Destiny Chooses

Destiny Chooses
Wisuda


__ADS_3

Saat jam empat subuh Alleta sudah tak ada di apartemennya. Justin yang bersemangat menjemput Alleta di apartemen tidak menemukannya dimanapun hingga Justin terus-menerus mencari dan mennghubungi nya tapi tidak juga di jawab oleh Alleta saat akan kaluar dari lift suara Alleta terdengar dari ponsel justin.


" Hallo. " Alleta menyapa dengan lembut.


" Where are you, All. " tanya Justin teriak cukup keras.


" Why, aku ada di salon. " keheranan Alleta ketika Justin bertanya dengan nata tinggi.


" Baiklah akan ku jemput kau sekarang. " tanpa bertanya dimana salon yang dipakai Alleta. Justin melajukan mobil sport bmw-x4 seharga 1,4 M lebih ke salon tempat Alleta sekarang. Justin pandai melacak lewat handphone Alleta karena ia memasang jps pada handphone Alleta tanpa diketahui Alleta tentunya.


" Justin? " lirih Alleta memangil dengan suara hampir tak terdengar.


Saat melihat Alleta melambaikan tangah Justin langsung berlari mendekati Alleta.


" Alleta kau selalu saja mengabaikan ku. " ucap Justin sambil duduk di depan Alleta dengan nafas yang tak stabil karena kelelahan berlari, Alleta hanya menggeleng-gelengkan kepala nya karena tidak percaya Justin akan mencari nya dan bahkan sampai menemukan nya.


" Kau tau aku disini, Just. " tanya Alleta.


" I know, but why you don't call me? " tanya Justin sinis dan menyilang kedua tangannya di dada, Justin sedikit kecewa karena ia tidak di beri tahu oleh Alleta. Sebelumnya Alleta selalu meminta bantuan pada Justin tapi akhir-akhir ini Alleta telah mengabaikannya lebih tepatnya seperti melupakannya.


" Haruskah ku ganggu aktivitas sahabatku untuk mengantar ku ke sini. " tanya Alleta dengan senyum guser.


" Of course. " Justin sedikit berteriak hingga semua orang memerhatikan nya.


karena sedikit terkejut Alleta berusaha menenangkan Justin yang seperti lava panas. Di wajahnya tampak kalau Justin sedang kecewa padanya.


" Baiklah lainkali aku akan menghubungimu, maafkan aku ya. " rengek Alleta dengan senyuman yang sengaja di lontarkan Alleta yang membuat Justin luluh dan memaafkannya.


" Oke, you have to promise me. " Justin yang mengacungkan jari kelingking meminta Alleta untuk membalasnya.


" Okay, i promise. " Alleta membalas acungan kelingking Justin dengan tersenyum bersama.

__ADS_1


Justin adalah orang yang bisa di bilang milyader dia asli Amerika Serikat entah darimana mulanya Justin selalu dekat dengan Alleta apapun masalah Alleta Justin pasti akan membantunya, hidupnya lebih sempurna saat Alleta di dekatnya walau Alleta pernah berkata tidak memiliki perasaan cinta pada siapa pun tapi tidak membuat Justin harus menjauh darinya. Malah sekarang Jastin sudah seperti Kakak bagi Alleta dan Justin pun menerima itu. Justin juga sama pintarnya dengan Alleta dia bahkan mempunyai kemampuan dalam 4 bahasa yaitu (Inggris, Indonesia, Jepang, dan Spanyol). Kebahasaan Alleta? Pastinya melebihi Justin.


Tapi Justin lebih menyukai bahasa Indonesia karena mudah untuk di hafal, apalagi saat mengenal Alleta Justin memperbanyak pengetahuan bahasa Indonesianya bahkan sering menyuruh Alleta menjadi Gurunya.


Semua persiapan sudah selesai Justin hanya menunggu Alleta yang sedang di makeover, sudah dua jam berlalu Alleta keluar dengan pakaian drees berwarna gold menutupi seluruh badan ramping nya kecuali bahu Alleta yang membuatnya tampak elegan.


" You look so beautiful my princess. " Justin yang terpesona karena kecantikkan Alleta tak henti-henti menatap alleta.


" Thank you. " jawab alleta dengan senyum gembira sedikit malu karena ditatap tajam oleh Justin.


" Wait, Ada yang kurang? " ucap Justin.


" What is that. " tanya Alleta sambil melihat-lihat tubuhnya sendiri.


" This. " Justin yang tanpa aba-aba memakaikan kalung di leher Alleta.


Membuat Alleta terkaget dengan kelakuan Justin yang secara tiba-tiba namun Alleta bahagia dengan hadiah pemberian Justin.


" Let's go now. " ajak Justin pada Alleta sambil membuka ruang di tangannya untuk di gandeng, Alleta hanya mengangung dan menggandeng Justin menuju mobil sport milik Justin.


Sesampainya Alleta dan Justin di kampus banyak laki-laki maupun wanita terpesona dengan kecantikkan Alleta dan menghampirinya dengan segala ucapan dan pertanyaan hingga membuat Alleta risih tapi ia tidak bisa menghindari nya.


Ketika acara akan di mulai Alleta dan Justin langsung memakai toga wisudanya karena semua siswa/i sudah siap sebelum mereka datang. Selama acara berlangsung tidak ada kendala apa pun semua berjalan dengan lancar hingga acara terakhir yaitu pelemparan topi, semua siswa bersorak. One, two, and three....... yeeeeaahhhh semua bertepuk tangan dan saling berpelukkan.


Saat semua sudah mulai bubar dan Alleta akan menghampiri Justin yang duduk di dekat mobilnya tiba-tiba ada yang mendekati Alleta.


" Alleta congratulation. "


" Congratulations on your graduation alleta. "


" Alleta let's take a picture. "

__ADS_1


" Alleta you so beutiful. "


" You are very elegant alleta. "


Berbagai pertanyaan dan permintaan yang membuat Alleta mau tak mau harus melandeni nya, Justin yang tersenyum melihat tingkah semua laki-laki hanya menggelengkan kepalanya.


Selama ±1 jam Alleta meladeni teman-teman nya sekarang Alleta meminta Justin untuk mengantarnya pulang, di tengah perjalanan Justin meminta Alleta untuk berkeliling bersamanya sebentar meningkati angin yang sejuk dan Alleta pun setuju dengan ajakkan Justin setelah hampir berkeliling selama empat jam Alleta mulai lelah dan bicara pada Justin.


" Justin i want to go home now. " rengek Alleta.


" Oke, my princess. " Justin langsung mengantar Alleta pulang ke apartemen nya.


" Naiklah Adikku. " ucap Justin mengelus kepala Alleta.


Mendengar itu spontan Alleta memeluk Justin, " Thanks, thanks Just. " ucap Alleta.


" Sudahlah jangan berlebihan, I don't like seeing you cry. " ucap Justin menenangkan Alleta.


" Baiklah aku pergi. "


" Yeah. "


Karena sudah sore Alleta melepas pakaiannya dan langsung mandi setelah itu Alleta memakai piyama tidurnya dan keluar untuk membuat teh hangat karena tak mau makan nasi Alleta meminta Bik Mira membuatkan nya sup ayam yang di temani oleh teh hangat buatannya sendiri.


Ketika semua sudah habis dan Alleta merasa kantuknya tak bisa di tahan maka Alleta harus segera tidur namun sesampainya di kamar tiba-tiba teringat dengan janjinya pada Anna.


" Apa Non gak salah ngomng atau Bibik yang salah dengar Non? " tanya Bik Mira dengan penuh rasa terkejut.


____________________________________


LIKE AND COMMENT 👌

__ADS_1


__ADS_2