Dinara The Arrogant Girl

Dinara The Arrogant Girl
23


__ADS_3

๐Ÿƒselamat membaca๐Ÿ’โ˜•๐Ÿ’˜๐Ÿ‘๐Ÿƒ


...------------...


.Dewa membawa Dinar masuk ke kamar .membaringkan ke ranjang . Dewa mengambil ponsel menghampiri orang suruhannya .


" bayaran mu Sudah aku transfer "


" trimakasih bos "


"sekarang kau boleh pergi .dan ingat jangan sampai hal ini bocor . paham ! "


" paham bos . kalo butuh sesuatu jangan sungkan hubungi aku "


"sekarang kau boleh keluar !" perintah Dewa


orang suruhannya itu melangkah keluar . baru saja pintu terbuka Gavin menariknya dan memukuli orang itu . sedangkan Reyhan membuka lebar pintu itu agar tidak tertutup kembali .


" Vin buruan masuk . Dia biar gua yang urus " ucap Reyhan .


Gavin bergegas masuk .dia terkejut melihat Dewa yang sudah berada di atas tubuh Dinar .kedua tanganya mengepal erat . dengan cepat menarik Dewa dan memukulnya Hingga tersungkur.


โ˜˜๏ธโ˜˜๏ธโ˜˜๏ธโ˜˜๏ธโ˜˜๏ธโ˜˜๏ธ


Kamar Hotel VIP 201 . Dinar berada di atas ranjang berukuran king size dalam keadaan tak sadar karna pengaruh alkohol. Dengan Duduk di sebelahnya .


Dewa membelai wajah cantik gadis di hadapanya . mendekatkan wajahnya dengan wajah Dinara . lalu mencium keningnya .


" lihatlah .. kau begitu cantik malam ini . setelah malam ini kau akan jadi milikku dan kau tidak bisa lagi menghindar dariku Dinara Arleta "


tak lama Dewa sudah berada di atas tubuh Dinar ..menciumi leher jenjang Dinara secara bergantian kiri dan kanan .


entah apa yang merasuki Dewa hingga nafsunya semakin mendalam .Dewa menyilak kan lengan dress yang di pakai Dinar . hingga memperlihat kan bahunya yang mulus dan setengah buah dadanya .baru saja mau mendekat mencium bibir Dinar . tiba tiba kerah bajunya di tarik seseorang .


" Brughhh "


Gavin memukul Dewa hingga tersungkur .


" Brengs3k bagai mana kau bisa masuk kesini ?"


" Dasar Ba7ingan !" teriak Gavin kembali menarik dan memukul Dewa bertubi tubi.


" Apa yang akan kau lakukan dengan nya hahh!"


" menurutmu apa yang sedang aku lakukan hah! " teriak Dewa.

__ADS_1


" Tidak mungkin kau lupa apa yang aku lakukan dengan Clarissa !" ucap Dewa tersenyum sinis .


mendengar penuturan Dewa Gavin meradang . tanganya mengepal .rahangnya mengeras .


" Brughhh"


pukulan demi pukulan melayang di wajah tamvan Dewa . Tak jarang juga Gavin mendapat balasan dari Dewa. hingga wajah keduanya terlihat lebam ujung bibirnya mengeluarkan darah. Gavin terlihat murka saat ini . menghajar Dewa tanpa henti .hingga Reyhan datang melerai perkelahian mereka


" Sudah cukup Vin ! kita bawa dia ke mobil ! "


Reyhan membuka jasnya untuk menutupi tubuh Dinar.


Gavin mengangkatnya ,membawa Dinar keluar dari kamar Hotel.


Dewa yang merasa kesakitan akibat pukulan dari Gavin mencoba bangkit mengejar mereka . namun mereka sudah menghilang tak terlihat dari pandanganya .


orang suruhannya pun sudah terkapar tak sadarkan diri di depan pintu .


" Hahhh ! Br3ngsekk!!!!!" teriaknya sambil menendang pintu kamar hotel .


...----------------...


Gavin mendudukan Dinar di jok belakang . baru akan masuk di bagian kemudi dia di hentikan oleh Reyhan .


" Vin sebaiknya lo di belakang aja . biar gua yang nyetir " Gavin hanya mengangguk .


"mungkinkah ini cinta ?. atau aku hanya sekedar terhanyut oleh masa lalu ? mengapa hatiku merasa sakit ? entahlah ! apa yang ku rasakan saat ini . tapi aku ingin sekali melindungi mu dari apapun itu." batin Gavin .


" kita antar kemana di Vin?" tanya Reyhan .


" entahlah Rey"


" citttt"


tiba tiba mobil berhenti mendadak . mendengar jawaban adiknya Reyhan kaget langsung mengerem mobil.


" Lu bisa nggak , gak usah ngerem mendadak gitu ! "


Rehan menoleh ke arah Gavin .


" jangan bilang lu nggak tau rumah cewek ini ?"


" Apaan si lo.. Dia punya nama ! Dinara Arleta!" Gavin menekan kan nama Dinar pada kakaknya


" Lagian emang gua gak tau dimana rumahnya " imbuhnya dengan nada pelan .

__ADS_1


Reyhan menepuk Jidatnya mendengar jawaban sang adik .


" udah jalan aja ribet amat si !" ketus Gavin .Reyhan kembali melajukan mobil .


" terus mo di bawa kemana? " tanya Reyhan


" kita Bawa Aja ke rumah !"


Rehan kembali mengerem . mobilnya seketika berhenti .kepala Gavin terbentur Jok depan .


" lu bisa ga sih gak usah pake ngerem mendadak ! lu mau bikin kita semua mati konyol ?! " Bentak Gavin


" ya maap . lagian lu pake mau bawa dia ke rumah "


"la emang ngapa ? toh Bokap ma Nyokap gak ada ! udah jalan ." perintah Gavin


" emang otak lu eror ya " Rehan kembali melajukan mobil .


" punya adek gini amat gua " gumam Rehan


" gak terima ?cari aja adek baru . susah amat hidup lo ! "


" ya Tuhan gini amat ya hidup gue . kalo boleh gue tuker aja lo ama sapi . lumayan kan kalo di ternak bisa ngasilin duit " canda Rehan


" sialan lo gue di samain sama sapi " proter Gavin tak terima


Mobil mereka melaju menuju Mension keluarga Gavin . dengan ocehan antar kakak dan adik.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


...----------------...


jangan lupa like ๐Ÿ‘


__ADS_2