
Setelah seminggu lebih di rawat di rumah sakit, Kondisi Karina pun sudah semakin baik.
Pagi Itu, Karina pun akhir nya di perbolehkan pulang dan ini kabar yang sangat menyenangkan Bagi Sisi yang hanya bisa menunggu di rumah bersama Nenek nya.
Untuk pulang, ia masih harus menunggu surat surat yang sedang di urus Oleh Bayu. Karina pun di kamar di temani Pak Yugo.
"Pa, Aku minta maaf harus buat Papa capek temani aku disini."Ucap Karina dengan sopan nya, Karena Tidak lepas Perhatian sang mertua pada nya.
"Untuk apa minta maaf, kamu kan sekarang anak Papa juga, Lagian Papa di rumah gak ngapa ngapain, Papa senang bisa bersama sama kalian." Ucap Pak Yugo.
"Makasih Pa."Ucap Karina merasa terharu. Ia tahu Kepedulian sebagai Orang tua sangat lah tinggi di diri pak Yugo.
Di tengah pembicaraan mereka, Bayu pun datang dengan senyuman yang setiap hari selalu Karina lihat. "Ayo jalan!." Ajak Bayu.
"Sudah?." Tanya Karina lagi memastikan.
"Sudah sayang."Balas Bayu dengan panggilan sayang yang membuat Karina tersenyum malu.
Tiba tiba Ponsel Karina berdering. ia pun melihat panggilan video dari Sahabat nya.
"Iya, ada apa?." Karina tersenyum melihat kedua sahabat nya sedang bersama.
"Bayu bilang kamu akan pulang, Nanti kita ketemuan di rumah aja ya?." Ucap Intan.
"Jadi kalian ga jemput aku?."
"Kalau kau mau, kita akan kesana sekarang."Saut Selin.
"Ha ha Tidak usah, Di rumah saja, aku hanya becanda, aku dan Bayu akan segera pulang."Karina mengarahkan ponsel nya pada Bayu, Bayu melambaikan tangan pada kedua nya.
"Hi Bay."
"Hi."
__ADS_1
"Ya Udah, hati hati Karina, Sampai ketemu lagi."Ucap Intan.
"Iya Bye..."
Setelah sambungan telefon berakhir, Karina melihat Bayu dan tersenyum.
•••
Setelah siap, Mereka pun pulang mengunakan 2 mobil, Pak Yugo dengan mobil nya sendiri, sementara Karina bersama dengan Bayu.
Di Perjalanan menuju pulang, Karina terus melihat keluar kota, Seminggu lebih di rumah sakit, ia merasa sangat merindukan suasana luar. Bayu yang menyetir diam diam tersenyum dan melihat sang Istri yang tampak Antusias.
"Kamu terlihat sangat senang?." Tanya Bayu.
"Tentu saja, Aku rindu rumah, aku rindu melihat dunia, Kalau di rumah sakit aku hanya bisa duduk dan berbaring saja. itu membosankan." Tutur Karina.
"Kamu tidak merindukan ku?." Tanya Bayu.
Karina menatap Bayu, kedua pipi nya memerah karena malu.
"Aku tidak butuh terima kasih."Balas Bayu. Karina mengerutkan kening nya.
Bayu lalu menunjuk ke Arah Pipi nya. "Aku hanya butuh kecupan saja."Balas Bayu.
Karina tertawa malu dan mencubit pinggang Bayu yang menggoda nya. Bayu pun ikut tertawa setelah itu. Namun tiba tiba hal yang tidak di duga di lakukan Karina membuat Bayu terdiam.
Muach
Karina memberi 1 kecupan manis di Di pipi Bayu membuat Bayu kegirangan di dalam hati nya, namun Tubuh nya membeku bak patung.
•••
Saat sampai.
__ADS_1
Semua keluarga dan teman sudah berkumpul di dalam rumah menyambut kepulangan Karina. Pesta kecil-kecilan pun di buat untuk Mensyukuri kepulangan Karina yang sudah sehat.
Karina sangat terharu dan menitikkan air mata nya.
"Selamat datang kembali Rin." Ucap Intan Dan Selin memeluk Sahabat mereka itu. Karina pun membalas dengan senang hati.
Di tengah kebahagiaan mereka ,tiba tiba Arman dan Nadia datang, membuat semua mata tertuju pada Mereka. .
"Tante." Sisi berlari mengejar Tante nya. Nadia pun tersenyum dan Mengendong Sisi.
"Kalian datang, ayo masuk."Ajak Karina.
Nadia dan Arman pun duduk bergabung dengan mereka.
"Kak, Maaf ya, aku gak sempat jenguk kak Karina, karena Mama kan Baru meninggal beberapa hari yang lalu, Aku senang kakak sekarang udah sehat, Maafin Mama ya Kak, karena selama ini Mama udah jahat sama Kakak."Ucap Nadia, kedua mata nya tampak Sayu.
"Tidak apa-apa, jangan di pikirkan lagi, semua sudah berlalu, Aku juga sudah memaafkan Mama."Balas Nadia.
"Aku juga minta maaf Karina, Dan terima kasih masih memberikan ku bertemu dengan Sisi."Ucap Arman. Karina mengangguk dan tersenyum.
"Sudah lah, Suasana jangan di buat tegang, kita harus saling memaafkan, yang berlalu biarlah berlalu."Kata Pak Yugo. semua pun tersenyum.
Bayu yang duduk di samping Karina memegangi tangan wanita itu, Karina pun hanya diam dan diam diam tersenyum kecil.
-Selesai-
Maacih sudah Mampir ke Karya aku dan setia sampai bab terakhir.
Lusa Author akan up Bonus bab nya ya. tunggui aja.
Mampir ke karya baru aku ya
Judulnya : Tersakitinya Wanita Gendut
__ADS_1
Sarangbeo ❤️