Dinara The Arrogant Girl

Dinara The Arrogant Girl
37


__ADS_3

πŸƒselamat membaca πŸ’πŸ’πŸ’


...----------------...


Sepeda motor yang di kendarai Gavin melaju dengan cepat .Gavin memang sengaja melakukan itu agar Dinar memeluknya dengan erat dari belakang . alhasil semua sesuai dengan yang di harapkan oleh Gavin .Gadis cantik yang di boncengnya menutup mata ,memeluk dengan erat karna ketakutan .


sampai akhirnya laju motornya berhenti di sebuah taman Danau buatan yang indah . sampai motor berhenti Dinara masih pada posisinya memeluk Gavin.


" begitu senengnya ya lo meluk gue sampe nggak mau lepasin " Gavin tersenyum


Mendengar perkataan Gavin, Dinara membuka matanya . dengan cepat menarik tanganya dari pinggang Gavin.melepaskan pelukannya .


" Siapa juga yang mau peluk lo .. gua terpaksa .. TERPAKSA! ngerti!" jelas Dinar menekankan kata itu.


setelah mengatakan itu Dinar meninggalkan Gavin menuju ke tapi danau . duduk di bangku yang tersedia di tempat itu .


Gavin mengikuti kemana kaki Dinar melangkah .dia ikut mendudukan dirinya di sebelah Dinar .Dinara hanya melirik sekilas ,menghela nafas kasar.


" lo nggak ada kerjaan lain , selain ngikutin gua " ketus Dinar .


" kelihatanya ada yang hilang ingatan ! bukanya lo yang ikut gua tadi "


Dinar segera berdiri ingin meninggalkan tempat itu .namun pergelangantanganya di tarik oleh Gavin. Dinar menatap tajam ke arah Gavin . namun sebaliknya . Gavin justru menatapnya dengan senyuman manis .menarik Dinar hingga posisinya kini kembali duduk .


" tunggu bentar .jangan kemana mana ! " perintah Gavin.


Dia pergi ke sebuah stand cokalat . Gavin membeli coklat dingin . beberapa menit Gavin kembali dengan dua cup coklat di tanganya . menyodorkan satu cup kepada Dinara .


" Nih buat lo "


" gua mau nanya sesuatu sama lo " Dinar hanya diam membisu meminum coklat yang dia pegang .


" kenapa lo tutupi identitas lo di sekolah nona muda ?" Dinar terbelalak mendengar ucapan Gavin barusan .


" apa maksud lo?" tanya Dinar yang pura pura tak paham dengan apa yang di maksud Gavin

__ADS_1


" apa perlu gua panggil nama lengkap lo Dinara Arleta Darmawangsa " Gavin menatap dalam Dinar .begitupun sebaliknya .


Dinar kaget karna Gavin mengetahui latar belakangnya.


dia diam tanpa kata .


" bagaimana bisa dia tau kalau aku _" batinya


" kenapa ? gak usah kaget gitu ? biasa aja kali " ucap Gavin santay


" Bagaimana lo bisa tau ?"tanya Dinar penasaran.


" dari mana gua tau , itu nggak penting ! yang mau gua tanyakan .kenapa lu tutupi identitas lo sebagai putri tunggal pemilik yayasan" tanya Gavin.


" gua nggak mau semua orang tau ! gua harap lo nggak cerita sama siapapun !" pinta Dinar


" okey.. " Gavin mangut mangut sambil meminum coklat di tangannya.


" lalu bagaimana lo bisa sama Dewa di cafe waktu itu"


sedangkan Gavin tak menjawab ,dia hanya sedikit tersenyum .


Awalnya Dinar nggak mau cerita padanya .namun dia rasa nggak ada salahnya .karna dia takut Gavin membocorkan identitasnya .


" waktu itu di rumah gua ada acara makan malam dengan rekan bisnis Papa . dan ternyata mereka adalah orang tua Dewa . . entahlah Vin .gua merasa mereka begitu menyukai Dewa . sampai gua keluar aja perintah Bokap Nyokap gua Dewa harus ikut waktu itu "


Mendengar penjelasan Dinar Hati Gavin terasa perih . bagaimana bisa orangtua Dinara begitu mempercayai laki laki ba7ingan macam Dewa.


"bagaimana waktu itu gue bisa di rumah lo ?" tanya Donar penasaran.


pasalnya dia pergi dengan Dewa dan kenapa bisa waktu dia bangun bisa ada di kamar Gavin .


tapi bukannya menjawab Gavin malah mengalihkan pembicaraan mereka .Gavin gak mau sampai Dinar tau apa yang telah terjadi malam itu . cukup hatinya saja yang merasa sakit .


" Bagaimana jika nyokab ,bokab lo berencana jodohin lo sama Dia ?"

__ADS_1


" menurut lo..?. gua nggak mungkin semabuk itu jika gua mau ! . denger namanya aja bikin mood gue berantakan ." jelas Dinar sambil mengaduk ngaduk coklat dengan sedotan .


" sudah aku duga !rupanya dia ingin menggunakan cara kotor untuk mendapatkan Dinara " batin Gavin.


cukup lama mereka berada di danau . suara notif pesan berbunyi dari ponsel Gavin . pesan di terima dari Awan . Gavin buru buru membukanya


( lo dimana ngab . gua susul sama macan )


"Danau ''


(oke ! otw)


begitulah isi pesan dari Awan .


Gavin terus memandang wajah Dinara hingga tak berkedip . Dinar yang merasa Gavin memperhatikannya merasa risih .


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


jangan lupa like dan dukungan nya

__ADS_1


__ADS_2