
selamat membaca 😉💐
...----------------...
...----------------...
malam ini Di taman teratai indah . Dinara menggelr pesta ulangtahunya . lampu dan bunga bunga yang indah menghiasi taman belakang saat ini bernuansa Gold .
tak lupa sebuah kue ulang tahun dengan dua lilin di atasnya angka tujuh belas yang menunjukan usianya saat ini .
Dinara terlihat cantik malam ini . berbeda dengan malam sebelumya .kali ini dia mengenakan dres panjang berwarna Gold dengan belahan sebelah kanan di atas lutut dan riasan rambut yang cantik ,membuatnya nampak lebih dewasa .
pujian terus di berikan dari teman temanya malam ini . senyuman Dinara terlihat begitu manis .saat menyambut mereka yang datang .Micell dan Lily setia mendampingi sahabatnya itu . sambil bercanda dan tertawa bersama .
" Kamu lebih cantik dari kemarin malam Din " puji Lily
" Dan ini kedua kalinya Micell menyulapmu menjadi seorang Cinderela " Lily terkekeh mendengar itu .
" it's oke beib . Gue memang jago " lagi lagi Micell menyombongkan diri .
"Pibesde ya din " ucap temanya yang baru datang
" tanks ya udah dateng , nikmati pestanya ya "
teman temanya terus berdatangan .saat ini Dewa yang baru saja Datang berjalan menghampiri dan menyapa Dinara dengan sebuah paper bag di tanganya .
"malem cantik , sekali lagi Happy birthday ya . ini buat kamu " Dewa menyerahkan Paper bag itu pada Dinara .
kali ini berbeda dengan sebelumnya . Dinara menerima hadiah yang di bawa Dewa dengan senyuman .
" tetaplah seperti itu , dengan begitu kamu terlihat Cantik " Dewa mengedipkan sebelah matanya
" Jangan jadi orang meyebalkan malam ini Wa! karna malam ini hanya untuk bersenang senang " ucap Dinar dengan sedikit menyempitkan kedua matanya
" kenalin , Sahabat gue Micell " Dinara memperkenalkanya
" Hai.. Dewa" ucapnya mengulurkan tanganya .
__ADS_1
Dengan senyuman Micell meraih tangan Dewa dengan senyuman
" Micell" jawabnya singkat
Micell terus menatap Dewa dengan dalam .
" ganteng banget " gumam Micell dalam hati .
" oke silahkan gabung dengan yang lain dan nikmati pestanya " Dewa tersenyum dan bergabung dengan yang lain.
Micell terus menatap Dewa yang melahngka pergi menjauh dari mereka . pemandangan itu tertangkap oleh kedua sahabatnya .
" Cell..! Micell .." panggil Lily
namun Micell tak menyadari panggilan dari sahabatnya itu .
" Gue rasa sahabat gue udah mulai Tuli " sindir Dinar Micell tetap tak bergeming .
" MICELL !!!" panggil Lily sekali lagi namun kali ini dengan nada suara yang tinggi .
Misell tersentak kaget dengan panggilan Lily . Dia tersenyum kikuk saat di tatap oleh kedua sahabatnya .sedangkan Dinara hanya geleng geleng kepala sambil tersenyum .
.di waktu yang bersamaan sebuah mobil RUBICON memasuki gerbang dan terparkir dengan rapi .Siska menatap ke arah mobil tersebut.
" Lo liat tu Sis , keren banget " Lora menunjuk ke arah mobil yang di kendarai Gavin .
Siska langsung menoleh ke arah mobil tersebut .
" kira kira siapa yang pake mobil itu ?" tanya Sarah heran.
tiga orang laki laki tampan keluar dari mobil tersebut . siapa lagi kalo bukan Gavin , Leo Dan Awan . mereka bertiga terlihat keren malam ini .
ketiga gadis itu melongo melihat siapa yang keluar .pasalnya walaupun mereka tau Gavin anak orang kaya ,namun yang mereka tau kemanapun Gavin pergi dia selalu mengendarai motor kesayanganya .
" Gavin " Gumam mereka bersamaan .
Siska langsung menata penampilanya . dan mendekati gavin .
__ADS_1
" gaes gaes gimana penampilan gue udah oke blom ?" tanya Siska merapikan rambutnya .
" Perfec ! 👌" jawab Sarah .
Buru buru dia menghampiri Gavin dengan Gaya manjanya dia .
" Hai .. Gavin " Siska melambaikan tangannya dengan tersenyum centil .
" Astaga ! lo lagi ! ngapain sih lo udah kayak jalangku g aja datang tiba tiba !" Ucap Leo mengelus dadanya .
" Emang dasar ya ulet bulu ! selalu aja nongol di mana aja " sahut Awan.
Siska menatap tajam mereka berdua .
" Eh mahluk astral ! lagian si Siska nyapa Gavin Bukan bangsa Jenglot kaya kalian " ucap Sarah menunjuk mereka bergantian .
" Sekate kate ya tu congor kalo ngomong , gue tampol juga lo " Awan ingin mendekat ke arah Sarah namun di tarik sama Leo
" Vin kita bareng ya masuknya " Siska merangkul lengan Gavin .
Namun Gavin langsung menepis tangan Siska hingga terlepas dari lengannya .
" Sorry gue masuk dulu " Gavin melangkah masuk .
sedang Awan Dan Leo mengikuti dari belakang .melewati tiga gadis itu sambil mengejek mereka bertiga .
" Emang enak di cuekin" leo tersenyum mengejek
"Makan tu cuek ! " Awan menjulurkan lidahnya ke arah Siska .
" ish apaan Sih !" sinis Lora.
mereka bertiga ahirnya masuk dwngan perasaan jengkel .karna ulah Awan dan Leo
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
...----------------...
...----------------...