
selamat membaca 💐
...----------------...
...----------------...
smpainya Di kelas Gavin mendudukan dirinya . kebetulan jam kosong karna guru sedang rapat . hanya di beri tugas meringkas materi .
" aduh sang pangeran tamvan kelelahan setelah berlari kebarat mencari kitab suci " sindir Awan
" lo kira sun go kong pake acara ke barat nyari kitab suci " sambung Leo memukul Awan dengan buku yang ia pegang.
" lagian tadi ngapa sih kok bisa tiba tiba Dewa nyamperin lo main pukul gitu " sambungnya .
Dinara diam diam menyimak obrolan mereka bertiga . namun dia tetap pada aktivitasnya meringkas materi .
" mana gue tau , tanya aja sama orangnya " jawab Gavin sambil mengeluarkan buku bukunya .
" terus lu gak berniat minta maaf gitu ke kita " celetuk Awan seketika Gavin menoleh .
" la tu muka lo pada kenapa lebam gitu ? di sengat lebah ya ? " Canda Gavin .
" kagak ! di cium sowang tadi di lapangan! . ni gara lo ,sama Dewa cinta no . pake berantem liat tu muka si macan, dah gak ada garang garangnya lagi gara gara bogem lo " Gavin hanya tertawa melihat dua temanya .
" iya ...ya ...Sorry .. dah lah kita nugas dulu !" Gavin segera meringkas materi yg di berikan guru .
semua murid melakukan aktivitasnya hingga jam pelajaran selesai .
🍀🍀🍀
Di mansion keluarga Darmawangsa semua orang tengah sibuk menyiapkan pesta ulang tahun pewaris tunggal keluarganya .
semua orang nampak terus wira wiri , tak terkecuali Nicolas dan Sovia . sibuk ini itu menyiapkan keperluan untuk menyambut tamu tamunya nanti .
menurut mereka ini bukan sekedar menggelar pesta ulang tahun saja . tapi juga tentang hubungan bisnis mereka . acara di gelar sangat mewah bahkan dari hal kecil seperti makanan dan minuman pun mereka memilih yang terbaik .
tamu undangan tak hanya rekan bisnis dari negaranya namun ada juga yang dari luar negara .
semua sudah di susun rapi .
Sovia nampaak tersenyum bahagia .
" Ma , jangan terlalu capek " ucap Nicolas merangkul pundak istrinya .
__ADS_1
" Mama cuma mengatur saja Pa , mereka yang melakukan semuanya .bagaimana bisa mama capek " mendengar penuturan istrinya Nicolas tersenyum.
" Papa gak nyangka Ma putri kita sudah dewasa . perasaan baru kemarin Papa timang timang " Nicolas nampak membayangkan masa kecil Dinara .Sovia ikut tertawa.
"o iya pa bukanya nanti tuan Robbi dan Grisel akan datang ? "
" benar Ma saat ini mereka dalam perjalanan, mungkin sekitar jam 4 sore nanti mereka sampai ." jelas Nicolas
" Mama tidak sabar ingin bertemu Grisel Pa . sudah lama gak ketemu dia " ucap Sovia antusias mengingat Grisel adalah sahabat nya dari kecil
" lebih baik kita cepat persiapkan semuanya Ma " sambungnya .di ikuti anggukan istrinya .
🍀🍀🍀
jam pelajaran telah berahir . semua murid tengah bersiap untuk pulang . Dinara yang saat itu berjalan bareng Micel dan Lily . dari kejauhan Dinar melihat trio lampir Dengan Dewa juga bersama mereka .
sampainya di mana mobil mereka terparkir ,ahirnya Dinara menyuruh Micell mengantarkan Lily pulang .
" Cell lo anter Lily ya pake mobil lo .. tar gue nyusul " pintanya .
" lah .. lo mau kemana ?" tanya Micell menggaruk kepalanya .
" ada urusan bentar ".
" oke 👌, ayo Ly " Micell dan Lily masuk mobil .
sementara Gavin hanya memperhatikan Dinara dari atas motor sport kesayanganya yang masih terparkir ,bersama dua sahabatnya .
Dinar masuk ke dalam mobil. wajahnya di hiasi senyuman yg tak bisa di artikan .dengan cepat menyalakan mesin mobilnya . tangannya memegang kuat strir mobil.
" oke , hari ini hari terahir kita bersama , jadi sebelum kamu pensiun mari kita bersenang senang " gumam Dinar pada mobil kesayanganya .
Dinar mengemudi dengan kecepatan tinggi .Gavin and the gank sedari tadi menyimak apa yg di lakukan Dinara.keadaan sekolah sudah mulai sepi . Dinar terus melajukan mobilnya .Gavin yang melihat itu sedikit menyunggingkan senyum.
" gue rasa sebentar lagi kita akan lihat pertunjukan seru " Ucap Gavin matanya masih tertuju pada mobil Dinar.
.mobil terus melaju namun anehnya bukan ke arah gerbang sekolah .namun mobil itu memutar .
" coba lo liat can " Awan menunjuk ke arah mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi
tiba tiba " ohh... Noooooo..." Ucap Leo panik
" BRAKKK..."
__ADS_1
mobilnya tepat menabrak bagian samping mobil milik Siska .sang pemilik mobill kaget dengan yang terjadi pada mobilnya .
kini keadaan mobil Siska Ringsek di bagian samping .begitu pula mobil Dinar di bagian depan .
Dinar tersenyum puass di dalam mobil .
" mobil gue!!! " teriak Siska .
sedangkan Lora ,Sarah dan Dewa tak mampu berkata kata dengan apa yang di lakukan Dinara . mereka tak menyangka dia sampai melakukan seperti ini .
" Luar biasa ... " Awan Geleng geleng kepala .
" gue suka yang beginian ni " ucap leo dengan bertepuk tangan pelan
"kau sungguh gila nona muda " batin Gavin
Dengan santai Dinara keluar dari dalam mobil .dengan senyum mengejek .
" Elo ...apa yang lo lakuin hah ... lo sengaja kan nabrak mobil gue !" teriak Siska menunjuk Dinara
" opsss .. Sorry gue gak sengaja " ucap Dinar santai .
" tapi tenang aja ,gue tanggung jawab kok " Gadis cantik itu masih dengan senyum yang mengejek .
" Lo !!! " Siska ingin memukul Dinar namun di hentikan oleh dua sahabatnya .
" Kalian tunggu aja di sini ! orang suruhan gue bentar lagi dateng benerin mobil lo ,, oke"
setelah mengatakan hal itu Dinar ingin melangkah pergi namun dia urungkan . dan kembali menatap siska yang di penuhi rasa emosi .
" lain kali jangan suka membangunkan singa yang lagi tidur oke👌"
Dinar langsung melangkah meninggalkan mereka . langkahnya menuju ke arah Gavin and the gank . mereka bertiga terus menatap ke arah Dinara hingga gadis itu kini berada di hadapanya .
" Anterin gue " pinta Dinar singkat .tanpa aba aba langsung naik ke motor Gavin .
Leo dan Awan melongo dengan apa yang mereka lihat . tanpa basa basi Gavin menyalakan mesin motornya . dan menjauh dari dua sahabatnya . melewati Dewa begitu saja .
melihat kejadian itu Dewa semakin mengeratkan genggaman tanganya . kebencianya terhadap Gavin semakin besar .
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
...----------------...
...----------------...