Dinara The Arrogant Girl

Dinara The Arrogant Girl
26


__ADS_3

🍃selamat membaca☕💘💐🐿️


...----------------...


Di kamar Gavin Dinar masih terlelap di bawah selimut. saat ini Gavin keluar dari kamar mandi untuk mengambil baju ganti . Gavin hanya melilitkan handuk kecil di pinggangnya menuju lemari besar di kamarnya .


" untung lah masih tidur


saat itu Dinar menggeliat . matanya mengerjap menyesuaikan pandangannya . saat matanya terbuka kedua matanya di suguhi pemandangan bentuk tubuh Gavin .seketika mata Gadis itu membulat sempurna . dia kaget hingga berteriak ..


"Aaaaaaaaa..." Dinar dengan cepat menarik selimut menutupi wajahnya .


Gavin yang kaget dengan teriakan Dinar pun berbalik menatap Dinar.


" si_ siapa kau ? keluar dari kamarku !" perintah Dinar .


" enak aja kamar lo .. ini kamar gua !" jawab Gavin


dia buru buru berlari masuk ke ruang ganti . Dinar mengintip . di rasa laki laki itu sudah pergi dia membuka selimut yang menutupi wajahnya . Dinar merubah posisinya menjadi duduk. pandanganya menyapu seisi kamar yang menurutnya asing .satu tanganya memegangi kepala yang masih terasa pusing .akibat minuman semalam .


" ceklek "


Gavin keluar dengan kaos dan celana pendek . Dinar menatap ke arahnya dengan sedikit kaget .


" Elo... ! " jarinya menunjuk ke arah Gavin yang berjalan mendekatinya


" ngapain lo di sini ?"


" suka suka gua .. kamar kamar gua . kenapa jadi lu yang sewot .."

__ADS_1


" hah " Dinar melotot .


" bagaimana bisa ?!. jangan jangan _" Dinar menyempitkan matanya .


" APA !" Gavin bertolak pinggang ." gak usah aneh aneh ! udah sukur di tolongin "


Dinar melihat jam di pergelangan tangan nya . " Whattt ! jam 9 "


Dinar turun dari ranjang . meraih tasnya di atas meja kecil samping ranjang . masih sedikit sempoyongan karna kepalanya masih terasa pusing .


" mau kemana lo?" tanya Gavin


" Balik !" jawab Dinar singkat .


baru mau membuka pintu kamar .Rehan lebih dulu membukanya .


namun Dinar mengabaikannya .masih stay di posisinya .


"Dinara" ucapnya singkat tanpa meraih uluran tangan Rehan .


akhirnya Rehan menarik kembali tangannya .melihat Dinar menenteng tas nya .


Rehan akhirnya bertanya ." lo mau kemana ?"


" Balik ! awas " Dinar menerobos keluar kamar .


" eh biar Gavin yang anter " ucap Rehan


" Gak perlu . gua bisa balik sendiri " jawab Dinar sambil berjalan menjauh .

__ADS_1


" apaan sih ! gak ada " bantah Gavin


Rehan menabok kepala Gavin ." lu bener bener ya gak ada romantis romantisnya . anterin napa .! acuh amat . apa mau gua aja yang anter .giliran mabok aja lu !"


" Apaan sih .. awas ah gua mau makan " Gavin melangkah menuju ruang makan .


" bener bener ni anak ... batu banget! "


Rehan menyusul adiknya . melihat Gavin duduk di kursi meja makan mengambil nasi . dengan cepat Rehan mengambil piring Gavin .


" apa an sih Re .. gua laper.. balikin gak !"


" Gak ada acara makan sebelum lu anterin noh cewek lu " ancam Rehan.


" Dia bukan cewek gua ! dah sini balikin " proter Gavin tak mau kalah .


" Iya mas kasian embaknya .pulang sendiri " Sahut Imas yang saat itu menuang susu .


" berisik amat lo.. nyamber aja kaya petir ! " ketus Gavin


"anterin dulu kalo mau makan . lagin yang bawa ke sini kan elo. jadi lu juga yang harus anter dia balik ! apa gua kasih tau Papa aja , kalo lu ajak nginep cewe lu di kamar " ancam Rehan


Gavin berdecak kesal dengan ancaman Rehan .


" Gimana ? serah lu mau anterin apa kena omel sama Papa ?"


" iya iya !"


Terpakasa Gavin mengantar Dinar pulang . buru buru dia ganti baju dan ambil kunci motor kesayangannya untuk menyusul Dinara ..

__ADS_1


__ADS_2