
Rico dan Aldy sudah berangkat dari jam 15 : 00 dan sekarang mereka berada di mansion Archan untuk menceritakan kejadian di prancis.
" Bagaimana? " tanya Archan pada Aldy dan Rico.
" Semua aman Bos, mereka bukan suruhan ataupun musuh kita. " jawab Aldy cepat.
" Siapa mafia-mafia itu apa mereka memperebutkan kekuasaan? " tanya Archan.
" The Raymond Devil Bos. " jawab Rico
" What .... " pekik Archan terkejut karena mafia terkenal nomor satu berada di lingkungannya dan itu menjadi kesenangan bagi Archan karena memang sejak lama Archan mencari keberadaan Raymond Devil untuk bekerja sama menggapai tujuannya.
" Sebentar lagi paman akan ku balas semua perbuatan mereka**. " batin Archan.
" Cari info lebih lanjut tentang TRD dan taruh diruanganku dikantor, aku akan menjemput Alleta. " ucap Archan.
" Nyonya belum pulang? " tanya Aldy.
" Dia menginap tempat sahabatnya selam tiga hari. " jawab Archan melangkah pergi ketempat Anna.
......
Sesampainya dikediaman Anna, Archan tidak menemukan Alleta disana sehingga Archan sedikit heran.
" Kau dimana kenapa tidak ada di rumah sayang? " tanya Archan menelepon Alleta.
" Aku sedang joging dengan Anna bentar lagi pulang kok. " jawab Alleta.
" Ya udah aku tunggu. " ucap Archan mematikan telponnya.
Tiga puluh menit kemudian Alleta dan Anna kembali kerumah dan mereka melihat Archan sedang duduk ditangga rumah Anna.
" Ditunggu tuh, gue duluan masuk ya. " ucap Anna yang hanya dibalas anggukan oleh Alleta.
" Hey lama ya. " tanya Alleta sambil duduk di samping Archan.
__ADS_1
Bruggg....
Tanpa aba-aba Archan memeluk Alleta, Alleta hanya speechlees dengan kelakuan Archan yang sangat mendadak.
" Ada apa? Emm! " tanya Alleta
" Entahlah selama tiga hari kau manjauh dariku, aku sangat merindukanmu sayang. " jawab Archan masih dalam pelukkan Alleta.
" Cih ... aku bau loh dari olahraga. " ucap Alleta melepaskan pelukkan Archan.
" Temani aku dikantor ya. " pinta Archan sambil tersenyum manja.
" Iya, aku mandi dulu abis itu berangkat. "
" Iya. " jawab Archan
Setelah tiga jam Archan dan Alleta sampai di kantor dan langsung ke ruangan Archan melalui lift pribadinya.
" Bos. " sapa Rico dan Aldy yang sejak tadi menunggu kedatangan Archan.
Rico dan Aldy terdiam saat melihat Alleta menatap mereka, seperti kode yang diberikan oleh Archan Alleta langsung pergi ke sofa milik Archan dan membiarkan mereka bertiga berbicara.
" Masih seperti biasa info yang kami dapat tentang leader TRD yang tidak diketahui keberadaan para anggota maupun leadernya, Bos." ucap Rico to the point.
" Sudah bertahun-tahun tapi pemimpin dan wakil mereka tak pernah menujukkan jati dirinya. " ucap Archan.
" TRD? " lirih Alleta bingung karena mendengar kata mafia terkenal itu dari pembicaraan mereka bertiga.
" Akan kami telusuri lagi tentang mereka bos. " ucap Rico menenangkan Archan.
" Baiklah sekarang kita membahas tentang perusahaan yang diminta paman tahun lalu. " ucap Archan tegas.
Empat jam berlalu karena perbincangan mereka telah usai Archan mengizinkan Rico dan Aldy untuk kembali bekerja diruang masing-masing.
Karena terlalu fokus dengan pekerjaan Archan sampai lupa akan keberadaan Alleta yang tengah tidur di sofa karena menunggunya.
__ADS_1
" Lagi-lagi kau harus tidur karena menunggu ku sayang. " ucap Archan mengelus rambut panjang Alleta.
" Setelah semua urusanku berakhir aku akan membuatmu menjadi milikku sepenuhnya sayang, itu adalah janji ku cup ... " Archan mencium kening Alleta.
Alleta terbangun dari tidurnya saat merasakan tangannya berat seperti ada yang membebani nya.
" Sudah bangun. " ucap Archan dari samping sofa yang duduk dilantai memandangi Alleta sejak tadi.
" Astaga... kenapa kau duduk disitu. "
" Kau duduk menungguku bekerja selama empat jam aku tidak tau sejak kapan kau tertidur sampai aku memandangimu selama dua jam dan sekarang kau baru terbangun. " ucap Archan sambil tersenyum.
" Kau bekerja terlalu lama aku suntuk menunggumu. " ucap Alleta jujur.
" Apa kau percaya pada ku. " tanya Archan menatap kedua bola mata Alleta.
" What do you mean? "
" Sayang aku akan sibuk beberapa minggu kedepan, karena sangat penting bagiku untuk menyelesaikan pekerjaanku. Tapi setelah itu aku ingin kau berjanji jangan pernah berfikir aku akan meninggalkanmu ataupun menyakitimu karena aku ingin kau selalu bersamaku selamanya. " ucap Archan sambil menggenggam tangan Alleta.
Alleta hanya bisa diam karena kaget bercampur bingung.
" Aku ingin kau menikah denganku secepatnya. " lanjut Archan
" W what ... me menikah? " tanya Alleta terbelalak.
" Tentu sayang ka .... "
" Akan ku fikirkan lagi jawabananya Arc. " ucap Alleta memotong perkataan Archan.
" Baiklah sayang, sekarang kita pulang ya. " ajak Archan menuntun Alleta untuk bangun dari sofa lalu menuju lift pribadinya dan pergi pulang ke mansion Arcahn.
" Aku akan membahagiakanmu sayang, Ayah Bunda aku mohon restui kami. " batin Archan menatap Alleta yang sejak tadi melihat arah jendela.
" Bunda alleta harus bagaimana sekarang. " batin Alleta bimbang.
__ADS_1