
selamat membaca 💐
_______
pagi ini Dinar berangkat ke sekolah tanpa pamit kedua orang tuanya . dia melewati meja makan begitu saja .
melihat tingkah putrinya Sovia ingin memanggil putrinya namun di hentikan oleh Nicolas . dia menggenggam erat tangan Sovia .
" biarkan saja Ma .. biar dia tenang dulu " ucap Nicolas ,Sovia hanya mengangguk pelan .
🍀🍀🍀
di parkiran sekolah sudah ada tiga cowok yang sedang nangkring di motor mereka masing masing . mereka adalah Gavin ,Awan dan Leo.
" eh lo pada udah baca WA belom ? " tanya Leo
" undangan dari neng Dinar yak ?" tebak Awan yg seolah mengerti pertanyaan temannya .
sedangkan Gavin hanya mengangguk .
" lo dateng gak Vin ?" pertanyaan Leo hanya di jawab Gavin hanya dengan mengangkat bahunya .
tiba tiba mereka di kejutkan oleh Dinar yang melajukan mobil kesayanganya dengan kecepatan tinggi hingga memasuki area parkir sekolah .
hari ini dia tak banyak bicara . keluar dari mobil melewati Dewa begitu saja . bahkan dia tak menggubris sapaan Dewa terhadapnya . semua itu tak luput dari pandangan Gavin mulai dari memasuki gerbang sekolah .
" napa tu sang bidadari ? manyun amat mukanya " tanya Awan masih memperhatikan Dinar.
" lagi dapet kali " jawab Leo ngasal .
" hahh .. dapet apaan Can ?" tanyanya lagi dengan muka polos .
dan kali ini giliran Gavin yang menjawab dengan berbisik sedikit mendekat ke arah Awan .
" lo mau tau dapet apa? " Awan masih setia menunggu jawaban .
" Dapet hadiah telor dino saurusss " jawab Gavin pelan lalu berjalan meninggalkannya .
" jhaahahahahh" Leo ketawa ngakak membuntuti Gavin
__ADS_1
"Anjirrr lo semua " umpatnya sambil mengikuti dua soib nya itu
🍀🍀🍀
Di ruang kelas 12B . Dewa tiba tiba menghampiri Lily. entah ada angin apa Dewa sampai menemuinya . hingga membuat trio lampir semakin merasa jengkel .
" ha Ly .. " sapa Dewa
" kamu manggil aku " tanya Lily sambil clingak clinguk
" heemm ,,, oya kemaren lo pergi sama Dinara kan ." Lily mengangguk
" kemana ? " sedang Lily hanya menatapnya seakan enggan menjawab .
" kalo lo gak mau jawab gak papa kok ly " Dewa mengerti dengan tatapan mata Lily.
Baru saja mau menjawab seorang guru masuk ke ruang kelasnya untuk mengajar.mereka pun duduk di ruang kelasnya masing masing .
Siska terlihat kesal dengan apa yang di lihatnya .
"awas lo ntar dasar cewek miskin kegatelan . beraninya deketin Dewa." batin Siska
dengan susah payah dia menelan ludah . membuka kertas tersebut lalu membacanya . dia gemetar begitu membacanya .
(AWAS LO NTAR !!)
begitulah isi tulisan tersebut. Lily merasa takut dengan ancaman itu . entah apa lagi yang akan di buat ketiga anak itu kepadanya nanti .
🍀🍀🍀
Sedangkan Di ruang kelasnya Dinara merasa malas . dia masih terbawa suasana tadi malam tentang perkataan Mamanya . apa lagi mendengarkan semua penjelasan guru mata pelajaran sejarah saat ini . rasanya ingin sekali dia membungkam mulut sang guru.
" gak capek apa tu guru ngoceh mulu . gue aja males dengernya " batinya .
Micell bertanya padanya dengan memberikan isyarat . namun Dinar hanya menghela napas dengan mengangkat bahunya .
sampai ahirnya bel istirahat berbunyi .
Dinara berjalan dengan santai ,naik ke roof top untuk mencari ketenanga.disusul Micell di belakangnya membawa lemon tea di kedua tanganya . hanya pada Micell lah Dinar menceritakan keluh kesahnya .
__ADS_1
Dinar bercerita panjang lebar tentang apa yang terjadi tadi malam .
sementara di lapangan basket Gavin yang sedang bermain basket dengan Awan dan Leo ,tiba tiba Dewa menghampiri mereka .
" ngapain lo kesini ?" tanya Leo menghampiri Dewa yang berdiri di depan Gavin .
alih alih menjawab ,Dewa malah menatap tajam Gavin begitu pula dengan Gavin .
tanpa aba aba Dewa memukul Gavin hingga tersungkur dan ujung bibirnya berdarah. Gavin yang tak terima ,bangkit dan membalas pukulan Dewa hingga mereka berkelahi saling pukul satu sama lain .
" Beraninya lo deketin Dinar " ucap Dewa setelah menerima pukulan Gavin lalu membalas pukulan itu.
" gua deketin Dinar atau nggak bukan urusan lo bang5at !" Gavin kembali memukul Dewa.
Awan dan Leo berusaha melerai perkelahian itu malah menjadi sasaran empuk pukulan mereka berdua .
sampai semua siswa berkumpul melihat perkelahian mereka . pemandangan itu tak luput dari pandangan Dinar dan Micell dari roof top .
melihat kejadian itu mereka berdua bergegas lari menuju lapangan basket . dan melerai perkelahian antar laki laki itu .
" Stopp .. ! " teriak Dinar mendekatinya.
namun mereka tetap tak mendengar teriakan Dinar.. ahirnya Dinara mendekat dan melerai perkelahian mereka .
para siswa berkerumun melihat kejadian perkelahian mereka. tak ada yang berani mendekat .Walaupun hanya sekedar melerai mereka. hanya Dinar yang masih sibuk melerai keduanya .
" Stop!! Gavin !! Dewa !!! kalian apa apaan sih ! kaya anak kecil tau nggak "
Dinar menarik tangan Gavin .namun Dewa Masih tetap menyerangnya .
" Dewa!! Stoppp!!!!" teriak Dinar membuat Dua laki laki itu berhenti saling pukul.
mereka berdua tak dapat berkata apapun melihat Dinardengan nafas yang memburu .
tak lama kemudian kepsek datang bersama guru BK.sementara Dinara melihat keduanya dengan rasa emosi .berlalu meninggalkan tempat itu bersama Micell.
" kalian lagi ,kalian lagi " kepsek sampai heran ,selalu mereka berdua biang onar di sekolah .
kepala sekolah mengajak keduanya masuk ke ruang Bk . untuk di mintai penjelasan .. tak lupa hukuman untuk mereka tentunya .
__ADS_1
🍀🍀🍀💐