
selamat membaca 💐
...----------------...
...----------------...
Di ruang kelas 12B .tiga siswi sedang bercanda tertawa puas dengan apa yang mereka lakukan dengan Lily . terutama Siska yang paling membenci orang orang miskin seperti Lily
" Sar lo liat gak tadi wajahnya si cupu ?" tanya Lora pada sarah
" ewyyuuuuuhhhhh" ucap mereka bersamaaan
" ha. haha..haha" mereka bertiga tertawa puas .
" itu hukuman bagi orang yang suka cari masalah sama gue " ucap Sarah puas .
" lo emang gila sih Sis... eh.... gue jadi kasian deh sama si cupu ,kira kira gimana ya keadaan dia sekarang " tanya Sarah
" lo ngapain kasian ama dia !" ketus Lora
" makanya jangan bikin gara gara sama gue !" Siska seakan tak punya dosa mengatakan itu.
mereka bertiga di kagetkan dengan Dinara yang tiba tiba masuk ke kelas mereka masih dengan gayanya dia .membuat trio lampir heran dan saling pandang .
" gue rasa lo salah masuk kelas ! " ucap Siska dengan wajah sinis
sedangkan Dinar hanya sedikit mengangkat ujung bibirnya .berdiri tepat di depan Siska
" lo apa in temen gue ?!" tanya Dinar dengan wajah datar.
Siska hanya tersenyum sinis menyingkirkan rambut yang menutupi matadengan ujung jarinya .
__ADS_1
" maksud lo si cupu itu . lagian lo ngapain sih belain dia . cewek miskin yang kebetulan bisa masuk ke sekolah kita karna beasiswa " Siska melipat kedua tangannya di depan, dengan senyum mengejek .
Dinara hanya ter senyum sinis dengan penuturan Siska . tanpa aba aba Dinar menendang meja di depannya hingga membuat seisi ruangan terperanjak kaget .
" Brakkkk ." seketika meja itu terbalik
"Akhhhhhh ! " Siska berteriak sambil menutup kedua telinganya .
" apa yang kau lakukan dasar nenek sihir !" celetuk Lora
Dinar seketika menataptajam ke arahnya dengan senyum devil menghiasi wajahnya .
Micell dan Lily yang baru saja masuk ke ruang kelas kaget dengan apa yang di lakukan Dinara .
" tettt tett tett " bel tanda masuk berbunyi
Dinar kembali menatap Siska dengan tajam .
Setelah memperingati mereka Dinar melangkah pergi meninggalkan mereka semua . namun baru beberapa langkah ia berhenti dan berbalik kembali memberi peringatan pada mereka bertiga.
" satu lagi ! kalo sampe ada yang menyentuh Lily , kalian tanggung akibatnya ! " .
setelah mengatakan itu Dinar kembali melangkah menuju kelasnya .di ikuti Micell di belakangnya .
Lili dengan pelan melangkah menuju tempatnya dengan sedikit takut.dia masih terbayang kejadian di toilet tadi . dimana dia di bentak .di jambak dan guyur air hingga basah di iringi kata kata yang membuat hatinya sakit.
Siska ,Sarah dan Lora kembali menatap tajam Lily namun kali ini tak ada yang berani menyentuhnya .mengingat apa yang barusan Dinar katakan pada mereka .
🍀🍀🍀
Di lapangan dua laki laki tampan sedang membungkuk memegangi lutut mereka masing masing .
__ADS_1
wajah yang terlihat lelah dan penuh keringat serta napas yang ngos ngosan setelah berlari mengelilingi lapangan menjalankan hukuman mereka berdua .
" lha napa berhenti ,ayo sekali lagi " perintah Udin
" ya elah mang timbang sekali doang , di korting napa mang " protes Gavin yang sudah tak kuat lagi berlari.
" di kira beli sayur di korting , kagak bisa baru empat puluh sembilan kali .. sekali lagi buru "
" ya elah .. mang Udin kira gak capek apa lari keliling lapangan segede gini ! " kali ini giliran Dewa yang protes
" salah sendiri sapa yang yuruh kalian berantem di sekolah " mereka berdua menghela napas .
" saya udah gak kuat lari lagi mang udah mau patah ni kaki ,, pokoknya nanti kalo saya pingsan mang Udin tanggung jawab " Gavin pura pura meringis kesakitan .
entah mengapa kali ini Dewa mengangguk mendengar penuturan Gavin . pasalnya dia juga sudah lelah tak kuat lagi jika harus lari lagi.
" ya.. bage mane jadi ane yang tanggung jawab " Udin terlihat berpikir
" kok jadi ane yang tanggung jawab , tapi ntar kalo pingsan sapa yang mau gotong . mana badan mereka gede gede lagi . bodo amat ah dari pada nanti pingsan ane sendiri yang repot suruh gotong ni bocah " batin Udin
" i_iya udah sono masuk , ogah bener suruh gotong lu berdua ntar " setelah mengatakan itu Udin berlalu meninggalkan mereka .
sedang mereka berdua kembali ke kelas masing masing .tak lupa keduanya saling melempar padangan dengan tatapan tajam .
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
...----------------...