Dinara The Arrogant Girl

Dinara The Arrogant Girl
19


__ADS_3

๐Ÿƒselamat membaca๐Ÿ˜‰


...----------------...


...----------------...


Malam ini rasanya begitu menjengkelkan Bagi Dinara. hingga harus bersama Cowok yang begitu menyebalkan .


Begitu sampai Dinar masuk .naik ke lantai dua menuju meja bartender . terlihat Raka sang bartender menyambutnya dengan senyuman .


" Hai " Raka melambaikan tangan .


" Hallo Raka "


Dinar mendudukan dirinya . di ikuti Dewa Di sebelahnya . Dinar yang tidak suka langsung melempar tatapan tajam ke arahnya .


" Minum ?" tawar Raka


" Iya "


" apa kau minum ? " tanya Dewa .


" itu bukan urusan lo ! urus saja urusanmu sendiri !" jawab Dinar dengan nada tidak suka .


Raka menyodorkan segelas minuman pada Dinar .


" pacarmu tidak minum ?" tanya Raka yang melihat cowok di sebelahnya .


" Boleh " jawab Raka. matanya masih terus menatap ke arah Dinar.

__ADS_1


Detik kemudian Raka memberi satu gelas minuman yang sama . Raka melihat wajah Dinara seperti kain kusut .akhirnya Raka mendekatinya .


" Hai kenapa wajahmu kusut seperti itu ? tersenyumlah . kau tak terlihat cantik jika seperti itu " candanya .


" seperti ini " Raka memperagakan senyum lebarnya.


" apa kau sedang mencoba merayu pacarku ?" celetuk Dewau dengan nada bercanda pula. Dinar menatap tajam ke arahnya .


" ops" Raka mengangkat kedua tangan ." baiklah aku rasa aku harus menjauh . aku takut pacarmu salah paham padaku " sambungnya .


" Raka!! .dia BUKAN PACARKU. " Ketus Nya


" baik .. terserah kau saja . aku tinggal dulu " Raka kembali melakukan aktivitasnya .


Raka yang masih terjaga di sampingnya terus memandangi wajah Dinara .sampai Dinar risih dengan Dewa.


" berhenti menatapku seperti itu.apa lo mau gua congkel kedua mata lo itu !"


Dewa hanya tersenyum . meminum ,minumannya .Dinar merasa sangat kesal hingga dia meracau sendiri .


" ya Tuhan .bisakah kau buat manusia gila ini menjauh dari hidupku ?"


" aku rasa Tuhan tidak akan menjawab doamu . karna aku di sini di kirim Tuhan untuk menjagamu " ucap Dewa .


Dinar menggebrak meja cukup keras hingga tak sedikit orang yang datang beralih menatap ke arahnya . tingkat kekesalan Dinar sudah mencapai level tertinggi.


matanya menatap tajam .dia menghadap Dewa ,tangannya menunjuk ke arah Dewa.


" kau benar benar sudah tidak waras .pergi menjauh dariku !" teriak Dinar .

__ADS_1


"aku memang sudah gila. dan itu karena mu . jadi aku tidak akan pernah pergi " jawabnya santai lalu menenggak minumannya.


...----------------...


tak jauh dari mereka berdua nampak seorang cowok tampan menatap ke arahnya dengan tangan mengepal. Gavin dan Rehan yang juga di tempat yang sama terus menatap ke arah mereka.


entah kenapa hatinya sakit melihat Dinar bersama Dewa malam ini. Rehan yang melihat raut wajah adiknya berubah drastis memandangnya heran .


"apa cewek itu yang di bicarakan Gavin di kamar tadi ?" gumamnya dalam hati .


Dia tau saat ini keadaan Gavin tidak sedang Baik baik saja.dia mencoba menenangkan adiknya .


Rehan menepuk bahu Gavin " kau baik baik saja . apa dia orangnya ?" tanya Rehan.


Gavin mengangguk pelan . kembali menenggak minumannya . Dia menghela napas menyandarkan dirinya .


" apa lo benar benar menyukainya ?" tanya Rehan


" entahlah Re.. gua sendiri gak tau perasaan gue saat ini !" Jawab Gavin frustasi.


" ayolah Vin ...ikuti kata hatimu . kalo lo suka ya di perjuangin. " perintah sang kakak


Gavin menatap lekat kakaknya . hatinya di penuhi rasa yang tak bisa . Dia terus memantau Dinar dengan jarak .waktu terus berlalu, malam semakin larut.


...****************...


...****************...


...****************...

__ADS_1


...****************...


๐Ÿ™๐Ÿ‘๐Ÿ‘


__ADS_2