Dinara The Arrogant Girl

Dinara The Arrogant Girl
46


__ADS_3

selamat membaca 💐


_______


pagi ini Dinar berangkat ke sekolah tanpa pamit kedua orang tuanya . dia melewati meja makan begitu saja .


melihat tingkah putrinya Sovia ingin memanggil putrinya namun di hentikan oleh Nicolas . dia menggenggam erat tangan Sovia .


" biarkan saja Ma .. biar dia tenang dulu " ucap Nicolas ,Sovia hanya mengangguk pelan .


🍀🍀🍀


di parkiran sekolah sudah ada tiga cowok yang sedang nangkring di motor mereka masing masing . mereka adalah Gavin ,Awan dan Leo.


" eh lo pada udah baca WA belom ? " tanya Leo


" undangan dari neng Dinar yak ?" tebak Awan yg seolah mengerti pertanyaan temannya .


sedangkan Gavin hanya mengangguk .


" lo dateng gak Vin ?" pertanyaan Leo hanya di jawab Gavin hanya dengan mengangkat bahunya .


tiba tiba mereka di kejutkan oleh Dinar yang melajukan mobil kesayanganya dengan kecepatan tinggi hingga memasuki area parkir sekolah .


hari ini dia tak banyak bicara . keluar dari mobil melewati Dewa begitu saja . bahkan dia tak menggubris sapaan Dewa terhadapnya . semua itu tak luput dari pandangan Gavin mulai dari memasuki gerbang sekolah .


" napa tu sang bidadari ? manyun amat mukanya " tanya Awan masih memperhatikan Dinar.


" lagi dapet kali " jawab Leo ngasal .


" hahh .. dapet apaan Can ?" tanyanya lagi dengan muka polos .


dan kali ini giliran Gavin yang menjawab dengan berbisik sedikit mendekat ke arah Awan .


" lo mau tau dapet apa? " Awan masih setia menunggu jawaban .


" Dapet hadiah telor dino saurusss " jawab Gavin pelan lalu berjalan meninggalkannya .


" jhaahahahahh" Leo ketawa ngakak membuntuti Gavin

__ADS_1


"Anjirrr lo semua " umpatnya sambil mengikuti dua soib nya itu


🍀🍀🍀


Di ruang kelas 12B . Dewa tiba tiba menghampiri Lily. entah ada angin apa Dewa sampai menemuinya . hingga membuat trio lampir semakin merasa jengkel .


" ha Ly .. " sapa Dewa


" kamu manggil aku " tanya Lily sambil clingak clinguk


" heemm ,,, oya kemaren lo pergi sama Dinara kan ." Lily mengangguk


" kemana ? " sedang Lily hanya menatapnya seakan enggan menjawab .


" kalo lo gak mau jawab gak papa kok ly " Dewa mengerti dengan tatapan mata Lily.


Baru saja mau menjawab seorang guru masuk ke ruang kelasnya untuk mengajar.mereka pun duduk di ruang kelasnya masing masing .


Siska terlihat kesal dengan apa yang di lihatnya .


"awas lo ntar dasar cewek miskin kegatelan . beraninya deketin Dewa." batin Siska


dengan susah payah dia menelan ludah . membuka kertas tersebut lalu membacanya . dia gemetar begitu membacanya .


(AWAS LO NTAR !!)


begitulah isi tulisan tersebut. Lily merasa takut dengan ancaman itu . entah apa lagi yang akan di buat ketiga anak itu kepadanya nanti .


🍀🍀🍀


Sedangkan Di ruang kelasnya Dinara merasa malas . dia masih terbawa suasana tadi malam tentang perkataan Mamanya . apa lagi mendengarkan semua penjelasan guru mata pelajaran sejarah saat ini . rasanya ingin sekali dia membungkam mulut sang guru.


" gak capek apa tu guru ngoceh mulu . gue aja males dengernya " batinya .


Micell bertanya padanya dengan memberikan isyarat . namun Dinar hanya menghela napas dengan mengangkat bahunya .


sampai ahirnya bel istirahat berbunyi .


Dinara berjalan dengan santai ,naik ke roof top untuk mencari ketenanga.disusul Micell di belakangnya membawa lemon tea di kedua tanganya . hanya pada Micell lah Dinar menceritakan keluh kesahnya .

__ADS_1


Dinar bercerita panjang lebar tentang apa yang terjadi tadi malam .


sementara di lapangan basket Gavin yang sedang bermain basket dengan Awan dan Leo ,tiba tiba Dewa menghampiri mereka .


" ngapain lo kesini ?" tanya Leo menghampiri Dewa yang berdiri di depan Gavin .


alih alih menjawab ,Dewa malah menatap tajam Gavin begitu pula dengan Gavin .


tanpa aba aba Dewa memukul Gavin hingga tersungkur dan ujung bibirnya berdarah. Gavin yang tak terima ,bangkit dan membalas pukulan Dewa hingga mereka berkelahi saling pukul satu sama lain .


" Beraninya lo deketin Dinar " ucap Dewa setelah menerima pukulan Gavin lalu membalas pukulan itu.


" gua deketin Dinar atau nggak bukan urusan lo bang5at !" Gavin kembali memukul Dewa.


Awan dan Leo berusaha melerai perkelahian itu malah menjadi sasaran empuk pukulan mereka berdua .


sampai semua siswa berkumpul melihat perkelahian mereka . pemandangan itu tak luput dari pandangan Dinar dan Micell dari roof top .


melihat kejadian itu mereka berdua bergegas lari menuju lapangan basket . dan melerai perkelahian antar laki laki itu .


" Stopp .. ! " teriak Dinar mendekatinya.


namun mereka tetap tak mendengar teriakan Dinar.. ahirnya Dinara mendekat dan melerai perkelahian mereka .


para siswa berkerumun melihat kejadian perkelahian mereka. tak ada yang berani mendekat .Walaupun hanya sekedar melerai mereka. hanya Dinar yang masih sibuk melerai keduanya .


" Stop!! Gavin !! Dewa !!! kalian apa apaan sih ! kaya anak kecil tau nggak "


Dinar menarik tangan Gavin .namun Dewa Masih tetap menyerangnya .


" Dewa!! Stoppp!!!!" teriak Dinar membuat Dua laki laki itu berhenti saling pukul.


mereka berdua tak dapat berkata apapun melihat Dinardengan nafas yang memburu .


tak lama kemudian kepsek datang bersama guru BK.sementara Dinara melihat keduanya dengan rasa emosi .berlalu meninggalkan tempat itu bersama Micell.


" kalian lagi ,kalian lagi " kepsek sampai heran ,selalu mereka berdua biang onar di sekolah .


kepala sekolah mengajak keduanya masuk ke ruang Bk . untuk di mintai penjelasan .. tak lupa hukuman untuk mereka tentunya .

__ADS_1


🍀🍀🍀💐


__ADS_2