Di Khianati Di Istana Sendiri

Di Khianati Di Istana Sendiri
61 - Insiden


__ADS_3

Setelah mengetahui tentang pernikahan putra nya dengan wanita itu, membuat Bu Windi terus kepikiran dan akhir nya membuat Ia terkena Stroke seperti ini, Dan Olivia masih belum mengetahui penyakit apa yang di alami mertua yang sangat jahat baginya itu. yang


"Kamu penyebab aku seperti ini, Kalau kau tidak menghalangi jalan ku bersama putra mu, Aku tidak akan melakukan kejahatan seperti ini, Aku tidak akan pernah merasa kalau aku tidak pernah di anggap ada, apa masih pantas wanita seperti mu hidup di dunia ini, Aku tidak akan membiarkan mu hidup dengan tenang selama aku di penjara ."Batin Olivia.


Ia masuk dan mendekati Bu Windi. mengambil perlahan bantal yang ada di kepala wanita tua itu, hal itu juga yang membangunkan Bu Windi. kedua mata nya membulat saat melihat Wanita jahat ada di depan nya, Ia melihat putri nya yang masih tertidur, tapi ia tidak bisa melakukan apa pun. ia hanya bisa diam dengan ketakutan.


Olivia terkejut saat Bu Windi terbangun karena akan menggagalkan rencana nya lagi, tapi Melihat Bu Windi tidak bereaksi apa pun selain kedua mata nya yang menunjukan ketakutan. membuat Olivia merasa kegirangan.


"Takut ya?."Tanya Olivia berbisik di telinga wanita itu.


Air mata Bu Windi sampai menetes saat melihat Olivia yang seperti nya berniat jahat untuk nya.

__ADS_1


"Gak apa apa, Aku gak akan nyakitin mama mertua, Aku kan sayang Mama, Justru aku mau bantu Mama biar mama sembuh, gak sakit lagi kayak gini, Biar Mama ikut anak aku yang sudah pergi lebih dulu ke surga." ucap nya lagi.


Dengan senyuman yang menakutkan. Olivia mengangkat bantal nya lalu mengarahkan ke wajah Bu Windi, Bu Windi mencoba untuk menggerakkan tangan nya yang sebelah, namun masih sangat lemas untuk melakukan nya.


Olivia dengan perasaan yang geram, apa lagi saat ia memikirkan sudah kehilangan semua nya, Ia pun menekan wajah Bu Windi dengan bantal, dengan sekuat tenaga ia melakukan nya, Gerakan tempat tidur membuat Nadia terbangun dan terkejut dengan apa yang ia lihat.


"Apa yang kau lakukan."Nadia mencoba untuk mendorong Olivia, Namun Olivia semakin kuat menekan dan enggan untuk melepaskan, Kemarahan Olivia membuat Nadia tidak kuat menyingkirkan nya. tujuan wanita ini hanya lah satu, yaitu menyingkirkan Bu Windi.


Nadia melihat pot bunga dan mengambil nya, dengan panik ia memukul kepala Olivia hingga Wanita itu pingsan dan tidak sadarkan diri.


Nadia segera menghampiri ibu nya, Bu Windi tampak sudah tidak sadar, Nadia segera meminta pertolongan, namun saat Di periksa Oleh Dokter, Dokter memberikan Kabar yang sangat menyedihkan, dimana Bu Windi sudah meninggal dunia karena sulit mendapatkan oksigen saat Olivia menekan nya.

__ADS_1


sementara Olivia di bawa ke kantor Polisi, wanita itu berjalan tanpa Ekspresi, ia tahu ini semua pasti akan terjadi pada nya, Namun di dalam hati nya ada senyuman puas karena Sudah membalas Bu Windi.


Bahkan saat ia sudah berada di mobil Polisi, Ia masih tersenyum sangat lebar pada Arman dan Nadia, senyuman yang sangat kripi dan mengerikan.


•••


Kabar insiden itu pun sampai di telinga Bayu dan Karina, Membuat Karina merasa Olivia sangatlah mengerikan, dan Meski Bu Windi pernah bersalah dengan wanita tua itu, Tapi Ia sangat sedih saat mendengar kabar kalau Mertua nya harus meninggal dengan keadaan seperti itu.


"aku Bersyukur kamu tidak apa-apa."Ucap Bayu mensyukuri kejadian yang menimpa Bu Windi tidak sampai merenggut nyawa wanita yang ia cintai.


Karina menatap Bayu dan tersenyum tipis, Ia sangat bahagia memiliki Bayu yang sangat peduli pada nya, entah lah hari bahagia ini akan berakhir atau akan selama nya, Tapi Karina merasa sangat bahagia karena nya.

__ADS_1


bahkan tak sehari pun Bayu meninggalkan nya di rumah sakit ini, Membuat Karina merasa ia sangat di perhatikan.


__ADS_2