
...----------------...
...----------------...
***
di bawah terik sinar mentari dua sejoli sedang membersihkan halaman sekolah .seorang laki laki tampan sedang mengawasi mereka dari balkon sekolah lantai dua. siapa kalo bukan Dewa .
sejak jam istirahat tiba Dewa terus mengawasi mereka berdua .tangan nya mengepal kala sesekali melihat Gavin berdekatan dengan Dinara .
" gua nggak terima kalo harus kala sama si brengs3k itu . liat aja ntar " ucap dewa dalam hati dan berlalu meninggalkan tempatnya berdiri saat ini .
***
Di halaman sekolah seorang gadis berteriak memanggil Dinar yang sibuk dengan sapu di tangannya . siapa lagi kalo bukan Micell.
" Babyyy !" Dinar berbalik ke arah sumber suara.
terlihat Micel berlari kecil menghampiri sahabatnya dengan membawa dua botol air dingin di tangannya .
" for you .." Micell memberikan sebotol minuman yang ia pegang .
" tankyou baib.. "
Dinara dengan cepat meminumnya .rasanya sudah seperti mau pingsan karna panas terik yang menyengat tubuhnya .
" Buat gua mana ?" Ucap Gavin yang tiba tiba datang dari arah belakang .
" ish.. udah kek setan aja lo datang tiba tiba . emang siapa yang ngasih lo .kalo mau beli aja sendiri !" ketus Dinar dengan wajah keselnya .
" ganteng juga , udah dapet pengganti Yossi di sini " Bisik Micell di telinga sahabatnya .
" NO! " Tatapan tajam setajam silet pada Micell
" gak usah teriak ! kaya di hutan aja lo . lagian sadis banget lo .gua juga haus ini. pokoknya kalo gua pingsan lo tanggung jawab "
" enak aja ! apa urusanya sama gue !"protes Dinara
" ya elo lah gak ngasih gua minum "
" lo lama lama ngeselin ya .'' Tunjuk Dinar ke arah cowok tampan di hadapanya
Micell hanya melihat mereka bergantian sambil nggaruk garuk kepalanya .
__ADS_1
" enak aja elo yang ngeselin " balas Gavin tak terima.
" lo ! "
"lo tu !"
" Elo "
" lagi ngeributin apaan si? " tanya Leo yng baru saja datang bersama awan .
"DIAAM ! "
sentak Dinar dan Gavin bersamaan . sampe Micell kaget dengan ulah mereka .
" la kenapa jadi gua ikut kena semprot ?" ucap Leo
sedangkan awan hanya geleng geleng melihat kekompakan mereka .
" gua nggak nyangka ternyata kalian sehati juga ya .. ampe kompak gitu ngomongya ". timpal Awan
" bodo amat ! ni .. lo bersihin aja sendiri !" Dinara melempar sapu yang ia pegang ke arah Gavin.
Dinar yang mulai kesal ahirnya meninggalkan Gavin and gank nya . Micell sedikit melambaikan tangan lalu berlari kecil mengejar sahabatnya .
" udah " Leo menepuk bahu Gavin " ni buat lo ! haus kan ?" imbuhnya memberikan botol minum yang ia bawa .
"tanks ya .. kalian terbaik emang " puji Gavin
" la emangg! . kemana aja lu ?!" celetuk Awan .
Gavin hanya nyengir ,langsung membuka tutup botol dan menenggak isinya hingga tak tersisa .Awan hanya bisa geleng geleng melihat sahabatnya yang paling tamvan minum. udah kaya orang habis lari maraton yang kehausan .
" busettt ! langsung abizzz .. haus banget emang ? " tanya si Mendung.
setelah minumanya habis terbesit di pikiranya untuk mengerjai dua sahabatnya .Gavin menatap dua sahabatnya dengan senyuman yang tak bisa di artikan . hingga dua sahabatnya bergidik ngeri.
" ngapain lu senyum senyum gitu? " tanya Leo
" eh Macan perasaan gua nggak enak ni kalo die udah gini " Leo menatap Awan dengan penasaran .
beberapa saat dia sadar dengan tingkah Gavin yang senyam senyum menatap mereka berdua .
" jangan bilang lu mau libatin kita juga ? enggak deh enggak!" ucap Leo yang seakan tau niat Gavin.
__ADS_1
mendengar ucapan Leo gavin menunjukan wajah imutnya dengan mengedip ngedipkan kedua matanya penuh harap . hingga membuat wajahnya nampak lucu .
" napa lu begitu . sok imut amat kaya kucing adek gua . pokoknya enggak ! enak aja lu yg di hukum kita yang suruh nyapu ". protes Awan.
" ayolah .. sebagai gantinya .. makan gratis selama seminggu gimana " bujuk Gavin. kedua sahabatnya nampak mempertimbangkan tawaran gavin .
sementara Gavin masih dalam posisi penuh harap . agar mereka mau membantunya .
" dua minggu ! bagaimana ?" tawar Leo .
" kenapa kalian jadinya malak gua " ucap Gavin dengan kesalnya .
" ya kalo nggak mau ya udah , yok Can kita kekelas " ajak Awan menarik Leo melangkah pergi .
tapi langkahnya terhenti karna Gavin menarik kerah baju mereka berdua .
" okey .. dua minggu . puas ! "
" nah gitu kan enak .iya nggak Can " Awan tersenyum puas sahabatnya menyanggupi permintaanya .
" sini kita bantuin " Leo mengambil sapu di tangan Gavin .
Gavin menghela nafas kasar. karna niatnya mau mengerjai dua sahabatnya . malah dia yang kena palak . harus bayari mereka makan selama dua minggu .
" oke .. kali ini kalian menang . kalo bukan karna gua capek harus bersihin halaman segede ini . ogah gua bayarin lu semua .mang apes banget gua .huftt " batin Gavint
......................
......................
......................
......................
......................
......................
......................
......................
......................
__ADS_1
bersambung ..