
Saat pulang, Karina pun membawa sisi pulang bersama Bayu, Sisi tidak ingin turun dari pelukan Bayu, membuat Karina tersenyum diam-diam melihat pemandangan di depan nya.
Saat sampai di rumah, Karina membawa sisi ke dalam kamar dan mengistirahatkan nya.
Karina menatap putri nya tanpa sadar Bayu ada di belakang nya, Hingga saat ia membalikan tubuh nya, Ia lansung menempel pada tubuh pria itu, Bayu pun dengan sigap memeluk Karina yang hampir jatuh karena menabrak nya.
Sejenak kedua mata itu saling menatap begitu lama, nafas Karina tiba-tiba saja begitu sesak. wajah nya mereka begitu dekat, ada dorongan untuk berciuman, namun Karina cepat menyadari kalau itu tidak boleh, dan mereka tidak boleh melakukan nya.
Tiba-tiba terdengar suara ribut di depan yang memanggil nama Karina untuk keluar, sangat ribut dan terdengar sangat ramai, suara panggilan yang seperti sedang marah membuat Karina dan Bayu saling melihat, Karina dan Bayu yang terkejut pun lekas saja keluar untuk mengecek keadaan.
Tampak di sana, Warga di komplek itu bersama ketua RT dan RW sedang berada di pagar rumah. Bayu dan Karina begitu terkejut karena mereka merasa tidak melakukan kesalahan apa pun.
"Ada apa ini?." Tanya Bayu.
"Maaf Bu Karina, Pak Bayu, Saya mendapat info dari warga kalau Bu Karina sering membawa laki-laki masuk ke dalam rumah setiap malam."Ucap Pak RT menuturkan maksud kedatangan mereka.
"Tidak, saya tidak melakukan itu."jawab Karina.
"Mana ada orang buat salah Mau ngaku, kamu kan janda, Kami ga mau sampai suami suami kami kamu goda juga, sudah, nikahkan saja pak RT."Seorang ibu-ibu dengan kasar mengatakan hal yang sangat melukai hati Karina yang mendengar nya hal itu.
"Iya betul pak."Saut yang lain setuju.
__ADS_1
"Tolong jaga bicara nya Bu." ucap Bayu yang juga tidak senang mendengar hal itu.
"Maaf Pak Bayu, kalau saya tahu, Ada hubungan apa anda dengan Bu Karina?." Tanya Pak RT lagi.
Bayu menatap Karina yang tampak ketakutan, kedua mata wanita sudah berkaca-kaca.
"Saya calon suami nya."Ucap Bayu. Karina terkejut kala mendengar hal itu.
Seketika ucapan Bayu membungkam Ibu ibu dan Bapak Bapak yang tadi nya mengamuk.
"Buktinya mana kalian akan menikah?." Ibu ibu tadi kembali memanas manasi keadaan.
"Minggu ini kami akan segera menikah, kami akan mengundang kalian semua."Ucap Bayu. Pak RT pun menganggukan kepala mengerti.
"Maaf Pak Bayu sebelum nya sudah menganggu."Ucap Pak RT.
"Tidak masalah."Balas Bayu.
"Kalau begitu kami permisi dulu."
Ketika semua orang sudah bubar, Karina menatap Bayu dengan kesal.
__ADS_1
"Kenapa kamu lakukan ini Bayu, Aku tidak pernah setuju dengan perkataan mu itu, Kau membuat situasi semakin rumit."Ucap Karina berjalan masuk meninggalkan Karina dengan penuh kecewa.
"Karina, Tapi kamu bisa melihat betapa marah nya mereka."
"Aku tak perduli bay, Kalau pun aku harus di usir, aku akan pergi dari sini." Ucap Karina.
"Mereka tidak akan mengusir mu, tapi akan menikahkan kita secara paksa."Ucap Bayu.
Karina terdiam, lalu ia menangis. Bayu memeluk Karina dengan lembut untuk menenangkan nya.
Karina menangis karena ia akan menikah dengan Bayu, itu arti nya ia akan menyakiti hati wanita lain.
"Istirahatlah, Besok kita bicara lagi."Ucap Bayu. Karina tidak menjawab nya. ia hanya menutup pintu kala pria itu keluar dari rumah.
Sementara disisi lain, Bu Windi melihat semua yang terjadi, wanita yang tadi menjadi provokator warga pun menghampiri nya.
"Sudah beres Nyonya."
"Kerja bagus."Bu Windi memberikan nya sejumlah uang. wanita itu pun dengan senang mencium yang itu.
"Jika membutuhkan saya lagi, hubungi saja saya Nyonya." Ucap wanita itu. Bu Windi mengangguk.
__ADS_1
Bu Windi tersenyum kala ia berhasil membuat Bayu dan Karina akan menikah, dengan begitu, memupuskan harapan putra nya untuk kembali dengan Karina.