
Dunia ini menyimpan banyak misteri yang tidak kita ketahui.
Apa kau percaya bahwa dunia sihir yang semuanya bisa terjadi, dunia itu benar-benar ada. Dunia yang tidak di ketahui manusia biasa.
Tempat para penyihir, peri, elf, dryad, vampir, werewolf, mermaid dan makhluk-makhluk lainya. Tempat dimana semua bisa terjadi
MAGICA WORLD
Memiliki berbagai macam tumbuhan, hewan makhluk-makhluk aneh.
Di dunia itu terdapat berbagai macam kerajaan dari semua ras dan klan. Berbagai macam academy sihir untuk mengembangkan bakat para makhluk di sana, academy berkualitas yang akan melahirkan orang-orang akan di kenang sejarah. Tak terkecuali Elementary Academy, Academy terbaik di Magica World. Yang terletak di antara kerajaan iki qılınc dan kerajaan Şirin qan.
Inilah kisahnya, kisah sang takdir yang mengendali takdir semua orang, seorang tuan putri dari kerajaan terhebat yang telah lama menghilang dari Magica World .
Pergi ke dunia manusia dan kini ia telah kembali kesini, ke world magica dan menjadi siswi di Elementary Academy.
'Akan aku selamatkan semua orang, akan aku musnahkan kejahatan karna aku adalah sang takdir, sang dewi takdir.'
Terlihat seorang pria dengan pakaian khas seorang raja dan anak laki-laki kecil dengan pakaian khas pangeran sedang berdiri di depan sebuah ruangan lebih tepatnya di depan sebuah pintu besar dengan ukiran yang di lapisi emas, mereka berdiri tegang menunggu sesuatu.
"Akh...." teriak rintih kesakitan seoramg wanita dari dalam ruangan.
"Ayah apa Bunda akan baik-baik saja?" tanya anak laki-laki kecil dengan pakaian khas pangeran tadi atau bisa kita bilang pangeran kecil.
"Bundamu akan baik-baik saja," jawab pria dengan pakaian khas seorang raja yang di panggil ayah oleh pangeran kecil tadi.
__ADS_1
"Bagaimana dengan adik kecilku nantinya?" tanya pangeran kecil lagi.
"Mereka akan baik-baik saja Luif. Kau sudah berulang kali menanyakan itu," jawab sang ayah dengan sabar.
Luif sang pangeran kecil hanya terdiam. Pangeran Luif Deria Knowledge itulah nama sang pangeran kecil, dia adalah putra pertama dari raja Deran Avrian Knowledge dan ratu Ariana Amaron Knowledge.
"Akh...," teriakan rintikan kesakitan dari dalam ruangan itu lagi. Tapi, bedanya kini teriakan itu disertai oleh tangis bayi.
"Oek...oak...," tangis seorang bayi dari dalam ruangan.
"Yang Mulia," ucap seseorang yang membuka pintu itu dari dalam ruangan dengan menunduk dan mempersihlakan raja Deran besertan pangeran Luif kecil untuk masuk.
"Yang Mulia Ratu melahirkan bayi perempuan yang sehat," ucap seorang wanita paru baya yang mengendong seorang bayi perempuan dan memberikannya pada raja Deran.
Raja Deran mengendong bayi tersebut dan mencium keningnya.
Bayi itu memiliki kulit yang putih dengan rambut bewarna coklat pekat yang jika dilihat dengan seksama ujung rambutnya memiliki warna nila dan mata bewarna nila yang indah, bayi perempuan itu sangatlah cantik.
"Yang Mulia...," lirih seorang wanita yang berbaring di sebuah kasur dengam lemah, karena telah berjuang selama beberapa jam.
Raja Deren mendekati wanita yang terbaring di kasur tersebut yang tidak lain adalah ratu Ariana yang baru saja melahirkan.
"Kau melahirkan putri yang sehat dan cantik sepertimu Ria," ucap raja Deran kepada ratunya sambil meletakan bayi perempuan itu disamping ratu Ariana. Ratu Ariana memeluk dan mencium kening putrinya itu.
"Apa yang dikatakan peramal Arthos tadi tentang putri kita?" tanya ratu Ariana.
"Seperti yang kau tau bahwa ketika Luif lahir peramal Arthos mengatakan bahwa Luif nantinya akan menjadi seorang raja yang hebat," ucap raja Deran dan mengelus rambut pangeran luif dengan lembut. Ratu Ariana mengangguk dan menatap pangeran Luif dengan lembut.
"Dan soal putri kita...,"ucap raja Deran yang sengaja di potong dan melihat wajah ratunya yang khawatir, penasaran, dan takut yang bercampur aduk.
__ADS_1
"Kita sangat beruntung," ucap Raja Deran dengan senyum diwajahnya. Ratu Ariana melihat raja Deran dengan bingung.
"Arthos mengatakan kalau kau sangatlah beruntung karena telah melahirkan seorang tuan putri yang hebat yang akan menjadi ratu dari kerajaan Kingston, sang dewi kembali menjadikan kita sebagai orang tuanya Ria, dia yang akan membebaskan World Magical dari kejahatan," ucap raja Deran.
Ratu Ariana menjadi senang akan apa yang dilkatakan raja Deran.
"Ayah, Bunda siapa nama adik kecilku ini?" tanya Luif kepada raja Deran dan ratu Ariana. Raja dan ratu hanya tersenyum mendengar pertanyaan putra pertamanya.
"Apa kau tidak sabar ingin bermain dengan adik kecilmu ini Luif?" tanya sang ratu lembut. Luif hanya mengangguk antusias.
"Hm...kau tau Luif adikmu ini memiliki mata bewarna nila dan rambut coklat pekat yang jika diperhatikan lagi ujungnya berwarna nila, aku memberinya nama Nila, apa ada tambahan darimu Ria?" tanya raja pada ratunya.
"Bagaimana jika ditambah kata 'ra' dibelakangnya jadi Nilara,aku ingin memanggilnya Ara,"ucap sang ratu.
"Ya, nama yang indah Nilara, apa ada nama tambahan darimu untuk adik kecilnu Luif?"
Tanya sang raja pada pangeran Luif kecil.
"Apa boleh aku menamainya?"tanya Luif kecil dengan wajah bebinar-binar.
"Tentu saja bukankah dia adikmu,"jawab sang raja.
"Adikku ini memiliki kulit yang sangat putih aku ingin memanggilnya dengan nama white," ujur Luif kecil.
"Jika digabungkan namanya akan menjadi sangat indah," ujur sang ratu.
"Tentu saja dan kerajaan İki qılınc sangatlah beruntung karena telah melahirkan seorang Tuan Putri yang akan menjadi Ratu terhebat sepanjang masa," ucap sang raja sambil mengendong putrinya.
"Bukankah begitu Tuan Putri Nilara White Deria Knowledge."
__ADS_1
BERSAMBUNG....