
๐selamat membaca๐โ๐๐๐
...------------...
.Dewa membawa Dinar masuk ke kamar .membaringkan ke ranjang . Dewa mengambil ponsel menghampiri orang suruhannya .
" bayaran mu Sudah aku transfer "
" trimakasih bos "
"sekarang kau boleh pergi .dan ingat jangan sampai hal ini bocor . paham ! "
" paham bos . kalo butuh sesuatu jangan sungkan hubungi aku "
"sekarang kau boleh keluar !" perintah Dewa
orang suruhannya itu melangkah keluar . baru saja pintu terbuka Gavin menariknya dan memukuli orang itu . sedangkan Reyhan membuka lebar pintu itu agar tidak tertutup kembali .
" Vin buruan masuk . Dia biar gua yang urus " ucap Reyhan .
Gavin bergegas masuk .dia terkejut melihat Dewa yang sudah berada di atas tubuh Dinar .kedua tanganya mengepal erat . dengan cepat menarik Dewa dan memukulnya Hingga tersungkur.
โ๏ธโ๏ธโ๏ธโ๏ธโ๏ธโ๏ธ
Kamar Hotel VIP 201 . Dinar berada di atas ranjang berukuran king size dalam keadaan tak sadar karna pengaruh alkohol. Dengan Duduk di sebelahnya .
Dewa membelai wajah cantik gadis di hadapanya . mendekatkan wajahnya dengan wajah Dinara . lalu mencium keningnya .
" lihatlah .. kau begitu cantik malam ini . setelah malam ini kau akan jadi milikku dan kau tidak bisa lagi menghindar dariku Dinara Arleta "
tak lama Dewa sudah berada di atas tubuh Dinar ..menciumi leher jenjang Dinara secara bergantian kiri dan kanan .
entah apa yang merasuki Dewa hingga nafsunya semakin mendalam .Dewa menyilak kan lengan dress yang di pakai Dinar . hingga memperlihat kan bahunya yang mulus dan setengah buah dadanya .baru saja mau mendekat mencium bibir Dinar . tiba tiba kerah bajunya di tarik seseorang .
" Brughhh "
Gavin memukul Dewa hingga tersungkur .
" Brengs3k bagai mana kau bisa masuk kesini ?"
" Dasar Ba7ingan !" teriak Gavin kembali menarik dan memukul Dewa bertubi tubi.
" Apa yang akan kau lakukan dengan nya hahh!"
" menurutmu apa yang sedang aku lakukan hah! " teriak Dewa.
__ADS_1
" Tidak mungkin kau lupa apa yang aku lakukan dengan Clarissa !" ucap Dewa tersenyum sinis .
mendengar penuturan Dewa Gavin meradang . tanganya mengepal .rahangnya mengeras .
" Brughhh"
pukulan demi pukulan melayang di wajah tamvan Dewa . Tak jarang juga Gavin mendapat balasan dari Dewa. hingga wajah keduanya terlihat lebam ujung bibirnya mengeluarkan darah. Gavin terlihat murka saat ini . menghajar Dewa tanpa henti .hingga Reyhan datang melerai perkelahian mereka
" Sudah cukup Vin ! kita bawa dia ke mobil ! "
Reyhan membuka jasnya untuk menutupi tubuh Dinar.
Gavin mengangkatnya ,membawa Dinar keluar dari kamar Hotel.
Dewa yang merasa kesakitan akibat pukulan dari Gavin mencoba bangkit mengejar mereka . namun mereka sudah menghilang tak terlihat dari pandanganya .
orang suruhannya pun sudah terkapar tak sadarkan diri di depan pintu .
" Hahhh ! Br3ngsekk!!!!!" teriaknya sambil menendang pintu kamar hotel .
...----------------...
Gavin mendudukan Dinar di jok belakang . baru akan masuk di bagian kemudi dia di hentikan oleh Reyhan .
" Vin sebaiknya lo di belakang aja . biar gua yang nyetir " Gavin hanya mengangguk .
"mungkinkah ini cinta ?. atau aku hanya sekedar terhanyut oleh masa lalu ? mengapa hatiku merasa sakit ? entahlah ! apa yang ku rasakan saat ini . tapi aku ingin sekali melindungi mu dari apapun itu." batin Gavin .
" kita antar kemana di Vin?" tanya Reyhan .
" entahlah Rey"
" citttt"
tiba tiba mobil berhenti mendadak . mendengar jawaban adiknya Reyhan kaget langsung mengerem mobil.
" Lu bisa nggak , gak usah ngerem mendadak gitu ! "
Rehan menoleh ke arah Gavin .
" jangan bilang lu nggak tau rumah cewek ini ?"
" Apaan si lo.. Dia punya nama ! Dinara Arleta!" Gavin menekan kan nama Dinar pada kakaknya
" Lagian emang gua gak tau dimana rumahnya " imbuhnya dengan nada pelan .
__ADS_1
Reyhan menepuk Jidatnya mendengar jawaban sang adik .
" udah jalan aja ribet amat si !" ketus Gavin .Reyhan kembali melajukan mobil .
" terus mo di bawa kemana? " tanya Reyhan
" kita Bawa Aja ke rumah !"
Rehan kembali mengerem . mobilnya seketika berhenti .kepala Gavin terbentur Jok depan .
" lu bisa ga sih gak usah pake ngerem mendadak ! lu mau bikin kita semua mati konyol ?! " Bentak Gavin
" ya maap . lagian lu pake mau bawa dia ke rumah "
"la emang ngapa ? toh Bokap ma Nyokap gak ada ! udah jalan ." perintah Gavin
" emang otak lu eror ya " Rehan kembali melajukan mobil .
" punya adek gini amat gua " gumam Rehan
" gak terima ?cari aja adek baru . susah amat hidup lo ! "
" ya Tuhan gini amat ya hidup gue . kalo boleh gue tuker aja lo ama sapi . lumayan kan kalo di ternak bisa ngasilin duit " canda Rehan
" sialan lo gue di samain sama sapi " proter Gavin tak terima
Mobil mereka melaju menuju Mension keluarga Gavin . dengan ocehan antar kakak dan adik.
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
...----------------...
jangan lupa like ๐