Di Khianati Di Istana Sendiri

Di Khianati Di Istana Sendiri
60 - Keguguran


__ADS_3

"Aku tidak mau kamu kelelahan dan terjadi hal seperti ini, Kamu terus pulang malam membuat aku khawatir, Aku ingin kamu menjadi Istri di rumah dan mengurus rumah saja dan mengurus Anak kita, jangan buat aku takut lagi Karina."Ucap Bayu. Ucapan Bayu membuat Karina tersentuh.


"Iya Karina, Untuk apa kamu bekerja keras seperti itu, Suami mu bukan orang yang tidak mampu, Dia punya perusahaan besar, Cafe nya itu hanya hobi nya saja."Sambung Pak Yugo.


"Bayu punya perusahaan Om?." Tanya Selin lebih dulu, pertanyaan itu mewakilkan semua orang yang ingin tahu.


"Kalian gak tahu, Kamu gak kasih tahu mereka Bayu?." Tanya Pak Yugo kembali.


"Cafe Resto itu adalah mimpi Mama ku yang sebelum meninggal ia sudah membuka nya, dulu masih kecil dan sekarang sudah besar, dan Itu bukan hanya sekedar hobi saja, soal perusahaan, Aku memang belum sempat cerita, Karina juga tidak pernah bertanya."Ucap Bayu tersenyum.


Mendengar hal itu, Karina menjadi sangat tidak enak, Karena Ia sama sekali tidak berpikir untuk tahu dan bertanya tentang kehidupan apa yang Bayu jalani di luar sana. ia hanya terfokus pada urusan pribadi nya, urusan hati nya yang terluka karena penghianatan yang di lakukan Arman pada nya.


Di tengah pembicaraan mereka, Ponsel Bayu berdering, Bayu lalu mengangkatnya. Raut wajah seketika berubah setelah menerima telefon membuat Karina bertanya tanya.


"Ada apa?." tanya Karina.

__ADS_1


"Ada apa nak Bayu?." Tanya Bu ningsih.


"Yang mencelakai kamu adalah Olivia, dia sudah mengikuti mobil kamu sejak kamu keluar dari rumah, tapi sekarang dia mengalami kecelakaan saat akan melarikan diri keluar kota."Ucap Bayu.


"Terus?."


"Dia ada di rumah sakit yang sama dengan kita, dia juga mengalami keguguran."Ucap Bayu.


"Memang dasar itu perempuan, ga puas dia udah rebut Arman, Masih mau celakai Karina, Memang gak ada malu nya dia, memang bagus dia Terima karma nya."Ucap intan.


"Sus, Suami saya mana Sus?." Tanya Olivia pada Suster yang sedang menganti infus nya.


"Ada di luar Bu, tapi bapak tidak mau menemui Ibu, ibu nya Bapak juga sedang sakit di rawat di rumah sakit ini juga."Ucap Suster yang membuat Olivia terkejut.


"Apa, di rawat di ruangan apa Sus?."Tanya Olivia sangat terkejut.

__ADS_1


Suster pun memberitahu di kamar rawat di kamar Itu mawar.


"Saya boleh melihat nya sus?." Tanya Olivia.


Suster menatap Olivia. "Maaf Bu tidak bisa."Jawab Suster karena Olivia adalah tersangka yang sedang di jaga oleh Polisi.


•••


Saat menjelang tengah malam, Olivia yang tidak bisa tidur memikirkan tentang Bu Windi, Ia merasa kalau Bu Windi lah penyebab semua ini terjadi.


Diam diam ia membuka pintu dan melihat Polisi yang sedang minum kopi dan mengobrol, Olivia memanfaatkan kesempatan itu untuk melarikan diri. Perlahan pasti ia berjalan pergi meninggalkan kamar dengan mudah karena penjagaan yang sedang lengah.


Wanita itu tidak pergi untuk lari dari polisi, namun ia menuju ke kamar tempat Bu Windi di rawat. perlahan ia mengintip dan melihat hanya ada Nadia yang berjaga dan terlihat wanita itu sedang tertidur.


Olivia tersenyum licik.

__ADS_1


"Kamu penyebab aku seperti ini, Kalau kau tidak menghalangi jalan ku bersama putra mu, Aku tidak akan melakukan kejahatan seperti ini, Aku tidak akan pernah merasa kalau aku tidak pernah di anggap ada, apa masih pantas wanita seperti mu hidup di dunia ini, Aku tidak akan membiarkan mu hidup dengan tenang selama aku di penjara ."Batin Olivia.


__ADS_2