Dinara The Arrogant Girl

Dinara The Arrogant Girl
43


__ADS_3

selamat membaca 😉


...----------------...


...----------------...


...----------------...


siang ini jam pelajaran sudah berahir . semua murid bersiap untuk pulang . tak terkecuali dengan Dinara yang kini sedang asik membereskan bukunya.


Dinar menghampiri Micell ,untuk mengajaknya bertemu dengan Lily . karna hari ini Dinar ingin mengajaknya ke rumah .


" beib .. ikut gue yuk " ajaknya


" kemana ?" Tanya Micell


Dinara menggandeng tangan sahabatnya menuju depan kelas 12B.


" ngapain kita di sini ? "tanya Micell heran


"gue kenalin sama temen !" jawabnya singkat .


sedangkan Micell hanya menganggukan kepalanya . tanda dia mau berkenalan dengan lily .


begitu terlihat Lily keluar dengan cepat Dinar memanggilnya ." Lily " Dia melambaikan tangan .


Lily dengan senyuman berjalan menghampiri teman barunya .


" Ly , kenalin ni temen gue Micell " Dengan senyuman dia mengenalkan sahabatnya .


meski dengan ragu ragu Lily menyodorkan tangannya .karna Micell melihatnya dari ujung kaki hingga ujung kepala . dengan sedikit ragu dia menyebutkan namanya .


" hai .. aku Lily " .


tak di sangka Mincell menyambutnya dengan baik . bahkan gadis berambut pirang itu menyebutkan namanya dengan senyum senang di wajahnya .


" gue Micell . apa lo takut sama gue ? " . Micell tersenyum melihat Lily yang sedikit gugup .


" lo jadi kan ke rumah gue Ly ? " . tanya Dinar membuyarkan kegugupan Lily


" gimana ya " Lily menggaruk kepalanya .


" ayolah .. naanti gue anter pulang " bujuk Dinara .


tanpa menunggu lama Dinar menggandeng Lily menuju mobilnya . Lily terlihat takut masuk ke mobilnya . dia takut ,pasalnya dia belum pernah naik mobil sebagus ini .

__ADS_1


" lo kenapa Ly ? .. buruan masuk " ajak Micell


tapi Lily tak kunjung masuk ke mobil ,hingga dinar menariknya untuk masuk ke mobilnya . sampai ahirnya mereka berada dalam satu mobil untuk pulang ke mension Dinara .


🍀🍀🍀🍀🍀


semua itu tak luput dari pandangan Siska dan teman temanya .begitu pula dengan Gavin dan Dewa di tempat mereka masing masing .


Siska yang merasa jengkel karna Dinar menolaknya menjadi satu gank . malah berteman sama cewek miskin yang kebetulan bisa sekolah di tempatnya saat ini.


"nggak salah?? .. cewek misikin itu masuk ke mobil anak baru !" sewot Lora


" berarti mereka temenan dong .. haaa😲" sambung Sarah


sementara Siska mengepalkan kedua tangannya .


" Liat aja besok , gue kasih pelajaran tu anak 😡" geram Siska melangkah pergi menuju mobilnya untuk pulang


berbeda di lain tempat Gavin yang melihat itu tersenyum di dalam hatinya .


"wow seorang nona muda ,mau temenan sama Lily yg hanya dari keluarga biasa saja ,bahkan bisa di bilang sederhana .🙂"


"oh sungguh putri yang baik hati " Awan mengatakan itu dengan memegangi dadanya .


tak lama Gavin memakai helm dan menyalakan motornya .


" eh mau kemana lo?" tanya Awan


" berkelana ke barat mencari kitab suci " jawab Gavin dengan santai dan berlalu pergi.


mendengar perkataan Gavin ,Leo pun mengikutinya .


" gua juga duluan ya babang Mendung .. Mau temenin Hachi nyari ibunya .. wkwkwkkw"


Awan dengan jengkel menaiki motornya sambil meneriaki kedua temanya .


" gua juga mau nyari Avatarrrr" dengan berlalu pergi


...----------------...


sebuah mobil baru saja memasuki mansion . baru saja keluar dari mobil Lily di buat kagum dengan kediaman keluarga Dinara. sampai tak bisa berkata kata .


" sampai .. ayo masuk " Ajak Dinara


namun Lily tak berkedip , pandanganya menyapu setiap sudut halaman mension temanya saat ini.

__ADS_1


" Ly .. lo gak papa ?" tanya Micell memandang heran dengan tingkah teman barunya .


" i_ini rumah kamu Din ? " tanya Lily dan Di angguki oleh Dinara


" ini rumah apa istana besar banget .bahkan halamanya bisa buat tanding sepak bola "


Dinar dan Micell terkekeh dengan penuturan Lily . bagai mana bisa tanding sepak bola di halaman rumah orang .


" ada ada aja lo .. yok buruan masuk ,haus gue"


mereka bertiga ahirnya masuk ke mension . semakin masuk ke dalam Lily di buat semakin kagum . dengan barang barang yang ada di dalam mension . kedua matanya hampir tak berkedip .


" Dinar "


Sapa Sovia yang kini duduk di sofa membaca majalah.


Dinar yg sedang asik dengan temanya menoleh ke arah sumber suara . terlihat Papa dan Mama nya duduk santai .


" Mama sama Papa kapan pulang ? " tanya Dinara menhampiri orang tuanya .di ikutu kedua temanya .


" tadi pagi sayang " jawab Nicolas


" siang Om,Tante " Micell menyalami keduanya


" Micell .. kok kamu ada di sini " Tanya Sovia heran .


kebetulan mereka bedua sudah mengenal sahabat dari putrinya . karna kebetulan orang tuanya juga salah satu rekan bisnisnya .


" iya Tante kebetulan Papi sama Mami ada pekerjaan di sini , jadi Micell ikut pindah sekolah ke sini satu kelas dengan Dinar" Jelas Micell


Sovia dan Nicolas menganggukan kepala dengan penjelasan Micell. dan pandangan Sovia tertuju pada Lily . seketika Dinar mengenalkan pada rang tuanya.


" Ma ,Pa kenalin temen aku "


dengan cepat Lily menyalami mereka bergantian . dengan rasa agak sedikit takut .


" hallo Om ,Tante saya Lily "


Tak di sangka mereka menyambut dengan senyuman hangat . bahkan di pikiran Lily dia akan di usir keluar dari rumah . seperti yang ada di film .


" kamu satu kelas juga sama Dinar Ly " tanya Sovia


" e_enggak Tante , kebetulan saya di kelas 12 B " jawab Lily dengan gugup . Sedang Sovia hanya menganggukan kepala dengan senyuman di wajahnya .


" Ma , kita ke kamar dulu ya " pamit Dinar mengajak kedua temanya menuju kamar .

__ADS_1


__ADS_2