Dinara The Arrogant Girl

Dinara The Arrogant Girl
20


__ADS_3

πŸƒselamat membacaπŸ’β˜•πŸ’˜


...----------------...


Malam ini jam sudah menunjukan pukul 1 malam. entah mengapa Dinar minum terlalu banyak malam ini .Dewa akhirnya memaksa Dinar untuk pulang . mengingat besok mereka harus berangkat sekolah .


Dinar masih duduk menopang kepalanya yang terasa pusing dengan satu tangan .sementara tangan yang lain memegang gelas minumnya .Dewa meraih tangannya dan menggenggam erat.


" Sayang ayo kita pulang "


Dengan kasar Dinar menarik tangannya yang diGenggaman Dewa.


" Jangan pernah panggil gua sayang . ngerti! . gua bisa pulang sendiri !" Dewa menyunggingkan senyum.


Dinar beranjak berjalan dengan sempoyongan . kepalanya terasa berat . Dewa tanpa aba aba menggandeng tangan Dinar dan memaksanya untuk pulang bersama .namun Dinar terus berontak .tapi apa daya Dewa lebih kuat Darinya .


di kejauhan Gavin mengepalkan tangan melihat mereka berdua .tanpa dia sadari ,Gavin segera berdiri .langkahnya mengikuti kemana Dewa Dan Dinar pergi .


Reyhan tersentak kaget melihat reaksi adiknya .


" woy ... mau kemana lu " teriak Reyhan yang langsung mengikuti Gavin.


Melihat Dewa melajukan mobil ,dengan cepat Gavin masuk ke mobilnya segera mengejarnya . baru beberapa meter .laju mobil terhenti .karna Reyhan menghadang nya .dengan cepat Reyhan masuk ke mobil .Gavin segera melaju dengan cepat .


" Lu ngapain tiba tiba depan mobil ? mau cari mati ?" tanya Gavin yang pandanganya fokus ke arah mobil Dewa .


" Sembarangan aja kalo ngomong ! lagian lu juga , ngapain ninggalin gue? dasar adek gak ada ahlak !"


" gua buru buru !"


" buru buru sih buru buru , ya tapi gak ninggalin gua juga kali. lagian lu ngapain ngikutin mereka sih ?" tanya Reyhan heran .

__ADS_1


" Bukanya lu yang bilang kalo cinta mesti di kejar " jawab Gavin dengan nada datar .


Reyhan memutar bola mata mendengar jawaban adiknya.


" aku rasa adiku sudah tidak waras ! " Umpat Rehan pelan .


" Gua denger !"


...****************...


Sementara Dinar semakin kehilangan kesadarannya karna efek alkohol. Dewa tersenyum melihat Gadis di sampingnya . saat masih fokus mengemudi tiba tiba ponsel Dinar berbunyi . Dewa segera mengambil ponsel itu di dalam tas Dinar dan melihatnya.


" Tante Sovia !"


Dewa menepikan mobilnya untuk mengangkat telpon dari Sovia , karna Dinar tertidur pulas .


_______


" kenapa mereka berhenti di sini ?" tanya Reyhan .


pandanganya menatap ke arah mobil Dewa yang menepi di pinggir jalan yang tak begitu ramai.


sementara Gavin masih tetap diam .. kedua matanya mengawasi mobil yang di ikuti nya saat ini .


"untuk apa berandal gila itu berhenti di sini ? apa yang dia lakukan .kalau sampai terjadi apa apa dengan Dinara .aku nggak akan mengampuni mu br3ngsek !" batinnya


_____


"Hallo .. tante Sovia"


πŸ“ž " Dewa ! dimana Dinar ? kenapa kamu yang angkat telpon dari tante Wa? "

__ADS_1


" ah ini tan ,kita lagi di perjalanan pulang, Dinar nya ketiduran . Dewa lihat yang telpon tante makanya Dewa angkat ! apa mau Dewa bangunin aja Dinar nya tan ? " jawab Dewa basa basi.


πŸ“ž" oh nggak usah Wa . tante titip pesen aja .tolong nanti kalo Dinar bangun , sampaikan aja om sama tante berangkat ke luar kota sekarang .karna ada meting pagi pagi . dan gak bisa di tunda .takutnya kalo berangkat besok pagi nggak keburu waktunya "


" Baik tan , nanti Dewa sampaikan ".


πŸ“ž" Terimakasih ya Wa . tante titip Dinar ya jagain dia .hati hati di jalan "


" iya tante ,pasti! tante gak usah khawatir .Dewa pasti jagain kok .tante sama om juga hati hati di jalan "


Panggilan pun berakhir .Dewa tersenyum licik mendengar semuanya tadi .tanganya membelai wajah Dinar .


" Aku rasa akan sulit untuk membuat mu ada dalam genggamanku sayang ! kita lihat apa setelah ini kamu masih bisa mengacuhkan aku " Dewa menyunggingkan senyum .


Dewa kembali melajukan mobilnya . mengambil arah berlawanan dengan mension keluarga Darmawangsa .


Dewa mengambil ponselnya bergegas menghubungi seseorang .


" Hallo Nil !Pesankan kamar hotel malam ini juga .segera ! aku tunggu ."


Dewa mengakhiri panggilannya . melihat Dinar di sampingnya . bibirnya kembali menyunggingkan senyum.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


jangan lupa like πŸ‘


__ADS_2