Di Khianati Di Istana Sendiri

Di Khianati Di Istana Sendiri
29 - Sudah Menikah


__ADS_3

Cafe Resto Bayu & Karina kini sudah buka, beberapa hari ini kedua nya di sibukkan dengan urusan Cafe, Sisi pun di titipkan di rumah bersama Kakek dan Nenek nya selama Bu Ningsih dan Pak Anwar ada disini.


Bu Ningsih yang tadi nya hanya ingin 1 Minggu saja pun tidak tega meninggalkan cepat-cepat Karina dengan Sisi, Hingga mereka memperpanjang hari mereka disini.


Dicafe.


"Bro."Beberapa teman bayu datang ke cafe milik Bayu untuk berkumpul, sangat ramai, hingga membuat setengah cafe di miliki teman-teman bayu.


Karina tidak tahu teman dari mana, tapi ia tetap melayani seperti pelanggan lain nya.


"Mbak nya cantik banget sih."Ucap Teman Bayu. Karina menatap Bayu yang juga melihat nya untuk melihat reaksi Karina.


"makasih."


"Boleh kali minta no WA nya Mbak."Ucap nya lagi, Karina hanya membalas dengan senyuman saja. menghiraukan ucapan mereka.


Setelah mencatat pesanan, Karina kembali kemeja nya, membantu pelayan yang lain menyiapkan minuman yang tidak sedikit.


"Cantik banget cewek itu Men, kenalin dong."Ucap salah 1 teman Bayu.


"Jangan ganggu dia, dia teman ku, partner bisnis ku."Ucap Bayu.


"partner Bisnis atau partner hidup nih."Ucap Teman teman mereka.


Bayu hanya tersenyum mengelengkan ucapan teman nya, lalu melirik ke arah Karina yang tampak semangat membantu karyawan yang lain membuat minuman.

__ADS_1


•••


Malam hari nya.


Karina yang baru saja selesai berberes akan menutup kedai nya. Ia mengunci cafe milik nya lalu akan berjalan pulang, Sebuah Mobil datang berhenti tepat di hadapan nya.


"Bayu."


"Aku kira kamu sudah pulang."Ucap Karina mendekati pintu mobil Bayu.


"Ayo masuk, Aku akan mengantar mu."Ucap Bayu.


Karina mengangguk lalu membuka pintu untuk masuk ke mobil dengan ragu. di dalam mobil begitu hening, tidak ada percakapan di antara mereka, Bayu pun tampak fokus menyetirkan mobil nya. Karina menoleh arah Bayu ragu-ragu.


Karina menelan Saliva nya, karena Bayu menyadari diri nya melihat pria itu, karena memang ada sesuatu yang ingin di tanyakan Karina ada bayu.


"Bayu, Apa kau sudah menikah?."Tanya Karina.


"Sudah." balas Bayu.


"Oh." Karina membulatkan bibirnya.


"Aku tidak tertarik pada mu, jadi jangan terlalu berharap."Ucap Bayu.


Karina menghela nafas berat dan memutar bola mata malas nya, ia tersenyum sedikit tertawa kala mendengar perkataan Bayu yang begitu pede nya.

__ADS_1


"Tolong lah jangan terlalu pede, aku takut kau malu, aku bertanya bukan karena aku berharap, aku hanya tak ingin ada kesalah pahaman kau mengantar ku pulang."Ucap Karina.


"Begitu kah?." Karina mengangguk mengiyakan.


"Jadi tolong jangan terlalu pede, itu tidak baik untuk kesehatan."Ucap Karina mengucapkan dengan malas.


Sosok Bayu kadang kala rasa nya sangat baik, tapi juga kadang menyebalkan.


"Kalau kau bukan bos ku, aku bahkan tak mau duduk 1 mobil disini dengan mu."Batin Karina.


"Sudah sampai."


"Terima kasih sudah mengantar ku, Lain kali kau tidak usah mengantar ku lagi, aku bisa pulang dengan Angkutan umum."Ucap Karina.


"Kamu tidak takut?."


"Tidak, lagian aku tak punya barang berharga, Aku pun lebih takut istri mu salah paham dari pada takut yang lain."Ucap Karina.


Bayu mengangguk mengiyakan. "Baiklah kalau itu mau mu."Balas Bayu lalu menjalan mobil nya meninggalkan rumah Karina.


•••


Bantu Like dan Vote nya ya teman-teman, karya ini sedang di ikuti lomba menulis, Mohon dukungan nya untuk tekan 👍 dan ❤️ nya ya.


Makasih semua nya 🙏

__ADS_1


__ADS_2