
๐selamat membaca
...----------------...
Dengan langkah santai Dinar menghampiri mereka .
" Byurrrrr "
kepala Siska basah karna jus alpukat .Dinar dengan sengaja menyiramkan jus yang dia pegang .
" Opsss.. sorry ..basah ya "
Dinar mengatakanya dengan raut wajah tanpa dosa . Siska langsung berdiri dengan mulut menganga. seketika emosinya memuncak .rasanya dia ingin sekali mencabik cabik wanita di hadapanya .
tangan Lily di tarik hingga saat ini Lily berada di belakangnya.Raut wajahnya begitu dingin sedingin es buah yang manis.
Dinar tak lupa mengambil kotak bekal Lily. dimana makananya sudah di campur dengan jus oleh Siska tadi .dengan kasar melempar isi kotak itu ke arah Lora dan Sarah .
mereka bertiga begitu syok dengan yang di lakukan Dinar . termasuk Lily .karna saat ini memang tak ada yang berani dengan mereka bertiga .
Dinar menyunggingkan senyum puas ke arah Siska dan kawan kawanya .
" Dasar Sampah !!!"
setelah mengatakan itu dengan pelan . Dinar menggandeng tangan Lily untuk pergi dari tempat itu.
Si trio lampir pun malunya setengah mati karna jadi tontonan para siswa ,siswi yang ada di kantin saat ini.
harga dirinya hancur .
baru kali ini Siska di permalukan oleh orang lain . dengan cepat mereka lari ke toilet untuk membersihkan diri.
tak jauh dari situ Dewa dan Dimas masih terjaga sampai akhir pertunjukan . Bibirnya terus menyunggingkan senyum . rasa penasara nya terhadap Dinar makin besar.
" kau lihat Wa ? berani juga tu anak baru !" sambil mentertawakan Siska dan kawan kawan.
__ADS_1
" menarik . " Batinya dalam hati.
" gua cabut dulu !" Dewa melangkah meninggalkan Dimas .
" woy mau kemana . gua masih makan !" Teriak Dimas namun tak di hiraukan .
...----------------...
Dinar berjalan menuju ruang kelas Lily. Dinar mengantarnya sampai depan kelas 12B.
"nanti kalo sampah sampah itu ganggu in kamu bilang aja sama aku " tutur Dinar.
" terimakasih !"Lily Akhirnya menyambut Dinar dengan baik .
"aku ke kelas dulu . bye !"
Dinar berjalan menuju kelasnya dengan gayanya yang khas .belum sampai depan kelas .tanganya di tarik seseorang .siapa lagi kalo bukan Dewa yang sedari tadi mengikutinya .meninggalkan Dimas sendirian .
Dinar yang kaget seketika berbalik.melihat orang yang menarik tangannya . Dewa tersenyum dan sedikit melambaikan tangan .
" kau_" Dinar terkejut.
" kau tidak lupa janjimu kan ? "
Dinar hanya menyempitkan kedua matanya menatap tajam cowok di hadapanya.
" apa aku terlalu tampan bagimu .hingga kau terus memandangku seperti itu " dengan Gaya sok coolnya.Dinar hanya menatapnya dingin.
dari arah yang berbeda terlihat Gavin and the gank berjalan menuju ruang kelas langkahnya tiba tiba berhenti . pandangan matanya tak sengaja menangkap Dewa dan juga Dinar yang sedang saling bicara entah apa . kedua tangannya mengepal .
Leo dan awan saling pandang melihat Gavin tiba tiba berhenti.diam diam rahangnya mengeras .dan kedua tanganya mengepal.akhirnya mereka mengikuti pandangan Gavin yang mengarah kepada Dinar dan Rivalnya itu.
" kali ini gua gak akan ngalah sama lo bang5at !!! " batin Gavin dalam hatinya .
...----------------...
__ADS_1
" Aku tunggu kau pulang nanti .kau harus ikut denganku sebagai ganti kau telah menabrak motorku"
" berapa biayanya . akan aku ganti semua biaya yang kau keluarkan " ketus Dinar
" aku tau kau banyak uang nona manis .. tapi aku tidak membutuhkan uangmu ! aku tunggu kau di parkiran pulang sekolah nanti !"
setelah mengatakan itu Dewa melangkah menuju kelasnya . dengan senyum puas .kedua tanganya di masukan ke saku celananya.
Sedangkan Gavin masih bertanya tanya dalam hatinya . ada hubungan apa antara Dewa dan Dinar. kakinya kembali melangkah menuju kelasnya . dengan sejuta pertanyaan .
sampai depan kelas 12A pandangan mata Dinar dan Gavin bertemu. keduanya saling bertatapan .ada rasa yang aneh di dalam Diri Gavin . jantungnya berdegup lebih cepat saat mata mereka bertemu .
" kenapa rasanya aneh saat berada di dekat gadis ini ? apa ku jatuh cinta padanya ? tidak mungkin , lagipula kita belum saling kenal!". Gavin menangkis perasaannya .
" ya Tuhan . kenapa dunia sempit sekali sih. kenapa harus satu sekolah sama orang orang seperti ini " umpat Dinar .
Berbeda dari Gavin justru Dinar mengumpat dalam hatinya .pandangan mereka akhirnya tersadar saat mendengar celotehan Dari Awan .
" ehmm .. ehmm.. gua rasa pangeran tamvan bener bener tersepona ...."
" Kayaknya sih iya .. kita cabut aja . takut jadi obat nyamuk " sambung Leo dengan cepat menarik tangan Awan untuk masuk kelas .
mereka berdua pun jadi salah tingkah karna ulah Awan dan Leo . apa lagi Gavin . akhirnya Dinar memutuskan untuk masuk duluan tanpa mengatakan apapun .di ikuti Gavin dengan gaya cool mengikutinya .
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
Like ๐๐๐๐ jangan lupa
__ADS_1
akoh mau nyari tupai dulu๐ฟ๏ธ๐ฟ๏ธ๐ฟ๏ธ๐ฟ๏ธ