Di Khianati Di Istana Sendiri

Di Khianati Di Istana Sendiri
53 - Karina Kritis


__ADS_3

"Karina, Kamu masih bisa mendengar ku, Karina." Panggil Bayu. namun Karina sudah tidak sadarkan diri di kursi pengemudinya.


Sementara Olivia menghentikan mobilnya, Dengan perasaan syok, Perasaan takut itu mendadak muncul setelah ia melakukan nya. Setelah ia sadar kembali kalau ia harus segera meninggalkan tempat itu, sebelum ada orang lain yang melihat nya, Olivia pun segera menjalankan kembali mobil nya, meninggalkan Karina yang ia tidak tahu seperti apa kondisi wanita itu.


Bayu mengendarai kemana jalan yang terakhir di beritahu Karina sebelum nya, Di jalan, Ia pun sudah menghubungi Polisi karena firasat nya mengatakan kalau Sesuatu sudah terjadi. apa lagi saat mendengar suara benturan keras.


Dengan perasaan takut dan Khawatir Bayu pergi mencari Karina. mata nya terus fokus pada jalan agar ia bisa melihat mana mobil istri nya itu. Hingga Mobil Bayu berhenti saat ia melihat begitu banyak orang yang mengerumuni sesuatu.


Bayu dengan cepat keluar untuk memeriksa. saat ia melihat kalau itu benar mobil milik Karina, Bayu Lansung melihat kondisi Istri nya yang masih di dalam mobil dengan kondisi tidak sadar. Dengan bantuan Orang orang, Bayu memecahkan Mobil Kaca Karina dan membawa wanita itu keluar dari mobil.


Dengan sangat cepat, Karina pun seger di bawah ke rumah sakit oleh Bayu dan di periksa oleh Dokter. Kedua sahabat nya pun segera ke rumah sakit saat mendengar kabar Karina kecelakaan.


"Bay, Gimana keadaan Karina?." Tanya Intan.

__ADS_1


"Masih di periksa oleh Dokter."Balas Bayu.


Suasana begitu tegang saat menunggu dokter keluar dari ruangan pemeriksaan.


Saat dokter keluar, Bayu dan Kedua sahabat Karina segera menghampiri dan bertanya kondisi Karina.


Dokter mengatakan kalau Kondisi Karina saat ini sedang Kritis karena benturan keras di kepala nya, penyataan dokter yang membuat semua tertunduk sedih.


Mereka lalu masuk ke dalam dan melihat Karina yang tidak sadar. Intan dan Selin menangis melihat kondisi Karina.


"Maksud mu, Karina seperti ini karena seseorang ingin mencelakainya?." Tanya Intan.


"Seperti nya seperti itu." Balas Bayu.

__ADS_1


"Betul juga sih, Kemarin Karina juga kecelakaan kan, sekarang di kecelakaan lagi, Gak beres sih ini." saut Selin.


"Kemarin?." Bayu tampak bingung saat mendengar nya, Karena Karina tidak memberitahu nya soal ini.


Selin dan Intan saling melihat. "Sebenarnya, di hari kamu berangkat, Karina kecelakaan dengan Sisi, Karina luka di kepala, Syukur Sisi baik baik saja, Tapi dia tidak mau memberitahu mu, dia tidak ingin membuat mu pulang lebih awal. jadi kami menemani nya sampai tadi malam Bay."Tutur Intan.


Bayu mendengar hal itu, Ia pun menghela nafas berat. " Berarti dugaan ku benar."


"Karina itu baik Bay, gak mungkin dia ada masalah dengan orang, Setahuku dia bermasalah hanya dengan Arman sebelum nya, tapi Arman tidak mungkin melakukan itu. atau mungkin ibu nya." Tutur Intan.


Kita tunggu saja, Polisi sedang menyelidiki nya, Aku tidak akan melepaskan siapa pun yang mencoba melukai Karina dan Sisi."Ucap Bayu penuh kemarahan.


"Selin, Intan, Aku akan menjemput sisi dulu, Aku titip Karina."Kata Bayu.

__ADS_1


"Iya Bay, tenang saja."Balas Intan dan Selin.


Bayu melihat Karina dengan tatapan sendu, melihat wanita yang ia cintai dengan kondisi seperti sekarang, Bayu merasa sangat patah hati, Ia lalu berjalan meninggalkan ruangan itu.


__ADS_2