
🍃 selamat membaca..
...----------------...
Di depan RESTO STEAK mobil Dinara berhenti . jujur dalam hatinya dia males banget sama Dewa . andaikan bisa ingin rasanya membuang cowok ini ke tengah lautan . agar jadi santapan ikan paus .
" Turun ! " perintah Dinar tanpa melihat manusia di sebelahnya .
" Kenapa berhenti di sini ? "
Dinar menoleh menatap tajam cowok di sebelahnya.tatapanya seperti singa kelaparan yang ingin menerkam mangsanya .
" kita turun sama sama . siapa tau kau akan kabur . " ucap Dewa.
Dinar yang makin emosi turun duluan . dan menutup pintu mobilnya dengan kasar. dengan terus menggerutu kaki nya melangkah memasuki restoran dengan cepat meninggalkan Dewa .Dewa tersenyum puas melihat itu.
tak jauh dari situ Gavin baru saja menghentikan motornya.tanpa sadar dia mengikuti Dinar hingga sampai tujuannya .
"untuk apa mereka kemari. ada hubungan apa sebenarnya mereka " dalam hati Gavin bertanya tanya .
" kenapa aku mengikutinya sampai kemari . bukan urusan gua juga kan " tanyanya pada diri sendiri .
Gavin tak paham kenapa dia sampai mengikuti Dinar dan Dewa. entah apa yang dia pikirkan . akhirnya Gavin melajukan motornya meninggalkan tempatnya saat ini.
...----------------...
Dinar duduk dengan raut wajah di tekuk . sedangkan Dewa terus tersenyum bahagia karna misinya ngajak makan Dinara berhasil.dia memanggil pelayan . seorang pelayan mendekat menyodorkan menu pada Dewa.
" kamu mau pesen apa " Tanya Dewa membuka menu yang di berikan pelayan Resto
" terserah ! " jawab Dinar singkat.
" oke... kalo gitu . kita pesen Dua stek sama dua Lemon Tea ya mbak ." ucap dewa menutup menu dan mengembalikan pada pelayan .
" dua Steak dan dua Lemon Tea. ada tambahan lain mas ?" tanya pelayan
" udah mbak itu aja "
"Baik mas di tunggu ya " pinta pelayan lalu meninggalkan mereka berdua.
Dewa menatap Dinar tanpa berkedip sambil terus menebar senyuman .Dinar yang merasa risih dengan pandangan Dewa memalingkan wajahnya ke arah Lain . namun Dewa tetap dengan posisinya .
__ADS_1
" berhenti liatin gua kek gitu" ketus Dinar
" kenapa? aku suka !" jawab Dewa dengan santainya .
" dasar gila ! manusia gak waras .setelah ini jangan pernah ganggu hidup gua lagi ! jauh jauh dari gua ngerti" ucap Dinar penuh penekanan .
" kalo aku nggak mau ?"
mendengar penuturan Dewa . Dinar menatap tajam padanya. melihat itu Dewa malah mendekatkan wajahnya dengan Dinar.
" kamu tau nggak ? kamu makin cantik kalo lagi marah kayak gini .makin imut " bisik Dewa lalu tersenyum manis .
seketika Dinar menggebrak meja di hadapanya . hingga membuat pengunjung yang lain kaget . bukanya takut Dewa malah semakin menatap lekat wajah Dinar di hadapanya . kedua insan itu akhirnya saling pandang . sampai tak menyadari pelayan datang mengantar pesanan.
pelayan itu heran dengan yang di lakukan pasangan ini.sampai saling pandang tanpa berkedip .cowoknya senyam senyum . sedangkan si cewek mukanya serius . pelayan pun menatap mereka bergantian .
"ehemm ehemm" pelayan akhirnya berdehem untuk menyadarkan mereka .
" maaf mas , ini pesanannya .apa ada lagi ?" tanya si pelayan .
" tidak! terimakasih " ucap Dewa yang masih fokus dengan pandangan nya .
"baik . selamat menikmati " sang pelayan pergi dengan menahan ketawa .
Dinar mulai memakan makanan di hadapanya . sedang Dewa masih memandanginya .
" apa kau bisa kenyang dengan memandangiku?! " ketus Dinar
" Aku rasa begitu " jawabnya singakat .
"Dasar GiLA! kau _"
ucapan Dinar terpotong kala mendengar ponselnya berbunyi. ada notif panggilan masuk . di lihatnya di layar ponsel tertera nama "MAMA" dengan segera Dinar mengangkatnya .
" Hallo ma ?"
📞 " kamu di mana sayang ? kenapa belum pulang ? "
" Dinar lagi sama temen ma . ada apa ?"
Dinar melirik ke arah dewa yang masih setia dengan pandanganya .
__ADS_1
📞 " sayang nanti malam ada acara makan malam di rumah dengan klien papa. mama minta kamu segera pulang Dinar . ini sudah sore "
" iya ma bentar lagi Dinar pulang kok "
📞'' yaudah . mama tunggu . hati hati di jalan sayang "
panggilan di akhiri .Dinar kembali melirik Dewa. dalam hatinya ingin sekali mencongkel matanya dengan pisau yang dia pegang.
dalam keadaan makan pun Dewa masih memandangi Dinar.sampai Dinar mutuskan untuk pulang . dia berjalan keluar resto di ikuti Dewa di belakangnya .
Dinar masuk ke mobil .tanpa aba aba Dewa mengikuti . masuk ke mobil Dinar . Dinar menoleh ke arahnya . kedua matanya menyempit.
" ngapain lo ? turun !" perintahnya
"sekalian aja pulang bareng " jawab Dewa .
Dinar memutar bola matanya . dia turun dari mobil. melangkah ke arah pintu mobil yang di tempati Dewa.
Dengan cepat Dinar mebuka pintu mobil menarik tangan Dewa untuk keluar dari mobil nya
" turun lo ! "
" kenapa sih ? sekalian aja pulang bareng " rengek Dewa
" gak ada! pulang aja sendiri " Tolak Dinar
" lah kan motor aku di sekolah "
" salah lo sendiri .. pulang aja naik taksi !"
Dinar langsung masuk mobil . melajukannya meninggalkan Dewa sendirian .
" Din .. Dinar. !! " teriak Dewa
namun mobil Dinar tetap melaju. semakin menjauh dari tempatnya berdiri .
...----------------...
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
...****************...
jangan lupa tinggalin jejakmu 😘