
...----------------...
...----------------...
...----------------...
....
Dinar yang merasa risih karna terus di pandangi oleh Gavin . memalingkan pandanganya ke arah lain .
" segitu terpesonanya lo sama gue sampe nggak kedip ?" celetuk Dinar .
"Lo belom jawab pertanyaan gue . kenapa lo gak mau semua orang tau identitas lo ?" ucap Gavin masih dengan posisinya .
Dinar menghela nafas .
" apa buat lo segitu pentingnya alasan gue ?" jawab Dinar tanpa menoleh kearah cowok di sampingnya .
" iya "Gavin menjawab singkat .
. dia begitu penasaran alasan mengapa Dinara menyembunyikan identitasnya dari public.
"hahhhh" Dinar menghela nafas
" gue nggak mau semua orang tau kalo gue pewaris tunggal DARMAWANGSA GRUP . gue juga nggak mau ngandelin kekuasaan bokab gue . itu sebabnya gue nggak mau identitas gue di expose ke public ". jelas
Dinar.
Gavin masih setia mendengarkan penuturan Dinara.
" makanya gue memilih sekolah di America dan tinggal di sana bareng Oma gue . sampai akhirnya gue harus pulang ke sini karna Mama yang minta .mereka nggak mau gue tinggal sendiri sama pengasuh .karna oma gue udah nggak ada ". ucap Dinar dengan tatapan yang sendu .
__ADS_1
" bukanya lo harusnya seneng karna terlahir dari keluarga sehebat DARMAWANGSA GRUP ? banyak orang yang ingin berada di posisi lo " Ucap Gavin
" ya mereka nggak ngerasain aja jadi gue . apapun yang gue inginkan .pasti gue dapetin . kecuali satu hal ,kasih sayang Mama dan Papa.mereka selalu sibuk dengan urusan bisnis .jarang di rumah sampai gak punya waktu buat gue saat gue butuh mereka " Ucap Dinar yang matanya mulai berkaca kaca.
Gavin yang melihat kesedihan Dinar mengambil sapu tangan dari kantong celananya .
" pakai ini " menyodorkan sapu tanganya pada Dinar.
" makasih "Dinara menerimanya dengan senyuman yang manis . senyuman yang belum pernah Gavin lihat sebelumnya .
" bisa juga orang kayak lo bilang makasih " sindir Gavin.
mendengar itu Dinar seketika menoleh menatap sinis ke arah Gavin
" gue tarik ucapan gue " ketus Dinar
"ternyata di balik sikap aroganya tersimpan sisi lembut seorang Dinara . gadis yang menginginkan kasih sayang seutuhnya dari orangtuanya . andai kau tau aku juga sama sepertimu " batin Gavin
Tak berselang lama kedua kunyuk sahabat Gavin tiba di danau dengan sekantong plastik cemilan dan beberapa minuman dingin yg mereka beli.
Awan yang melihat sahabatnya duduk di tepian danau dengan seorang gadis cantik duduk di hadapanya ,langsung memukul bahu Awan .
" Aduh .. aduhh.... eh macan,coba liat no " Awan menunjuk ke arah mereka berdua .
dengan cepat mereka berdua melangkah maju menghampiri Gavin dan Dinar.
" oh... pantesan lu cabut dari sekolah ,di tanya kagak nyaut . ternyata berdua duan di sini " ketus Leo sambil melipat kedua tanganya .
mendengar suara sahabatnya Gavin dan Dinar seketika menoleh ke arah suara .
"aduhh bidadarinya abang ,kalo mau cabut ajak kita napa . iya nggak Can " celetuk Awan menyenggol Leo .
__ADS_1
" lagian lu berdua napa si ,berdua duan di sini ? tar ada setan lewat baru tau lu !" ketus Leo
" mana ada berduaan lu nggak liat di sini banyak orang " elak Gavin mengambil minuman yang di bawa dua sahabatnya .
" ni buat lo" Gavin menyodorkan minuman kalen pada Dinar .
" eh kata nenek gue kalo cewek dan cowok berduaan maka yg ketiga adalah setan .. ihh ngeri..." ucap Awan sambil begidik ngeri.
tiba tiba Leo nonyor kepala awan " berarti kita setanya tolol . kadang kadang bego lo natural banget ya ! dasar Oon! " ketus Leo
mereka pun ketawa bersama .tanpa Dinar sadari Dia juga tertawa bersama mereka .
momen itu tak luput dari pandangan Gavin .tanpa dia sadari sudut bibirnya ikut terangkat .sampai akhirnya mereka bercanda bersama .
di sisi lain ada sepasang mata yang sedang mengawasi mereka ber empat . orang itu tak lain adalah Dewa.
pulang sekolah tak sengaja dia melihat Awan dan Leo .namun Gavin tak bersamanya . dia ingat saat satpam lapor kepada kepsek kalo Dinar cabut dari sekolah bersama Gavin .
lalu dia berniat membuntuti Awan dan Leo .karna dia yakin mereka akan menyusul Gavin .
melihat wanita yang ingin dia raih bercanda bersama Gavin dan temannya kedua tangan Dewa mengepal erat .
"Br3ngsek beraninya lo deketin cewek yang gue sayang . loe liat aja Vin kali ini loe bisa ketawa ,tapi besok gua pastiin lo bakal ngerasain hal yang lebih sakit dari sebelumnya" umpat Dewa dalam hati .
dia pun berlalu pergi meninggalkan mereka . dengan hati yang kacau .
......................
......................
......................
__ADS_1
......................
jangan lupa like 👍