Dinara The Arrogant Girl

Dinara The Arrogant Girl
55


__ADS_3

selamat membaca 💐


...****************...


Di mansion keluarga Anggara Leo dan Awan sudah menunggu sahabatnya di kamar . karna memang mereka sudah di anggap keluarga mengingat lamanya mereka bersahabat .jadi mereka sudah terbiasa keluar masuk mension keluarga Gavin.


Gavin yang baru saja sampai langsung masuk kedalam mension . terlihat Grisel dan robi duduk di sofa . Gavin langsung menghampiri untuk menyalami kedua orang tuanya .


" Ma ,Pa " Gavin menyalami bergantian , Robi dan Grisel membalas dengan senyuman


" Rehan mana? " tanya Gavin karna tak melihat kakaknya


" Kakakmu sedang mengurus beberapa urusan Di Hotel " Jawab Robi sementara gavin hanya mengangguk .lalu berjalan menaiki anak tangga menuju kamarnya


" o iya Vin . itu ada Leo sama Awan datang mencarimu " ucap Grisel Gavin langsung menoleh


" Leo sama Awan kesini !" Grisel mengangguk " lalu di mana mereka Ma ?"


" Di kamar . mereka sudah menunggumu dari satu jam yang lalu " jelas Grisel


mendengar penjelasan Mamanya Gavin menggerutu dalam hatinya .buru buru dia menuju kamarnaya.


" dasar manusia gak ada ahlak , awas saja kalo sampe persediann makanan dan minuman gue habis .gue masukin kalian ke kandang singa biar sekalian di makan beruang!"


Melihat dua sahabatnya sedang asik main Game dan mengacak acak kamarnya ,gavin menghela napas panjang .


" Dasar anak berudu ! " umpat Gavin .


Leo dan Awan yang tak menyadari yang punya kamar datang ,Dia buru buru menghampiri dua sahabatnya . langsung dia menarik telinga dua orang yang sedang asik main game di kamarnya .


" Bagusss ! seru ya main game nya .seenaknya kamar orang di acak acak "


" aduh ddu du.. " yang punya yelinga meringis kesakitan .


" lo kira ini kamar nenek moyang lo ."Gavin melepaskan jeweranya .


sedangkan Leo dan Awan mengusap telinganya yang merah akibat jeweran Gavin

__ADS_1


" lo kira kira kek kalo narik , hampir putus kuping gue " ucap Awan masih mengusap telinganya .


" lo kira Kuping gue karet main tarik tarik " Leo tak mau kalah


sedang Gavin hanya geleng geleng melihat kedua sahabatnya .sambil bertolak pinggang .


" Dasar anak kodok lu berdua . malah enak enakkan makan main game , habis stok makanan ma minuman gue sama lo berdua "


" ya elah timbang gini doang marah marah , tar tinggal beli lagi ngapa , lagian lo darimana sih lama amat . kita hampir dua jam nungguin lo . boring tau gak lo" protes Awan .


" boring dari mana lo ,modelan kaya gini boring " Awan hanya nyengir kuda


" lagian lo ngapain ke sini ?" tanya Gavin merebut makanan ringan di tangan Awan dan memakanya .


" kita mau ajak lo ke mall nyari hadiah buat Dinara tar malem ! " jelas Leo


" jangan bilang lo lupa " sambung Awan mendekatkan wajahnya pada Gavin


" Gue udah bilang berkali kali ,gue gak napsu ama lo !" Gavin mendorong wajah Awan dengan telapak tangannya


Gavin berdiri melangkah pergi meninggalkan mereka berdua .


" mau ke negri KONOHA " jawab Gavin yang berjalan menuju kamar mandi . " jangan lupa lo bersihin kamar gua !" teriaknya


mendengar jawaban sahabatnya . Awan melempar kaleng soda ke arah Gavin .


beberapa saat kemudian Gavin sudah rapi dengan pakaian casualnya .sedangakan dua sahabatnya masih asik main game .Gavin langsung keluar kamar sambil berteriak pada mereka .


" sepuluh menit gak turun gue tinggal kalian berdua !" teriaknya


sedangkan kedua sahabatnya kaget tiba tiba Gavin sudah rapi keluar dari kamar .


" yahh mendung kita di tinggalin " Leo buru buru berdiri mengejar gavin . Awan engikuti di belakang .


" tungguin ngab "


mereka bertiga berjalan menuruni anak tangga . dengan sejuta kekonyolan mereka .

__ADS_1


" kita pergi naik mobil lo ya " pinta Awan .karna mereka ke mension menggunakan motor kesayangan mereka .


" Iya ngab , kalo pake motor nanas yang ada bisa berkurang kadar kegantengan gue yang kaya pangeran ini " sambung Leo menyilakkan rambutnya kebelakang.


" pd amat lo Sincan !" celetuk awan .


" gak ada !" jawab Gavin singkat


" la terus naek apa an " tanya Awan


Gavin dengan semangat menjawab pertanyaan Awan .


"BALON UDARA " jawab gavin memperagakan bentuk balon dengan tangannya .


tak lupa Gavin pamit pada Papa Mamanya .


" Pa ,Ma kita keluar dulu ya " Gavin menyalami mereka di ikuti dua sahabat tengilnya di belakang .


" Papa ,Mama " Leo dan Awan bergantian. Robi Dan Grisel membalas dengan senyuman


" la.! sejak kapan Bokap,Nyokap gue jadi Emak Bapak lo berdua " protes Gavin yang tak terima .


" La ..! suka suka kita , mereka aja gak papa " Awan menjulurkan lidah ke arah Gavin . Robi dan Grisel hanya bisa geleng kepala


merekabertiga berjalan keluar dari mension layaknya tiga orang bersaudara .


" Hati Hati di jalan " ucap Grisel


" Iya Ma " sahut Gavin


" Siap tante " sambung mereka berdua sambil mengacungkan jempol .


melihat kelakuan mereka Grisel hanya tertawa..


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2