi sebenarnya Paman yang merekayasa semuanya karena Paman sangat membenci kedua orang tua Archan yang terus menerus membantu keluarga Itazura sampai mereka menjalin hubungan baik. " lirih Bram.


" Paman tidak ingin Archan hidup dengan tenang bahkan jika bisa dia ikut mati bersama orang tuanya ... Sifat keangkuhan dan kebaikkan anak itu sangat mirip dengan Daddynya Paman tidak menyukai itu. " ucap Bram menjelaskan.


" Lalu kenapa Paman membiarkan Archan masih tetap hidup sampai sekarang? "


" Paman berencana mempengaruhi Archan seakan-akan keluarganya hancur itu disebabkan oleh keluarga Itazura, jadi Paman bisa memanfaatkan Archan untuk menghancurkan perusahaan ICC. "


" ICC? aku semakin bingung Paman, apa hubungan Paman dengan ICC? Lalu kau membunuh orang tua Archan karena mereka terlalu baik dengan Itazura. akh ... apa aku terlalu bodoh untuk memahami ceritamu ini Paman. " ucap Bela memijat pelipisnya.


" Mahendra Cripto Itazura adalah sahabat Paman, dulu kami sangat dekat bahkan kami sudah seperti saudara. " ucap Paman Bram.

__ADS_1


" Lalu kenapa Paman ingin perusahaan Pak Mahendra hancur? " tanya Bela bingung.


" Paman ingin perusahaan ICC hancur berkeping-keping, karena Alina Itazura dulu sangat berani menolak cinta Paman dan yang membuat Paman lebih membenci mereka adalah Mahendra sangat lancang menikahi Alina disaat Paman masih mencintainya. "


" Apa pak Mahendra tahu jika paman mencintai istrinya. "


" Bodohnya Paman tidak memberi tahu Mahendra karena paman dulu terlalu yakin jika Paman akan mendapatkan Alina lalu mengenalkannya pada Mahndra, tapi ternyata Mahendra mengambil Alina dari Paman bahkan dia berani menikahi Alina ... sehingga Paman sangat membenci dan sangat dendam pada Mahendra. " pekik paman Bram.


" Paman masih sangat mencintai Alina, walau Paman sudah mempunyai istri Nak. "


" Karena dendam paman ingin ICC hancur? "


" Bukan hanya kehancuran perusahaan ICC tapi paman juga ingin membunuh anak Mahendra yang dimana dia melihat Paman saat Paman membunuh Ayahnya. " ucap Bram.


" Paman membunuh Pak Mahendra? " tanya Bela terkejut.


" Ya, paman yang membunuhnya. "


" Jadi perampokkan .... "


" Paman yang menyusup kerumahnya lalu Paman juga yang membunuhnya. " ucap Bram.


" Sekarang kita tinggal menunggu Archan akan menghancurkan ICC setelah itu kita yang akan menghancurkan hidup Archan. "


💻💻💻


Tap.....


FAI menutup kasar layar monitor dan berbalik menghadap Archan, " Apa tanggapan anda Archan. " ucap FAI datar, tapi Archan tak merespon perkataan FAI yang ada difikirannya sekarang adalah ia merasa marah, kesal, kecewa, sakit, malu sekaligus lemah.


" Dimana laki-laki itu. " ucap Archan dingin.


" Kau ingin melihatnya? "

__ADS_1


" Katakan dimana di .... " pekikan Archan berhenti ketika melihat sesuatu yang sangat mengejutkan.


__ADS_2