Di Khianati Di Istana Sendiri

Di Khianati Di Istana Sendiri
32 - Membahagiakan


__ADS_3

Bu Windi kini telah menemukan keberadaan Karina pun kini tengah berada di dalam mobil tidak jauh dari rumah Karina tinggali saat ini.


"Jadi ini rumah dia sekarang?." Tanya Bu Windi pada orang yang ia suruh.


"Iya Nyonya, kepemilikan rumah ini adalah milik pria bernama Bayu Nyonya, dia adalah Pemilik perusahaan Joylanda.


"Perusahaan Joylanda?." Bu Windi tersenyum sinis.


"Dasar wanita penggoda, setelah lepas dari Putra ku, dia mencari mangsa lain yang lebih kaya."Ucap Bu Windi sinis.


Bertepatan dengan Mobil Bayu yang sampai di depan rumah, Bu Windi melihat sendiri Bayu dan Karina keluar dari mobil yang sama.


"Itu dia orang nya Nyonya."


Bu Windi mengeluarkan ponsel nya dan mengfoto Bayu dan Karina yang tengah berdiri bicara di samping mobil.


"Makasih ya Bay, kau sudah mengantarku."Ucap Karina ragu-ragu.


"Iya, sama-sama."


"Kau ingin masuk?." Tanya Windi.


"Mama..., Om Bayu..." sisi kelaur dari rumah, berlari dia ke arah Karina dan Bayu.


Bayu melentatngkan tangan nya, menerima Sisi dan memeluk gadis kecil itu.

__ADS_1


"Kamu belum tidur?." Tanya Bayu. sisi mengelengkan kepala nya.


"Kamu harus tidur, besok mau sekolah."Kata Bayu lagi.


"Iya Om."balas nya dengan suara imut nya.


"Ok, aku pulang dulu."Ucap Bayu pamit pada Karina.


"Hati-hati di jalan."


"Bye Om Bayu." sisi melambaikan tangan nya. Bayu membalas nya sembari mengedipkan sebelah mata nya.


Perbincangan ketiga orang itu tentu saja menjadi perhatian Bu Windi pada saat itu.


"Dia memang wanita yang pintar, orang miskin selalu punya cara untuk kaya."Ucap Bu Windi menyindir keras.


"Apa yang akan anda lakukan berikutnya Nyonya?." Tanya Nya.


"Tidak ada untuk saat ini, tunggu waktu yang tepat saja, aku ingin ia benar-benar meninggalkan Arman dan tak sedikit pun kesempatan untuk kembali bersama." balas nya.


•••


Karina masuk ke dalam rumah bersama Sisi setelah Bayu meninggalkan halaman rumah dengan mobil.


Bu Ningsi menghampiri Karina. "sudah pulang Rin?."

__ADS_1


"Iya Bu."


"Rin, Besok Ibu rencana akan pulang sama Bapak, sudah terlalu lama meninggalkan rumah dan kebun kita."Ucap Bu Ningsih.


"Kamu gak apa-apa kan ibu tinggal sama Sisi?." Tanya Bu Ningsi.


"Gak apa-apa Bu, nanti Sisi bisa Karina bawa ke kedai, Ibu sama Bapak tenang saja."Balas Karina.


"Secepatnya ibu dan Bapak akan datang lagi."Kata Bu Ningsih lagi.


"Iya, Pokok nya gak usah buru-buru ya, Karina dan Sisi akan baik-baik saja."Ucap Karina.


Bu Ningsih tersenyum dan mengangguk.


Setelah pembicaraan singkat itu, Karina membawa Sisi untuk tidur di kamar, Ia pun berbaring di samping putri nya, menemani sisi hingga tidur.


saat menatap wajah damai putri nya, ia merasa sangat sedih, tanpa sadar air mata pun menetes keluar dari sudut mata nya.


"Mama akan berusaha bahagiakan kamu sayang, meski pun tanpa Papa disisi kita saat ini. kamu adalah kekuatan Mama." Batin Karina bicara di dalam hati nya.


•••


Bantu Like dan Vote nya ya teman-teman, karya ini sedang di ikuti lomba menulis, Mohon dukungan nya untuk tekan 👍 dan ❤️ nya ya.


Makasih semua nya 🙏

__ADS_1


__ADS_2