Destiny Chooses

Destiny Chooses
Rumah Sakit LMC.


__ADS_3

" Kau mau bawa aku kemana? " tanya Alleta.


" Look?! " Archan menunjuk kearah bawah sehingga Alleta mengikuti arah jari Archan.


" Archan aku .... "


" Aku tidak mau kakimu terinfeksi parah nanti. " ucap Archan menggendong Alleta ala bridal style.


" Turunkan aku, aku bisa jalan sendiri. "


" Ck ... kau berjalan pincang Alleta, masih berani kuat dihadapanku? " tanya Archan sedikit berteriak membuat Alleta terdiam dan membiarkan Archan menggendongnya.


Alleta sempat protes karena Archan memaksanya untuk pergi kerumah sakit padahal menurut Alleta kakinya bisa diobati tanpa harus bantuan oleh Dokter.


" Jangan berlebihan ini tidak harus dibawa kerumah sakit. " protes Alleta dalam mobil.


Archan tidak menghiraukan Alleta dan malah menyuruh supirnya untuk tetap jalan.


" Percuma bicara dengannya tidak akan membuat ku menang. " umpat Alleta dalam hati.


Ketika sampai dirumah sakit ... Archan membawa Alleta menuju ruangan khusus miliknya. Ruangan VVIP tempat Archan dirawat ketika sedang sakit. Ada banyak ruangan VIP maupun VVIP lainnya dirumah sakit LMC tapi ruangan VVIP milik Archan hanya ditempatkan dilantai paling atas yaitu lantai 12.


Kenapa ruangan VVIP ini hanya di khususkan untuk Archan? Itu karena Dokter Rayhan yang memintanya dan sebagai tanda terima kasihnya pada Archan yang sudah membantunya dalam menggapai impiannya.


Awal Pembangunan RS. LMC ▽


Rayhan Brain Braun dan Ricardo Asheafen adalah anak yatim piatu yang bertemu dengan Archan saat mereka berdua dikejar oleh anggota mafia dikanada.



Awalnya Archan hanya ingin membantu tapi Ray dan Rico meminta bantuan dengan Archan untuk mencarikan mereka perkerjaan, sehingga Archan mengiyakan keinginan mereka dan membawa mereka kemansionnya untuk dijadikan bodyguardnya.



Awal bulan Ray bekerja tepat pada tanggal 25 Ray meminta cuti sehari, dan Archan mengizinkannya tapi dibulan kedua dan ketiga Ray kembali meminta cuti ditanggal yang sama sehingga Archan dibuat penasaran olehnya. Archan mencari tahu kemana Ray pergi dan mencoba untuk mengikutinya, disebuah klinik Archan melihat Ray membeli beberapa obat dan membawanya ketempat terpencil. Awalnya Archan mengira Ray sedang sakit tapi tidak disangka Ray malah membantu anak kecil, remaja maupun para orang tua yang sedang sakit.


__ADS_1


Sampai diibulan ketujuh Archan bertanya kepada Ray kenapa dia melakukan semua itu dan apa alasannya. Ray memberi dua jawaban kepada Archan yaitu melakukan karena hobi dan membantu karena tidak tega melihat mereka yang sakit tanpa ada yang merawat mereka.



Dari sana Archan memberi kesempatan kepada Ray untuk melanjutkan pendidikannya, diumur yang masih 16 tahun Archan mendaftarkan Ray kuliah dan mengambil jurusan yang memang sudah menjadi bakatnya sejak lama. Ray menolak, alasannya umur yang tidak memadai tapi Archan mengatakan umur tidak lah tepat dijadikan alasan, jadi Ray melanjutkan pendidikannya tanpa berani menolak lagi.



Enam tahun berlalu Rumah Sakit Lorray Medical Center /MLC menjadi hadian yang dibangun oleh Archan untuk diberikan kepada Rayhan yang telah menyelesaikan pendidikannya sebagai Sarjana Kedokteran. Archan sudah menganggap Rayhan sebagai adik bungsu dari adiknya yang lain yaitu Rico dan Aldy. sehingga Archan mempunyai keinginan untuk mewujudkan impian Rayhan yang akan menjadi Dokter terbaik dan dipercaya banyak orang.



Ketika pembangunan rumah sakit LMC dulu Archan menamakan rumah sakitnya dengan Rayholt Braun Mendical Center /RBMC namun Rayhan tidak menerimanya karena ia tidak ingin hanya namanya yang dibuat untuk rumah sakit itu. Maka dari itu Rayhan menggabungkan nama Lorenzo dan dirinya menjadi RS. LMC.



Sebagai hadiah yang diberikan oleh Archan Rayhan juga memberikan ruangan VVIP untuk Archan, dengan senang hati Archan menerima pemberian Rayhan untuk ia tempati saat ia membutuhkan perawatan medis RS. LMC nantinya.


 


Didalam ruangan Alleta ditangani dengan baik oleh Dokter Rayhan.


" Ini membengkak karena terlalu banyak gerak, beberapa hari lagi bengkaknya akan mengempes kalo Nyonya tidak bekerja. " ucap Dokter Ray sambil tersenyum.


Alleta mendengus kesal, " Baiklah terima kasih. " ucap Alleta cuek.


" Ini kesempatanmu untuk merawatnya, Bos. " bisik Dokter Ray pada Archan.


" Pergilah ... aku bisa mengurusnya. " sahut Archan dingin.


" Baiklah Nyonya saya permisi. " pamit Ray cekikikan dan keluar dari ruangan itu.


" Eeem. " balas Alleta.


" Kau dengar apa yang dikatakan Ray tadi kan? " tanya Archan.


" Ini pasti rencanamu agar aku tidak pergi kekantor, iyakan? " tebak Alleta.

__ADS_1


" Lalu bagaimana denganmu. "


" Apa? " pekik Alleta.


" Kau sengaja memukul keningku agar wajahku menjadi lecet sehingga tidak akan ada wanita yang melirikku lagi selain dirimu, iyakan? " balas Archan menaik turunkan alisnya.


" Rumah sakit ini milik Dokter Rayhan? " tanya Alleta mengalihkan pembicaraan.


" Iya. " jawab Archan malas.


" Wow ... hebat dia bisa membangun rumah sakit ini dan bahkan dia sendiri yang menjadi Dokter terbaik disini. " kagum Alleta.


" Tahu apa dia tentang rumah sakit ini. " batin Archan jengkel.


" Cih .... "


" Ini adalah rumah sakit yang aku tunggu-tunggu untuk perawatan Ayah yang sering sakit-sakitan dulu. " ucap Alleta tanpa sadar menceritakan masa lalunya.


...


...


Mohon dukungannya semua.


Silahkan beri saran dan kritiknya biar Author Cici bisa koreksi ulang.


Happy Reading ........ o\(〃^▽^〃\)o


 


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2