
selamat membaca 💐
...----------------...
...----------------...
malam ini suasana pesta begitu meriah . di dalam kamar Dinara terlihat cantik dengan gaun berwarna putih pas di badanya .rambutnya yang di urai dengan bado berlian membuat dia terlihat begitu elegan . begitu juga dengan Sovia yang menggunakan dress dengan warna senada .
" kamu cantik sekali sayang , ayo kita turun para tamu sudah mulai berdatangan " ajak Sovia
" Baik Ma , sebentar lagi Dinar turun " jawabnya tersenyum manis pada Sovia.
" jangan lama lama , teman teman kamu juga sudah nunggu di bawah " Dinar mengangguk
tak lama Dinara turun menuruni anak tangga . semua mata tertuju pada nona muda dari keluarga Darmawangsa itu. mereka semua memuji kecantikan Dinara .
penampilanya malam ini tak memperlihatkan bahwa sehari hari sifatnya begitu arogan . Dinara di sambut dua sahabatnya Micell dan Lily .
Lily juga terlihat berbeda malam ini .penampilanya sudah mirip seorang putri cantik berkat Micell.
" Danara kamu cantik sekali malam ini .. " puji Lily terkagum melihat Dinara .
" lo juga ..," Dia tersenyum menatap Lily
" apa lo yang buat Lily jadi cinderela malam ini " mata Dinar melirik Micell dengan senyuman .
" bagaimana ? hebat kan gue " Micell menyombongkan dirinya .
para tamu undangan sudah terlihat memenuhi mansion Dinara . Sovia dan Nicolas juga sibuk menyalami dan ngobrol dengan rekan bisnisnya .
keluarga Hardinata juga hadir dalam acara tersebut lengkap bersama Dewa di sana .saat ini kedua orang tuanya sedang menyambut mereka .
" selamat datang Tuan johan Nyonya Jeni " mereka saling bersalaman . begitu juga dengan Dewa
" Apa kabar Dewa " tanya Sovia
" baik tante " jawab Dewa dengan senyuman .
" Dimana Dinara jeng ?" Tanya Jeni
pandangan Sovia menyapu ke segala arah untuk mencari putrinya . hingga pandanganya tertuju pada sosok gadis cantik di samping vas Bunga .Sovia bergegas memanggilnya .
__ADS_1
" Dinara ! sini sayang "
merasa namanya di panggil Dinar berjalan mendekat ke arah Sovia. seulas senyum terukir di bibir manis gadis itu. namun setelah melihat Dewa di sana senyum itu menghilang seketika .
" ahh .. cantik sekali. ..," puji Jeni " selamat ulang tahun ya sayang " sambungnya tak lupa cipika cipiki.
" happy birthday Din " Dewa memberi selamat mengulurkan tangannya .
" trimakasih "
Dinar terpaksa meraih uluran tangan Dewa . karna ia tak mau membuat orang tuanya malu.
tamu yang di tunggu tunggu oleh Sovia ahirnya datang juga Robi dan juga Grisel bersama kedua putranya Rehan dan Gavin .Di tengah obrolanya dengan keluarga Dewa .Grisel yang baru saja datang menyapa Sovia
" selamat malam Sovia " sapa Grisel
" Grisel ... Ya Tuhan lama kita tidak ketemu .. apa kabar " mereka berdua saling berpelukan .
" Apa kabar Tuan Nicolas " Robi mengulurkan tangan .
" Baik Tuan Robi " Nicolas menyambut nya dan saling berpelukan .
mereka pun saling bersalaman satu sama lain tak terkecuali dengan keluarga Hardinata .
" kenalkan Gris ini putriku Dinara Arleta . dan ini tante Grisel sahabat Mama dan Om Robi suaminya " Dinar tak lupa menyalami mereka dengan senyum manis
" sayang .. ". Grisel membelai pipinya " nona muda keluarga Darmawangsa begitu cantik " puji Grisel
" trimakasih Tante " Dinar tersenyum manis
" sejak lahir putriku memang cantik Gris" bangga Nicolas ..
mereka pun tertawa bersama .pandangan Sovia beralih kepada dua laki laki tampan di belakang yang berdiri agak berjarak dari mereka.
" apa mereka putramu ? " tanya Sovia,
Grisel langsung menoleh ke arah putranya yang kebetulan berada di samping meja minuman .
" ah .. benar ,mereka putraku , sebentar aku kenalkan "
" Rehan sini sayang ajak adikmu " Grisel memanggil mereka berdua .
__ADS_1
Rehan dan Gavin mendekat ke arah orang tuanya .Dinar membulatkan matanya begitu melihat Gavin . sementara Gavin bersikap biasa saja karna memang sudah mengetahui jika Dinara seorang nona muda di kluarga ini.
" Sayang kenalin ini Tante Sovia , Om Nicolas " Grisel memperkenalkan mereka " dan ini putraku Rehan dan adiknya Gavin .
"Om,Tante" mereka menyalami bergantian .
tak lupa Sovia mengenalkan Putrinya pada mereka ." dan ini Putri Tante Dinara "
" kebetulan kita satu kelas tante " jelas Gavin.
" benarkah itu sayang " Dinar mengangguk pelan .
" kalo Rehan bagaimana masih kuliah atau sudah menjadi penerusmu Rob ?" tanya Nicolas
" kebetulan Rehan sudah menghandle STAR ONE PLAZA dan STAR BLUE HOTEL " jelas Robi .
Dinar membulatkan matanya mendengar penuturan Robi .. pasalnya keduanya tersebut merupakan mall dan hoter terbesar dan ternama di negaranya .Dewa yang mendengar itupun juga bereaksi sama seperti Dinara
" o ya .. bagus dong Rob .. " puji Sovia
saat ini pandangan Dewa bertemu dengan Gavin . mereka saling menatap dengan dingin dan datar .
sampai akhirnya suara Sovia membuyarkan pandangan mereka .
" sudah sudah .. kita nikmati pesta malam ini "
Dinara kembali menghampiri dua sahabatnya .kedua sahabatnya juga bertanya tanya tentang kehadiran Dewa dan Gavin . hingga Ahirnya Micell memutuskan untuk bertanya .
" Ra , bukanya itu orang yang berantem sama Gavin tadi siang ?" Dinar mengangguk
" kenapa mereka di sini Din?" tanya Lily .
" mereka anak dari rekan bisnis Papaku " jawab Dinar dengan malas .
" kalian nikmati aja pestanya ya .. kebetulan acara akan segera di mulai . gue kesana dulu .. happy ya Girls !" mereka saling melambaikan tangan .
Dinara kembali melangkah menuju ke arah orang tuanya karna acara akan segera dimulai .
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
...----------------...