
selamat membacaπ
...----------------...
...----------------...
sebuah motor sport melaju di tengah jalanan kota sore ini . dia adalah Gavin dan Dinar .di sepanjang jalan tak ada obrolan di antara mereka . sampai beberapa saat kemudian Gavin menepikan motornya di pinggir jalan .
" kenapa berhenti " tanya Dinara
" lo mau kemana ?" Gavin balik tanya dengan nada datar .
" pulang " jawab Dinar singkat .
Laki laki tampan itupun kembali melajukan motornya menuju ke arah mension Dinara . sekitar setengah jam mereka sampai di depan gerbang mension keluarga Darmawangsa.
Dinara turun dari motor Gavin berencana masuk ke mension . tapi tiba tiba dia teringat di mana Hari itu Gavin mengantarnya pulang .saat Gavin protes meminta ucapan terimakasih darinya. seketika dia berbalik mengucapkan terima kasih pada laki laki yang mengantarnya pulang hari ini .
"Tanks Vin " setelah mengatakan itu Dinar buru buru melangkah masuk .
Gavin yang masih setia menatapnya . mengulas sebuas senyuman mendengar itu .
" seperti itu kah jika seorang nona muda mengucapkan terima kasih pada orang " batin Gavin tersenyum
" ting "
notif Hpnya tiba tiba berbunyi tanda ada pesan yang masuk. bergegas Gvin membukanya . dan ternyata pesan itu dari Rehan kakaknya .
( di mana lo sekarang . cepat lo ke bandara buat jemput Bokab,Nyokab . gue udah di sini . cepet dan gak pake lama .gue tunggu )
Papa sama Mama pulang ? ada apa .!" gumam Gavin
Dengan cepat Gavin menuju ke bandara menyusul kakaknya yang sudah berada di bandara .
πππ
Di kamar Dinara merebahkan tubuhnya di ranjang . baginya hari ini begitu melelahkan . tapi dia merasa puas bersenang senang hari ini.bisa membalas yang di anggapnya wanita sampah di sekolah . hingga senyumnya terus mengembang .
__ADS_1
" Ya Tuhan , gue lupa ngabarin Micell " tanganya sontak menepuk jidatnya .
dengan cepat dia mengambil hp di saku jas .lalu mengirim pesan ke sahabatnya .
( Sorry gue lupa ngabarin , gue langsung pulang tadi .lo sama Lily langsung aja ya ke rumah . Gue tunggu!" )
" Beres "
barengan dengan itu ada sebuah pesan masuk . Dari orang suruhanya .
( nona , semua sudah saya bereskan )
begitu isi pesan tersebut . Dinar semakin tersenyum puas . dan melempar Hpnya ke sembarang arah .
" tok tok tok " tiba tiba Sovia megetuk pintu kamarnya .
"masuk " Dinara mendudukan diri
" Mama " sapanya
menyadari raut wajah putrinya yang tak terlihat senang akan kehadiranya .Sovia mendekati putrinya . lalu duduk di samping sang putri . sembari mengusap kepalanya .
" Ma.. Dinara nggak mau di jodoh jodohin . Dinara bisa cari sendiri calon pendamping Dinara nanti" jelas Dinar
" Mama gak akan maksa kalo kamu nggak mau nak . semua pilihan ada di tangan kamu " Sovia tersenyum menatap putrinya .
" sekarang kamu bersihkan diri dan siap siap buat nanti malam . kebetulan tante Grisel sahabat mama akan datang . nanti mama kenalin sama dia " Dinar menganggukkan kepala.
" ya sudah Mama ke bawah dulu ya " pamit Sovia
" iya Ma " Dinar tersenyum pada sang Mama .
πππ
Di bandara dua orang kakak beradik sedang menunggu orang tua mereka. sudah Dua puluh menit Gavin menunggu tapi tak kunjung tiba .
" Lama amat sih Re ?" tanya Gavin mulai bosan
__ADS_1
" ya sabar kek . kayak udah setaon aja nunggu lo !" jawab Rehan yang asik ngotak ngatik hp nya .
" tumben Papa sama Mama pulang , ada apa? "
mendengar Gavin selalu bertanya padanya Rehan menatap ke arah Adik laki lakinya.
" banyak nanya kayak reporter lo !" jawab Rehan kesal
" gue cuma nanya ! sewot amat " .
" katanya mau menghadiri pesta anak sahabat sekaligus rekan bisnisnya "Rehan melihat adiknya yang tak merespon ucapanya .
" lo nggak nanya lagi ?" namun Gavin masih tetap diam sibuk dengan Hp di tangannya .
tak lama kemudian sepasang suami istri menghampiri mereka berdua . mereka adalah Papa Mama nya .
" Rehan ,Gavin " panggil Grisel
ya mereka adalah tuan Robi Anggara dan Nyonya Grisel Anggara . orang tua dari Rehan Anggara dan Gavin Anggara . pemilik RA Company
mendengar nama nereka di panggil . ahirnya mereka bangkit menghampiri kedua orangtuanya tersebut .mereka saling berpelukan satu sama lain .
" Anak papa ! " Robi memeluk Gavin " kau sudah terlihat dewasa Vin "
" Papa gak tau aja anak Papa ini sudah berani dengan wanita " ceplos Rehan .
" akhhh " Gavin seketika mengijak kaki kakaknya . hingga Rehan kesakitan
" Benarkah ? " ucap Grisel Gavin hanya tersenyum kikuk
" Sudah .. sudah kita pulang dulu sayang . kita harus bersiap siap untuk acara nanti malam " ajak Robi
Ahirnya mereka semua segera pulang ke mension keluarga Anggara .
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
...----------------...
...----------------...