Di Khianati Di Istana Sendiri

Di Khianati Di Istana Sendiri
51 - Merindukanmu


__ADS_3

Malam itu.


Karina di temani kedua sahabat nya, Karena tahu kondisi Karina sedang tidak baik baik saja, Kedua wanita itu memutuskan untuk tinggal bersama sampai Bayu kembali, Karina merasa senang karena ia tidak kesepian karena keberadaan kedua nya.


Intan pun mengajak Selin menonton Drakor untuk menunggu jam kantuk mereka. di tengah asiknya mereka menonton, ponsel Karina berbunyi, Selin membantu nya meraih ponsel nya yang ia taruh di atas meja.


Selin tersenyum saat melihat siapa yang menghubungi sahabat nya, Dari raut wajah Selin, Karina pun sudah bisa menebak siapa yang menelepon nya.


"Suamiku."Ucap Selin. Karin tersenyum malu malu, begitu pun intan ikut tersenyum.


"Shutttt."Karina meminta kedua sahabat nya untuk diam saat ia mengangkat telefon.


"Speaker."Ucap Intan berbisik.


Meski enggan, tapi ia tetap melakukan nya karena kedua wanita itu terus mendesak nya.


"Hallo."


"Kamu sudah pulang dari kedai?." Tanya Bayu.


"Aku hari ini sedang tidak enak badan, jadi tidak ke cafe." Balas Karina.

__ADS_1


"Kamu sakit, kenapa tidak memberitahu ku?." Suara Bayi terdengar Seperti terkejut.


"Iya, tapi sudah mendingan. Em untuk apa kamu menghubungi ku?."tanya Karina sembari mata nya melihat kedua sahabat nya yang tampak mendekatkan telinga untuk mendengar.


"Tentu saja aku merindukan mu, kenapa begitu saja masih di tanya, Kamu pasti kelelahan bekerja makan nya kamu jadi sakit


"Ucap Bayu yang membuat Karina salah tingkah.


Intan dan Selin tertawa tanpa suara, menggoda Karina dengan menyenggolnya.


"Em,Ada apa dengan mu?." tanya Karina dengan suara yang terbata bata karena


"Kamu juga pasti merindukan ku kan." Ucap Bayu lagi. Karina semakin malu karena percakapan yang tidak biasa nya begitu intim terlontarkan dan di dengar kedua sahabat nya.


Karina lekas mematikan pengeras suara nya.


"Em, Apa kau sudah makan?." Karina mencoba untuk mengalihkan pembicaraan.


"Belum, Aku menunggu mu mengingatkan ku makan, tapi kau tidak menghubungi ku."Ucap Bayu.


"Jangan seperti itu, pergi lah makan, nanti kamu sakit."Balas Karina.

__ADS_1


"Kau sangat perhatian." Kata Bayu, Karina pun senyum senyum. kedua pipi nya sudah memerah karena malu.


Karina pun lalu batuk batuk. "Istirahat lah, Aku matikan dulu, besok aku sudah pulang." Ujar Bayu.


"Baik lah, Hati hati."Balas Karina.


"Bye."


"Bye."


"Astaga Kar, kau dan Bayu sangat membuat kita iri."Ucap Intan.


"Iya, Gak nyangka kalian ternyata udah saling merindukan, Bayu juga orang nya Cowok banget sih, perhatian banget, Pandai berkata kata manis." sambung Selin.


"Gak kok, biasa aja, kalian aja yang berlebihan, hubungan aku dan Bayu tidak seintim itu, Entah sedang kerasukan apa saja Bayu tladi."Balas Karina.


Bukan menyangkal apa yang di katakan kedua sahabat nya, tapi memang kenyataan ia dan bayu tidak sedekat itu, Bayu yang tiba tiba mengatakan ia merindukan nya membuat Karina sangat tidak menyangka, hati nya Senang, Malu bercampur menjadi satu.


"Cie. cie." ejekan Intan dan Selin membuat Karina malu dan menutup diri nya dengan selimut untuk tidur.


Intan dan Selin saling melihat dan senyum senyum. tentu hal ini membuat kedua nya ikut senang, karena mereka ingin Karina segera move on dari Pernikahan nya yang hancur karena orang ketiga. tentu harapan mereka Bayu bisa membahagiakan Karina dan Sisi.

__ADS_1


__ADS_2