
πselamat membacaππππ
...----------------...
Di balkon kamarnya Dinara sibuk dengan pikiranya.mondar mandir nggak jelas .bagai mana bisa dirinya berada di mension Gavin . tidur di kamar Gavin pula. tapi dia sama sekali nggak ingat apa yang terjadi semalam .yang dia ingat hanya minum di bar dengan dewa .
sedangkan bodyguard yang di suruh Nicolas untuk menjaga Dinar dari jauh sudah di berhentikan . akibat Sovia tidak mau anaknya merasa dalam kungkungan . karna Dinar tau kemanapun dia pergi .dia di ikuti oleh dua motor matic yang sama . Dinara langsung protes pada kedua orang tua nya . sejak saat itu pengawasannya di hentikan. jadi Nicolas maupun Sovia tidak mengetahui hal ini.
"Huft... aku rasa otakku benar benar tidak berfungsi " gumamnya sambil menepuk jidat.
memikirkan hal itu membuat kepala Dinara semakin pusing .Dinar berjalan masuk ke kamar menuju lemari pendingin yang tersedia di kamarnya , untuk mengambil sekaleng Soda untuk di minum .
"oh iya empat hari lagi ulang tahunku ." pikirnya
Dinar mengambil laptop ,duduk bersandar di ranjang dan menyalakan laptopnya untuk melakukan panggilan video dengan orangtuanya .dengan cepat Dinar menghubungi mereka. detik kemudian wajah kedua orang tuanya muncul di layar laptop
π»" Hallo .. ada apa sayang?
"Papa sama Mama kapan pulang ?"
π»" belum tau sayang . mungkin sekitar Sepuluh hari Papa sama Mama di sini " jawab Nicolas
" lama amat ! Pa.. empat hari lagi ulang tahun Dinara ! apa jangan jangan Papa sama Mama lupa ?". tanya Dinar menyempitkan kedua matanya
π»" enggak mungkin dong sayang , Mama lupa hari ulang tahun anak Mama yang cantik ini . kalo memungkinkan kita usahakan pulang sayang " ucap Sovia
π»" Dinara mau kado apa dari Papa sama Mama ? nanti Papa berikan " sambung Nicolas .
" pasti juga nggak memungkinkan ! iya kan ?" Dinar memelaskan wajahnya .
__ADS_1
π»" jangan sedih gitu dong sayang . kalo kita gak bisa pulang ,sebagai gantinya Dinar mau apa dari Papa sama Mama?"
Dinar menyalakan layar ponselnya untuk melihat hari. dan empat hari lagi pas banget itu malam minggu . terlintas di Benak Dinar untuk mengadakan pesta .Dinar mengulas senyumnya memandang orang tuanya di layar laptop.
" kalao gitu Dinara mau ngadain pesta di rumah yang di PONDOK TERATAI INDAH !" pintanya dengan semangat .
π»" pesta ?" ucap Nicolas
Dinara mengangguk dengan senyum semangatnya .
π» " Baik nanti biar Papa suruh Asisten Papa di kantor. untuk menyiapkan pesta sesuai dengan apa yang kamu mau "
" Dinar juga mau mobil Baru Pa ?"
π»" Memangnya mobil kamu kenapa sayang ?" tanya Sovia .
"gak papa Ma . hanya saja Dinar mau yang warna merah ! boleh ya ... pliss π"
π»" iya sayang nanti Mobilnya di kirim ya . kalo gitu Papa sama Mama lanjut kerja lagi ya sayang . kalo ada apa apa segera hubungi Papaπ.
" Oke ! da Papa Da Mama .. love you "
π»" love you to sayang ! da"
panggilan video di matikan . Dinara merasa senang karna permintaanya di kabulkan . mobil yang sama hanya beda warna saja .anak sultan mah bebas mau apa dan ngapain aja π€.
" Hah.. akhirnya gua bisa ngadain pesta ! yesss !" gumam Dinar .
" Sekarang mau ngapain ya ? hah ...boring gua di rumah ! "
__ADS_1
Dinar melihat jam di ponselnya . yang menunjukan pukul dua sore .Dinar merasa bosan di rumah . akhirnya Dinar memutuskan untuk shoping ke mall. segera dia ganti baju . mengambil tas slepang kecilnya dan langsung berangkat dengan mobil Sport putih kesayanganya .
" nggak papa lah pake mobil ini dulu .. setidaknya sampai mobil baruku tiba " ucapnya dalam hati
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
...----------------...
jangan lupa like ,komen dan dukunganya ππππ