Dinara The Arrogant Girl

Dinara The Arrogant Girl
12


__ADS_3

โ˜•selamat membaca


...----------------...


Di ruangan kelas 12B sekarang Dewa berada . kebetulan kelas sedang kosong di jam pertama . karna guru tidak masuk hari ini. mereka hanya di beri catatan tugas . otak Dewa saat ini di penuhi dengan pertanyaan tentang gadis yang di temuinya kemarin di taman .


Dia hanya duduk melamun sambil menggigit ujung pulpen yang di pegangnya. sesekali Dewa mengulas senyuman . Dimas sahabatnya di kelas heran dengan kelakuan Dewa.


Dimas yang penasaran pindah duduk di depan Dewa. menghadap ke arahnya .tapi Dewa masih tak bergeming dari posisinya .


" Wa ! ... lu kanapa ? " mendadakan tangan di depan muka Dewa.


" Ni anak kesambet apa ya . Gak masuk seminggu jadi agak gila kayaknya." gumamnya melihat Dewa yang tak merespon .


Dimas berdiri membungkukan kepalanya ke arah telinga Dewa.


"Dewa !!!!!" teriaknya .


Seketika Dewa tersentak kaget . satu tangannya menggosok telinganya . kendang telinganya serasa mau pecah akibat teriakan sahabatnya .


" Bangkeee lu... ! bisa gak sih gak usah pake teriak teriak depan telinga gua !?"


" Yah ... ni anak . dari tadi lu gua panggil pelan gak nyadar. malah senyam senyum kaya orang lagi kesambet tau gak lu!" Dimas kembali duduk kembali.


" bayangin apaan si lu! ampe kayak itu? jangan bilang otak lu lagi mikirin cewek " imbuhnya .


" Bukan urusan lu " Dewa berdiri melangkah pergi meninggalkan kelas .


" eh mau kmana lu Wa?..... Dewa. !"


Dewa tak menggubris .Dia melangkah keluar kelas .

__ADS_1


...----------------...


Sedangkan dalam kelas 12A. Gavin melamun membayangkan gadis yang duduk di belakangnya .pandanganya mengarah ke arah guru yang sedang menjelaskan pelajaran.tpi pikiran Gavin tidak pada pusat pandangan ya .


" Dinara Arleta ! gadis yang unik .Aku semakin penasaran denganmu . aku jadi ingin mengenalmu lebih dalam lagi . "


Begitu sepintas apa yang di pikirkan Gavin . pikiranya di penuhi dengan Gadis cantik yang bernama Dinar.sesekali dia tersenyum dalam lamunanya .


" Nah ! begitu penjelasanya .." Dina guru mata pelajaran matematika selesai menjelaskan .


" sekarang jawab soal yang ada di papan tulis ! ada yang bisa jawab?" Tanya sang guru. pandanganya menyapu seluruh murid di kelasnya .


Saat itu pandangan sang Guru menangkap Gavin yang sedang melamun di bangkunya.


"Gavin . silahkan maju .. kerjakan soal yang ada di depan " perintah Dina , namun Gavin masih asik dengan pikiranya sendiri .


" Gavin ...!" panggilnya sekali lagi .tapi muridnya itu masih tak bergeming .


Sampai ahirnya Sang guru geleng geleng kepala. mberjalan ke arah di mana Gavin duduk.


"Nah .. kan ! mampus lu Vin !" gumam Leo menundukan kepalanya dan menggaruk tengkuknya yang sebenarnya tidak gatal.


"Aduhh Vin ! bego banget sih loe" gumam Awan pelan yang pura pura melihat buku


" ehmm .. ehmm" Guru berdehem tapi Gavin masih tak menyadari sang guru ada di sebelahnya .


Dia membungkuk mengarah ke telinga Gavin .


"GAVIN ANGGARA!!!!" teriaknya tepat depan telinga Laki laki tampan itu


Gavin tersentak kaget dengan teriakan di telinganya . namun iya tak sadar jika gurunya yang berteriak.Dia langsung berdiri menggosok telinganya yang sakit sambil ngedumel gak jelas .

__ADS_1


" Aghh!!! Bisa gak gak usah teriak teriak ! lu pikir gua budek apa .. Dasarr..._ _ " umpatanya menggantung saat Gavin menoleh ke arah Dina


" Aaa..._. Bu Dina.." Gavin Salah tingkah " Aduuu...hhh!" gumamnya .


" Dasar apa ,Gavin Anggara..?" tanya Dina melipat kedua tanganya di dada .


"ahh .. itu buk .. anu emm itu ...anu" Gavin bingung mau jawab apa menggaruk garuk tengkuknya .


Dinar menahan tawanya melihat tingkah Gavin yang gelagapan .


" apa .. anu anu! sekarang kamu berdiri di lapangan sampai jam pelajaran ibu selesai " perintah Dina sambil menunjuk ke arah pintu keluar.


" Mampus lu !" gumam Leo pelan saat Gavin menatapnya.sedangkan Awan hanya menutup mulutnya dengan tangan untuk menahan tawa.


Ahirnya Gavin keluar dari kelas dengan perasaan jengkel pada Leo dan Awan .karna merasa tidak ada yang memberi taunya tadi . hingga dia harus di hukum .


"awas kalian ya ! lihat saja nanti " batin Gavin


"Dinar ! maju kedepan , kerjakan soal di papan " perintah Dina yang melihat anak pemilik yayasan mentertawakan kelakuan Gavin .


Dinar ahirnya maju dan mengerjakan soal tersebut. setelah selesai Dina menyuruhnya duduk kembali. Dinar mengerjakan Soal dengan sempurna .karna memang dasarnya otaknya udah Jenius.


Sampai ahirnya jam pelajaran selesai saat bel tanda istirahat berbunyi .dan semua siswa keluar kelas .


...----------------...


...----------------...


jangan lupa like . dan tinggalkan jejakmu kawan ๐Ÿ˜‰


๐Ÿ‘๐Ÿ‘

__ADS_1


__ADS_2